<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita masyarakat Bajo Torosiaje Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/masyarakat-bajo-torosiaje/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/masyarakat-bajo-torosiaje/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Jan 2026 07:26:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita masyarakat Bajo Torosiaje Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/masyarakat-bajo-torosiaje/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ancaman Mikroplastik di Teluk Tomini, 100 Persen Sampel Ikan Konsumsi di Torosiaje Terkontaminasi</title>
		<link>https://prosesnews.id/ancaman-mikroplastik-di-teluk-tomini-100-persen-sampel-ikan-konsumsi-di-torosiaje-terkontaminasi/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/ancaman-mikroplastik-di-teluk-tomini-100-persen-sampel-ikan-konsumsi-di-torosiaje-terkontaminasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rijal Zulkarnaen]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 00:36:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem Teluk Tomini]]></category>
		<category><![CDATA[ikan terkontaminasi plastik]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan pangan laut]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat Bajo Torosiaje]]></category>
		<category><![CDATA[mikroplastik Teluk Tomini]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran laut Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[sampah pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[Syam S. Kumaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=70213</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID, Pohuwato – Laut yang selama ini menjadi sumber kehidupan utama bagi masyarakat Bajo di Torosiaje,...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/ancaman-mikroplastik-di-teluk-tomini-100-persen-sampel-ikan-konsumsi-di-torosiaje-terkontaminasi/">Ancaman Mikroplastik di Teluk Tomini, 100 Persen Sampel Ikan Konsumsi di Torosiaje Terkontaminasi</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2 data-path-to-node="2"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-70214" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/01/nelayan-torosiaje-17.01.2026.15.39.17.jpg" alt="" width="1920" height="1280" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/01/nelayan-torosiaje-17.01.2026.15.39.17.jpg 1920w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/01/nelayan-torosiaje-17.01.2026.15.39.17-300x200.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/01/nelayan-torosiaje-17.01.2026.15.39.17-1024x683.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/01/nelayan-torosiaje-17.01.2026.15.39.17-768x512.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/01/nelayan-torosiaje-17.01.2026.15.39.17-1536x1024.jpg 1536w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/01/nelayan-torosiaje-17.01.2026.15.39.17-750x500.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2026/01/nelayan-torosiaje-17.01.2026.15.39.17-1140x760.jpg 1140w" sizes="(max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /></h2>
<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">PROSESNEWS.ID, Pohuwato</b> – Laut yang selama ini menjadi sumber kehidupan utama bagi masyarakat Bajo di Torosiaje, Kabupaten Pohuwato, kini menyimpan ancaman tak kasatmata. Penelitian terbaru mengungkap bahwa seluruh sampel ikan konsumsi yang diteliti di Teluk Tomini telah terkontaminasi mikroplastik, sebuah partikel plastik berukuran mikro yang berisiko merusak ekosistem laut dan kesehatan manusia.</p>
<p data-path-to-node="4">Temuan mengkhawatirkan ini merupakan hasil riset kolaboratif dari tim peneliti Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang terdiri atas Syam S. Kumaji, Dewi Wahyuni K. Baderan, Hasim, Zuliyanto Zakaria, Djuna Lamondo, dan Femy Mahmud Sahami. Laporan ilmiah tersebut telah dipublikasikan dalam <i data-path-to-node="4" data-index-in-node="289">Egyptian Journal of Aquatic Biology &amp; Fisheries</i> edisi Januari 2026.</p>
<h4 data-path-to-node="5">Kontaminasi Mencapai 100 Persen</h4>
<p data-path-to-node="6">Riset ini menyasar jenis-jenis ikan komersial yang menjadi bahan pangan pokok masyarakat Bajo—komunitas maritim yang menetap di rumah panggung di atas laut. Hasil laboratorium menunjukkan data yang mencengangkan: 100 persen sampel ikan positif mengandung mikroplastik.</p>
<p data-path-to-node="7">Tingkat kontaminasi tertinggi ditemukan di wilayah Torosiaje Mainland. Di lokasi ini, rata-rata jumlah mikroplastik mencapai 59 partikel per individu ikan. Bahkan, pada spesies <i data-path-to-node="7" data-index-in-node="177">Craterognathus plagiotaenia</i>, tim peneliti mencatat kandungan hingga 86 partikel mikroplastik per ekor. Sementara itu, di wilayah Torosiaje Settlement, angka kontaminasi relatif lebih rendah, meski partikel plastik tetap ditemukan pada seluruh sampel tanpa pengecualian.</p>
<h5 data-path-to-node="8">Dominasi Serat Biru dari Alat Tangkap dan Limbah Domestik</h5>
<p data-path-to-node="9">Berdasarkan karakteristiknya, mikroplastik yang ditemukan didominasi oleh bentuk serat (fiber) dengan proporsi mencapai 94 persen. Dari segi warna, warna biru menjadi yang paling dominan (83 persen), disusul warna transparan dan hitam.</p>
<p data-path-to-node="10">Para peneliti mengidentifikasi bahwa dominasi serat biru ini berkaitan erat dengan aktivitas manusia di sekitar perairan.</p>
<p data-path-to-node="11,0">&#8220;Dominasi serat biru ini kuat kaitannya dengan aktivitas manusia, terutama penggunaan jaring dan tali nilon alat tangkap ikan, serta serat sintetis dari pakaian rumah tangga yang terlepas saat proses pencucian dan langsung masuk ke perairan,&#8221; tulis laporan tersebut.</p>
<p data-path-to-node="12">Selain itu, ukuran partikel yang dominan berada pada rentang 1.000–5.000 mikrometer. Hal ini mengindikasikan bahwa partikel tersebut merupakan mikroplastik sekunder, yakni hasil pelapukan atau degradasi dari sampah plastik berukuran besar yang terpecah-pecah di lautan.</p>
<h4 data-path-to-node="13">Tantangan bagi Budaya Maritim Bajo</h4>
<p data-path-to-node="14">Keberadaan polutan ini menjadi persoalan serius bagi masyarakat Bajo. Sebagai komunitas adat yang memiliki hubungan spiritual dan ekonomi yang erat dengan laut, pencemaran ini mengancam ketahanan pangan serta kelestarian kearifan lokal mereka.</p>
<p data-path-to-node="15">Selain risiko kesehatan bagi manusia yang mengonsumsinya, mikroplastik berpotensi mengganggu rantai makanan dan keseimbangan ekosistem di Teluk Tomini secara jangka panjang.</p>
<h4 data-path-to-node="16">Rekomendasi Pengelolaan Berbasis Komunitas</h4>
<p data-path-to-node="17">Menyikapi temuan ini, tim peneliti menekankan urgensi pengelolaan sampah pesisir berbasis komunitas, khususnya pada permukiman rumah panggung yang berada langsung di atas air. Beberapa langkah strategis yang direkomendasikan antara lain:</p>
<ul data-path-to-node="18">
<li>
<p data-path-to-node="18,0,0">Pengurangan penggunaan bahan-bahan sintetis.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="18,1,0">Peningkatan kesadaran lingkungan bagi masyarakat pesisir.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="18,2,0">Pemantauan rutin terhadap kandungan mikroplastik pada biota laut.</p>
</li>
</ul>
<p data-path-to-node="19">Penelitian ini diharapkan menjadi data dasar bagi pemangku kepentingan untuk menyusun kebijakan perlindungan lingkungan laut yang lebih berkelanjutan di Teluk Tomini.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/ancaman-mikroplastik-di-teluk-tomini-100-persen-sampel-ikan-konsumsi-di-torosiaje-terkontaminasi/">Ancaman Mikroplastik di Teluk Tomini, 100 Persen Sampel Ikan Konsumsi di Torosiaje Terkontaminasi</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/ancaman-mikroplastik-di-teluk-tomini-100-persen-sampel-ikan-konsumsi-di-torosiaje-terkontaminasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
