<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita kasus viral gorontalo Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/kasus-viral-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/kasus-viral-gorontalo/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Dec 2025 09:52:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita kasus viral gorontalo Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/kasus-viral-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus Hak Cipta Masuki Babak Baru, Kuhu Minta Damai Kadek Menolak</title>
		<link>https://prosesnews.id/kasus-hak-cipta-masuki-babak-baru-kuhu-minta-damai-kadek-menolak/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/kasus-hak-cipta-masuki-babak-baru-kuhu-minta-damai-kadek-menolak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 09:52:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[hak cipta]]></category>
		<category><![CDATA[hukum gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[ka kuhu]]></category>
		<category><![CDATA[karya jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[kasus viral gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Konten kreator Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran hak cipta]]></category>
		<category><![CDATA[POLDA GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[tvone gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=69442</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Perseteruan antara wartawan dan konten kreator di Gorontalo semakin memanas. Konten kreator kondang...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kasus-hak-cipta-masuki-babak-baru-kuhu-minta-damai-kadek-menolak/">Kasus Hak Cipta Masuki Babak Baru, Kuhu Minta Damai Kadek Menolak</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-69443" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0081.jpg" alt="" width="1040" height="469" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0081.jpg 1040w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0081-300x135.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0081-1024x462.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0081-768x346.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0081-750x338.jpg 750w" sizes="(max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Perseteruan antara wartawan dan konten kreator di Gorontalo semakin memanas. Konten kreator kondang Gorontalo berinisial ZH atau dikenal sebagai Ka Kuhu dilaporkan ke Mapolda Gorontalo atas dugaan pelanggaran hak cipta.</p>
<p>Kasus ini berawal dari unggahan ZH di akun media sosial Facebook bernama Zainudin Hadjarati yang diduga menggunakan foto tanpa izin milik wartawan senior TV ONE, Kadek Sugiarta.</p>
<p>Hingga laporan dibuat, terlapor tidak menunjukkan itikad baik untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Karena itu, pelapor memilih melanjutkan proses hukum.</p>
<p>Pada Kamis (4/12) siang tadi, ZH dan pelapor K akhirnya dipertemukan dalam proses mediasi di Mapolda Gorontalo dengan didampingi masing-masing kuasa hukum.</p>
<p>Dalam mediasi tersebut, ZH alias Kuhu menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya.</p>
<p>&#8220;Dalam proses mediasi ka Kuhu meminta maaf dan minta proses selesai dalam mediasi,&#8221; terang Rongki Ali Gobel selaku kuasa hukum dari pelapor KS.</p>
<p>Namun permintaan maaf itu ditolak secara tegas oleh pihak pelapor.</p>
<p>&#8220;Klien kami tidak mau dan menolak permintaan maaf. Klien kami meminta perkara ini agar tetap lanjut,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sebelumnya, penyidik Polda Gorontalo telah memeriksa saksi ahli dari Dirjen HAKI terkait perkara ini. Mediasi dilakukan sebagai bagian dari rangkaian penyidikan lanjutan. Proses mediasi berlangsung singkat dan tidak berbelit-belit.</p>
<p>Reporter: Sandri Mooduto</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kasus-hak-cipta-masuki-babak-baru-kuhu-minta-damai-kadek-menolak/">Kasus Hak Cipta Masuki Babak Baru, Kuhu Minta Damai Kadek Menolak</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/kasus-hak-cipta-masuki-babak-baru-kuhu-minta-damai-kadek-menolak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saksi Cabut Laporan Kasus MAR, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya</title>
		<link>https://prosesnews.id/saksi-cabut-laporan-kasus-mar-kuasa-hukum-beberkan-alasannya/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/saksi-cabut-laporan-kasus-mar-kuasa-hukum-beberkan-alasannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 03:13:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[berita gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[hukum gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kasus amin gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kasus anak di bawah umur]]></category>
		<category><![CDATA[kasus viral gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kuasa hukum amin]]></category>
		<category><![CDATA[persetubuhan gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[POLDA GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[saksi cabut laporan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=69422</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Kasus dengan terlapor berinisial MAR alias Amin, yang sempat viral selama tiga pekan...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/saksi-cabut-laporan-kasus-mar-kuasa-hukum-beberkan-alasannya/">Saksi Cabut Laporan Kasus MAR, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-69423" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0037-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1440" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0037-scaled.jpg 2560w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0037-300x169.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0037-1024x576.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0037-768x432.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0037-1536x864.jpg 1536w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0037-2048x1152.jpg 2048w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0037-750x422.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251204-WA0037-1140x641.jpg 1140w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Kasus dengan terlapor berinisial MAR alias Amin, yang sempat viral selama tiga pekan terakhir pada November, kembali mencuat.</p>
<p>Dua saksi yang sebelumnya melaporkan Amin kembali mendatangi Polda Gorontalo pada Rabu (3/12/2025), bersama kuasa hukum terlapor untuk menarik laporan terkait dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur.</p>
<p>Kuasa hukum MAR alias Amin, Klansel Pakpahan dan Bambang Sibagariang, membenarkan bahwa dua saksi tersebut datang untuk mencabut laporan yang sebelumnya dianggap memberatkan klien mereka.</p>
<p>&#8220;Mereka ini datang untuk mencabut laporan yang memberatkan klien kami,&#8221; jelas kuasa hukum MAR (Amin) Klansel Pakpahan dan Bambang Sibagariang.</p>
<p>Saat diwawancarai, para saksi menegaskan bahwa keputusan mencabut laporan dilakukan atas dasar keinsafan pribadi, bukan karena janji imbalan uang Rp100 juta sebagaimana sempat beredar.</p>
<p>&#8220;Karena kasus ini cukup besar dan memang saya takut. Tidak ada bukti apa-apa, saya cabut laporan saya. Penarikan kesaksian ini karena hati nurani,&#8221; jelas saksi dari Amin.</p>
<p>Kuasa hukum MAR alias Amin juga mengungkapkan bahwa hubungan antara korban dan terlapor tidak sebatas pacaran, tetapi sudah masuk tahap lamaran.</p>
<p>&#8220;Udah aku bilang, kalau klien kami bukan sekedar pacaran tapi udah dilamar. Ada uang mahar,&#8221; jelas kuasa hukum dari MAR alias Amin.</p>
<p>Para saksi menegaskan kembali bahwa pencabutan laporan murni berdasarkan hati nurani tanpa adanya paksaan.</p>
<p>Reporter: Sandri Mooduto</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/saksi-cabut-laporan-kasus-mar-kuasa-hukum-beberkan-alasannya/">Saksi Cabut Laporan Kasus MAR, Kuasa Hukum Beberkan Alasannya</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/saksi-cabut-laporan-kasus-mar-kuasa-hukum-beberkan-alasannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dugaan Pencabulan di Gorut, Begini Penjelasan Dua Belah Pihak</title>
		<link>https://prosesnews.id/dugaan-pencabulan-di-gorut-begini-penjelasan-dua-belah-pihak/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/dugaan-pencabulan-di-gorut-begini-penjelasan-dua-belah-pihak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 03:19:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[berita kriminal Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pencabulan gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kasus asusila gorontalo utara]]></category>
		<category><![CDATA[kasus pelecehan 2025]]></category>
		<category><![CDATA[kasus viral gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[klarifikasi MAR gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[laporan polda gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[oknum ASN MAR]]></category>
		<category><![CDATA[proses hukum gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[siswa smk korban pelecehan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=69027</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Sebuah kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang siswa SMK di Kota Gorontalo dengan...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/dugaan-pencabulan-di-gorut-begini-penjelasan-dua-belah-pihak/">Dugaan Pencabulan di Gorut, Begini Penjelasan Dua Belah Pihak</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-69028" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251114-WA0003.jpg" alt="" width="1600" height="1200" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251114-WA0003.jpg 1600w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251114-WA0003-300x225.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251114-WA0003-1024x768.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251114-WA0003-768x576.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251114-WA0003-1536x1152.jpg 1536w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251114-WA0003-750x563.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251114-WA0003-1140x855.jpg 1140w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Sebuah kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang siswa SMK di Kota Gorontalo dengan oknum ASN berinisial MAR, lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), yang bertugas di Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), tengah menjadi sorotan publik. Kasus ini viral dan mendapat perhatian luas karena memunculkan berbagai versi cerita dari kedua belah pihak.</p>
<p><strong>Kronologi dari Pihak Korban</strong></p>
<p>Peristiwa bermula pada Februari 2025 ketika korban dan MAR berkenalan, kemudian menjalin hubungan asmara. Dalam prosesnya, MAR disebut kerap menjanjikan akan menikahi korban. Janji tersebut diduga membuat korban terus terjebak hingga terjadi hubungan layaknya pasangan suami istri.</p>
<p>Kepada orang tuanya, korban mengaku MAR melakukan tindakan asusila di empat lokasi berbeda. Salah satu tempat tersebut adalah sebuah kos yang disewa MAR, tidak jauh dari rumah korban.</p>
<p>“Modusnya terduga pelaku mendatangkan tukang pijat di kos-kosan tersebut lalu memijat terduga pelaku. Setelah itu, terduga pelaku menyuruh tukang pijat berhubungan intim dengan korban di hadapan terduga pelaku,” jelas orang tua korban.</p>
<p>Orang tua korban juga mengungkapkan dugaan keterlibatan lebih dari dua orang lain dalam aksi yang dilakukan MAR. Menurut mereka, sebagian dari orang-orang tersebut tidak dikenal korban, termasuk teman korban yang disebut ikut menerima bayaran dari MAR.</p>
<p>“Teman korban ikut dibayar terduga pelaku untuk melancarkan aksinya tersebut. Kejadian itu terjadi di bulan Februari 2025 dan dilakukan di beberapa tempat. Mulai dari kos-kosan, hotel, dan mobil pelaku,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Akibat tekanan dan ancaman yang diterima, korban disebut mengalami trauma berat, bahkan sempat melarikan diri dari rumah. Setelah mengumpulkan keberanian, korban akhirnya mengungkap seluruh peristiwa yang dialami.</p>
<p>“Kami keluarga tidak terima dan melaporkan ke Polda Gorontalo pada 26 Mei 2025, dan saat ini masih tahap penyidikan,” tegas orang tua korban.</p>
<p><strong>Klarifikasi dari Terduga Pelaku MAR</strong></p>
<p>Di sisi lain, MAR membantah seluruh tuduhan tersebut. Ia hadir bersama mantan kuasa hukum serta dua saksi berinisial JPS (18) dan Y (36) untuk menyampaikan klarifikasi kepada awak media.</p>
<p>&#8220;Kasus yang beredar itu tidak benar. Tidak ada pemerkosaan, apalagi yang melibatkan lebih dari dua orang seperti yang diberitakan,” ujarnya.</p>
<p>MAR menegaskan, ia dan pelapor saling mengenal dekat, bahkan hubungan mereka pernah direncanakan menuju pernikahan. Ia juga menyebut keluarga pelapor pernah menerima bantuan usaha darinya.</p>
<p>“Saya dan dia memang sudah lama berteman, bahkan keluarga kami sudah sempat membahas rencana pernikahan. Jadi bukan karena kasus ini. Musyawarah keluarga itu bahkan dilakukan pada 9 Mei 2025, termasuk pembahasan soal pemberian uang sebesar Rp100 juta,” jelas MAR.</p>
<p>Ia menolak seluruh pemberitaan yang menyebut dirinya terlibat tindakan asusila.</p>
<p>“Itu semua tidak benar. Coba tanya teman pelapor yang hadir di sini sebagai saksi,” tegasnya.</p>
<p><strong>Kesaksian JPS: Tuduhan Balik kepada Keluarga Korban</strong></p>
<p>JPS (18), yang mengaku teman dekat korban, memberikan pernyataan mengejutkan. Ia mengaku bahwa dirinya diminta memberikan keterangan palsu oleh ibu pelapor.</p>
<p>“Ibunya (pelapor) memaksa saya untuk bilang bahwa MAR yang melakukan perbuatan itu. Saya diancam agar mengaku begitu di Polda,” ungkap JPS.</p>
<p>JPS juga menuturkan kejadian pada 23 Mei 2025 di sebuah hotel di Kota Gorontalo, di mana ia menyebut ada tujuh pria di dalam kamar bersama korban.</p>
<p>“Di dalam kamar ada tujuh orang laki-laki, saya dan Vanesa. Salah satu laki-laki menyuruh pelapor membuka bajunya, lalu mereka berdua masuk ke kamar mandi. Saya pastikan, di antara tujuh laki-laki itu tidak ada MAR,&#8221; ujar JPS.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Kasus Masih Berproses, Publik Diminta Tidak Berspekulasi</strong></p>
<p>Kasus dugaan pencabulan ini terus menyedot perhatian masyarakat Gorontalo. Aparat kepolisian diminta menelusuri fakta secara menyeluruh untuk memastikan proses hukum berjalan objektif dan adil bagi semua pihak.</p>
<p>Masyarakat diimbau tidak menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta, bukti, dan kesaksian diuji dalam proses penyidikan Polda Gorontalo.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/dugaan-pencabulan-di-gorut-begini-penjelasan-dua-belah-pihak/">Dugaan Pencabulan di Gorut, Begini Penjelasan Dua Belah Pihak</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/dugaan-pencabulan-di-gorut-begini-penjelasan-dua-belah-pihak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
