<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Kecamatan Siniu Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/kecamatan-siniu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/kecamatan-siniu/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Jul 2021 22:13:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Kecamatan Siniu Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/kecamatan-siniu/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ugo Towera, Rasanya Gurih Mirip Udang dan Kepiting</title>
		<link>https://prosesnews.id/ugo-towera-rasanya-gurih-mirip-udang-dan-kepiting/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/ugo-towera-rasanya-gurih-mirip-udang-dan-kepiting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majid Rahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2021 22:13:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Traveling]]></category>
		<category><![CDATA[Google News Initiative]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Parigi Moutong]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Siniu]]></category>
		<category><![CDATA[Towera]]></category>
		<category><![CDATA[Traveling Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ugo]]></category>
		<category><![CDATA[Undur undur Laut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=32816</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Sore itu terlihat beberapa warga sedang beraktivitas di Pantai Desa Towera, Kecamatan Siniu,...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/ugo-towera-rasanya-gurih-mirip-udang-dan-kepiting/">Ugo Towera, Rasanya Gurih Mirip Udang dan Kepiting</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="663" height="413" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/08/IMG_20210801_055142_copy_663x413.jpg" alt="" class="wp-image-32817" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/08/IMG_20210801_055142_copy_663x413.jpg 663w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/08/IMG_20210801_055142_copy_663x413-300x187.jpg 300w" sizes="(max-width: 663px) 100vw, 663px" /><figcaption>Hewan laut Ugo yang telah digoreng sebelum disaus untuk disantap. (Foto : Majid/Prosesnews.id)</figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>PROSESNEWS.ID &#8211; </strong>Sore itu terlihat beberapa warga sedang beraktivitas di Pantai Desa Towera, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat dihampiri, ternyata sejumlah warga asli Desa Towera yang terdiri dari satu keluarga tersebut, sedang asik menangkap Undur-undur laut yang akrab mereka sebut namanya Ugo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ya, kami di sini menyebutnya Ugo. Saya juga kurang tau apa nama aslinya. Sangat mudah ditangkap pakai tangan,&#8221;kata Yuyun Monoarfa, salah seorang warga yang diwawancarai <strong>Prosesnews.id</strong>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika diperhatikan sepintas, wajah hewan laut ini cukup unik dan lucu. Menurut Yuyun, rasanya sangat gurih mirip udang dan juga kepiting. Apalagi jika digoreng disambal saus pedas pakai kecap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Boleh dibilang ini salah satu makanan favorit saya sejak kecil. Untuk rasanya tak diragukan lagi, tak kalah bersaing dengan udang dan kepiting,&#8221;kata Yuyun lagi, Kamis, (29/07/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Usai diwawancara, ibu rumah tangga itu melanjutkan pencarian Ugo di bibir pantai Towera. Namun beberapa menit kemudian karena matahari mulai terbenam menunjukan waktu Magrib, ia dan keluarga pulang ke rumah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Mengenal Undur-undur Laut</strong></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="722" height="413" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/08/IMG_20210801_055102.jpg" alt="" class="wp-image-32818" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/08/IMG_20210801_055102.jpg 722w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/08/IMG_20210801_055102-300x172.jpg 300w" sizes="(max-width: 722px) 100vw, 722px" /><figcaption>Hewan laut Ugo (Undur-undur laut) hasil tangkapan di laut Towera. (Foto : Majid/Prosesnews.id)</figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Melansir Liputan.com, Undur-undur laut atau yang disebut orang Towera Ugo ini, termasuk sea food musiman dan tak semua orang pernah mencobanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Binatang yang juga disebut Yutuk ini masih sebangsa krustasea dengan penampilan ketam dan secara ilmiah masuk di keluarga Hippoidea.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Binatang laut dari golongan krustasea yang umum dikenal orang adalah lobster, udang, kepiting dan teritip.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Undur-undur laut memiliki nama ilmiah Emerita sp dan biasa hidup di pasir pantai terbuka terutama di zona basahan antara air pasang tertinggi dan air surut terendah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Undur-undur laut ini tak hanya ada di Indonesia, tapi tersebar luas di seluruh pantai di Dunia. Biasanya jumlah mereka melimpah menjelang kemarau atau di kisaran bulan Mei dan Juni.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Orang luar biasa mengenal hewan yang berbadan beruas-ruas ini dengan sebutan sand crab, mole crab atau sand flea, karena mereka lebih banyak hidup di pasir.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Manfaat Undur-Undur Laut</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Hewan ini cukup banyak manfaatnya. Tak hanya baik untuk kesehatan manusia, Ugo juga ternyata dimanfaatkan sebagai indikator pencemaran untuk merkuri yang ada di laut. Hewan ini bisa mengakumulasi logam tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk kesehatan pada manusia sendiri, kandungan protein undur-undur laut yang tinggi sangat baik untuk membangun masa otot dan pertumbuhan otak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Omega-3 yang dikandungnya pun juga baik untuk kesehatan jantung, sementara kandungan nutrisi lain pada Ugo ini diyakini bisa menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes. <strong>(PR)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/ugo-towera-rasanya-gurih-mirip-udang-dan-kepiting/">Ugo Towera, Rasanya Gurih Mirip Udang dan Kepiting</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/ugo-towera-rasanya-gurih-mirip-udang-dan-kepiting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seekor Lumba-lumba Ditemukan Membusuk di Pantai Towera Parimo</title>
		<link>https://prosesnews.id/seekor-lumba-lumba-ditemukan-membusuk-di-pantai-towera-parimo/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/seekor-lumba-lumba-ditemukan-membusuk-di-pantai-towera-parimo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majid Rahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2021 14:49:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bangkai Lumba lumba]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Towera]]></category>
		<category><![CDATA[Google News Initiative]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Parigi Moutong]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Siniu]]></category>
		<category><![CDATA[Lumba lumba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=32342</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Seekor bangkai lumba-lumba, ditemukan warga terdampar di sekitar Pantai Towera, Desa Towera, Kecamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/seekor-lumba-lumba-ditemukan-membusuk-di-pantai-towera-parimo/">Seekor Lumba-lumba Ditemukan Membusuk di Pantai Towera Parimo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/07/WhatsApp-Image-2021-07-22-at-22.35.12-1024x565.jpeg" alt="" class="wp-image-32343" width="574" height="317"/><figcaption>Bangkai Lumba-lumba di Pantai Towera. (Foto : Prosesnews.id)</figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>PROSESNEWS.ID &#8211;</strong> Seekor bangkai lumba-lumba, ditemukan warga terdampar di sekitar Pantai Towera, Desa Towera, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis, (22/07/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lumba-lumba yang memiliki panjang sekitar 2 meter dan bobot sekitar 35 KG itu, tercampak di salah satu muara air sungai kecil di Desa setempat. Diduga, terjebak saat sedang mengejar santapannya, seperti ikan-ikan kecil.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/07/WhatsApp-Image-2021-07-22-at-22.40.20.jpeg" alt="" class="wp-image-32344" width="573" height="277" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/07/WhatsApp-Image-2021-07-22-at-22.40.20.jpeg 800w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/07/WhatsApp-Image-2021-07-22-at-22.40.20-300x145.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/07/WhatsApp-Image-2021-07-22-at-22.40.20-768x372.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/07/WhatsApp-Image-2021-07-22-at-22.40.20-750x363.jpeg 750w" sizes="auto, (max-width: 573px) 100vw, 573px" /><figcaption>Bangkai lumba-lumba di Pantai Towera. (Foto : Prosesnews.id)</figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami kebetulan pergi mandi di laut sekitar, tiba-tiba mencium bau tak sedap. Saat ditelusuri, ternyata bangkai seekor lumba-lumba, ukurannya cukup besar,&#8221;kata warga Towera, Yuyun Monoarfa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Warga ini menduga, mamalia laut cerdas tersebut, telah terjebak dan mati sekitar 2 atau 3 hari yang lalu. Hal ini, karena melihat kondisinya yang sudah membengkak, serta mengeluarkan bau busuk yang cukup menyengat.</p>



<pre class="wp-block-preformatted"><strong>Penulis : Abdul Majid Rahman</strong></pre>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Penting :</em> <em>Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 77 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa, semua jenis lumba-lumba air laut dilindungi.</em> Baca referensi :<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Lumba-lumba"> <strong>Lumba-lumba</strong></a></p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/seekor-lumba-lumba-ditemukan-membusuk-di-pantai-towera-parimo/">Seekor Lumba-lumba Ditemukan Membusuk di Pantai Towera Parimo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/seekor-lumba-lumba-ditemukan-membusuk-di-pantai-towera-parimo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lakalantas di Kecamatan Siniu, Korban Meninggal Dunia di TKP</title>
		<link>https://prosesnews.id/lakalantas-di-kecamatan-siniu-korban-meninggal-dunia-di-tkp/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/lakalantas-di-kecamatan-siniu-korban-meninggal-dunia-di-tkp/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majid Rahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2021 14:14:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Sulteng]]></category>
		<category><![CDATA[Ipda Yan Saharuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Parigi Moutong]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Siniu]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Lalu Lintas]]></category>
		<category><![CDATA[LakaLantas]]></category>
		<category><![CDATA[Parimo]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Ampibabo]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi Tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=25050</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Siniu, Kabupaten...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/lakalantas-di-kecamatan-siniu-korban-meninggal-dunia-di-tkp/">Lakalantas di Kecamatan Siniu, Korban Meninggal Dunia di TKP</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><figure id="attachment_25051" aria-describedby="caption-attachment-25051" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-25051 size-jnews-featured-750" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/03/20210324_215435-750x432.jpg" alt="" width="750" height="432" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/03/20210324_215435-750x432.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/03/20210324_215435-300x173.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/03/20210324_215435-768x443.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/03/20210324_215435-250x144.jpg 250w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/03/20210324_215435.jpg 800w" sizes="auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-25051" class="wp-caption-text">Kondisi korban di TKP sebelum dibawa ke rumah duka. (Foto : Majid/Prosesnews.id).</figcaption></figure></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> &#8211; Peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong, sekitar Pukul 08.00 Wita, Rabu malam, (24/03/2021).</p>
<p>Lakalantas yang melibatkan satu unit kenderaan sepeda motor Honda Beat, dan satu unit mobil Truck tersebut, mengakibatkan satu orang pengendara motor, meninggal Dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).</p>
<p>Informasi yang dirangkum Prosesnews.id, korban bernama Pedi,<br />
melintas dari arah Kecamatan Ampibabo, hendak pulang ke rumahnya di Desa Siniu, Kecamatan Siniu.</p>
<p>Tepat di perbatasan Desa Siniu dan Desa Towerah, korban menabrak bagian belakang mobil Truck DN 9239 DA yang sedang terparkir, di sebelah kiri jalan. Akibatnya, motor yang ia kendarai, hancur. Serta kepala korban pecah, lantaran benturan yang cukup keras.</p>
<p>Hanya berselang beberapa menit usai peristiwa nahas tersebut, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Ampibabo yang dipimpin Wakapolsek Ampibabo Ipda Yan Saharuddin, tiba dan langsung mengamankan TKP.</p>
<p>&#8220;Korban melaju dari arah ampibabo sendirinya. Cuaca waktu kejadian, sedang hujan. Sopir mobil tersebut sedang buang air kecil,&#8221; kata Ipda Yan, saat dikonfirmasi Prosesnews.id.</p>
<p>Dikatakan Ipda Yan, sopir mobil yang bermuatan bahan bangunan besi itu, langsung melarikan diri. Sedangkan korban, ditemukan oleh warga lainnya yang melintas di TKP, dalam kondisi sudah meninggal dunia.</p>
<p>&#8220;Korban sudah dievakuasi ke rumah duka di Desa Siniu, untuk dilakukan visum. Kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak Lantas Polres Parigi Moutong, dan besok akan dilakukan olah TKP,&#8221; pungkasnya.</p>
<pre><strong>Reporter : Saiful</strong></pre>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/lakalantas-di-kecamatan-siniu-korban-meninggal-dunia-di-tkp/">Lakalantas di Kecamatan Siniu, Korban Meninggal Dunia di TKP</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/lakalantas-di-kecamatan-siniu-korban-meninggal-dunia-di-tkp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
