<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Desa Ayumolingo Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/desa-ayumolingo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/desa-ayumolingo/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Nov 2025 11:18:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Desa Ayumolingo Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/desa-ayumolingo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Risiko Nyawa di Balik Pendidikan, Siswa di Pulubala Seberangi Sungai Rawan Banjir Tiap Hari</title>
		<link>https://prosesnews.id/risiko-nyawa-di-balik-pendidikan-siswa-di-pulubala-seberangi-sungai-rawan-banjir-tiap-hari/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/risiko-nyawa-di-balik-pendidikan-siswa-di-pulubala-seberangi-sungai-rawan-banjir-tiap-hari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 11:18:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Akses Sekolah Sulit]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ayumolingo]]></category>
		<category><![CDATA[dinas pupr gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Ambruk Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[SDN 15 Pulubala]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 14 Pulubala]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Pulubala]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=68832</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Demi mengejar cita-cita dan bisa mengakses pendidikan, sejumlah siswa di Desa Ayumolingo, Kecamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/risiko-nyawa-di-balik-pendidikan-siswa-di-pulubala-seberangi-sungai-rawan-banjir-tiap-hari/">Risiko Nyawa di Balik Pendidikan, Siswa di Pulubala Seberangi Sungai Rawan Banjir Tiap Hari</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-68833" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251104-WA0025.jpg" alt="" width="719" height="598" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251104-WA0025.jpg 719w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251104-WA0025-300x250.jpg 300w" sizes="(max-width: 719px) 100vw, 719px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Demi mengejar cita-cita dan bisa mengakses pendidikan, sejumlah siswa di Desa Ayumolingo, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, terpaksa menyeberangi sungai setiap hari untuk pergi ke sekolah.</p>
<p>Kondisi ini terjadi setelah jembatan penghubung antar Desa Ayumolingo–Desa Molamahu ambruk akibat diterjang banjir.</p>
<p>Sejak jembatan tersebut rusak, para siswa harus menempuh jalur berbahaya demi bisa sampai di sekolah mereka, yakni SDN 15 Pulubala dan SMPN 14 Pulubala.</p>
<p>Salah satu orang tua siswa, Salma Mopangga, menceritakan perjuangan anaknya yang setiap hari harus melewati derasnya arus sungai hanya untuk bisa belajar di sekolah.</p>
<p>&#8220;Setiap hari anak saya dan siswa lainnya yang ada di dusun ini harus melewati sungai, karena jembatan yang ada sebelumnya ambruk akibat diterjang banjir besar beberapa waktu lalu,&#8221; kata Salma via telepon WhatsApp, Selasa (04/11/2025).</p>
<p>Menurut Salma, kondisi ini semakin membahayakan ketika hujan turun deras. Debit air sungai meningkat dan arus menjadi lebih kuat, sehingga banyak anak tidak berani berangkat ke sekolah.</p>
<p>&#8220;Di dusun (Onggamo) ini ada sekitar 50-an siswa. Jadi kalau seperti tadi pagi hujan deras, anak-anak kami tidak pergi ke sekolah karena tingginya debit air dan derasnya arus sungai,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Ia menambahkan, sebenarnya ada jalan alternatif yang bisa dilalui, namun jaraknya sangat jauh dan hanya bisa diakses menggunakan kendaraan.</p>
<p>&#8220;Ada akses jalan lainnya, tapi harus menggunakan kendaraan, karena jauh sekali,&#8221; ungkap salah satu warga Desa Ayumolingo itu.</p>
<p>Hal senada disampaikan oleh warga lainnya, Nenang, yang berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi dapat segera membangun kembali jembatan penghubung agar para siswa bisa bersekolah dengan aman.</p>
<p>&#8220;Semoga secepatnya diperbaiki, supaya anak kami bisa pergi ke sekolah. Tidak seperti hari ini, ketika hujan deras sejak pagi kemudian air sungai naik, sehingga anak-anak tidak bisa ke sekolah,&#8221; harap Nenang.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/risiko-nyawa-di-balik-pendidikan-siswa-di-pulubala-seberangi-sungai-rawan-banjir-tiap-hari/">Risiko Nyawa di Balik Pendidikan, Siswa di Pulubala Seberangi Sungai Rawan Banjir Tiap Hari</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/risiko-nyawa-di-balik-pendidikan-siswa-di-pulubala-seberangi-sungai-rawan-banjir-tiap-hari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
