<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Pasar tradisional Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/pasar-tradisional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/pasar-tradisional/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Jun 2025 09:03:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Pasar tradisional Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/pasar-tradisional/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bayar Retribusi Pasar Kini Lebih Praktis, Pemda Gorontalo Terapkan Sistem Non-Tunai</title>
		<link>https://prosesnews.id/bayar-retribusi-pasar-kini-lebih-praktis-pemda-gorontalo-terapkan-sistem-non-tunai/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/bayar-retribusi-pasar-kini-lebih-praktis-pemda-gorontalo-terapkan-sistem-non-tunai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2025 09:03:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemda Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[BRI]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Retribusi Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[MoU Pemda BRI]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Retribusi Elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[Sofyan Puhi]]></category>
		<category><![CDATA[Uang Elektronik Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=66023</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Pedagang kaki lima yang beraktivitas di pasar tradisional Kabupaten Gorontalo ke depan akan...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/bayar-retribusi-pasar-kini-lebih-praktis-pemda-gorontalo-terapkan-sistem-non-tunai/">Bayar Retribusi Pasar Kini Lebih Praktis, Pemda Gorontalo Terapkan Sistem Non-Tunai</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="113" data-end="222"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-66024" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-16-at-14.37.22.jpeg" alt="" width="1280" height="717" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-16-at-14.37.22.jpeg 1280w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-16-at-14.37.22-300x168.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-16-at-14.37.22-1024x574.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-16-at-14.37.22-768x430.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-16-at-14.37.22-750x420.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-16-at-14.37.22-1140x639.jpeg 1140w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p data-start="224" data-end="390"><strong data-start="224" data-end="241">PROSESNEWS.ID</strong> – Pedagang kaki lima yang beraktivitas di pasar tradisional Kabupaten Gorontalo ke depan akan membayar retribusi menggunakan sistem uang elektronik.</p>
<p data-start="392" data-end="654">Kebijakan ini mulai diterapkan setelah Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Penandatanganan berlangsung di Rumah Dinas Bupati pada Senin (16/06/2025).</p>
<p data-start="656" data-end="842">Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi mengungkapkan, kerja sama ini bertujuan memperbarui sistem pembayaran yang sebelumnya masih dilakukan secara manual menggunakan uang tunai dan karcis.</p>
<p data-start="846" data-end="953">&#8220;Selama ini pasar yang dikelolah pemerintah daerah masih menggunakan uang tunai dan karcis,&#8221; ungkap Sofyan.</p>
<p data-start="955" data-end="1125">Lebih lanjut, Sofyan menjelaskan, penggunaan uang elektronik memiliki sejumlah keunggulan, seperti keamanan, efisiensi, serta kemudahan dalam memantau data pedagang.</p>
<p data-start="1127" data-end="1327">Terkait hal tersebut, pemerintah daerah saat ini tengah gencar melakukan sosialisasi kepada para pedagang dan akan segera menerbitkan kartu retribusi pasar yang akan digunakan dalam proses pembayaran.</p>
<p data-start="1331" data-end="1457">&#8220;Jadi, begitu digesek akan ketahuan pedagang itu jualan di mana. Kartu retribusi ini akan dilaunching pada 29 Juni,&#8221; paparnya.</p>
<p data-start="1459" data-end="1609">Kerja sama antara Pemkab Gorontalo dan BRI ini juga akan diperluas ke sektor lain, salah satunya pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).</p>
<p data-start="1613" data-end="1739">&#8220;Saya tertarik dengan program UMKM. Kami telah siapkan tempatnya. Jadi, produk-produk UMKM akan dipajang di situ,&#8221; pungkasnya.</p>
<p data-start="1741" data-end="1766"><strong data-start="1741" data-end="1766">Reporter: Pian Enpeda</strong></p>
<p data-start="1773" data-end="2009" data-is-last-node="" data-is-only-node="">
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/bayar-retribusi-pasar-kini-lebih-praktis-pemda-gorontalo-terapkan-sistem-non-tunai/">Bayar Retribusi Pasar Kini Lebih Praktis, Pemda Gorontalo Terapkan Sistem Non-Tunai</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/bayar-retribusi-pasar-kini-lebih-praktis-pemda-gorontalo-terapkan-sistem-non-tunai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waduh, Pungli Pedagang di Pasar Tilamuta Capai 300 Ribu</title>
		<link>https://prosesnews.id/waduh-pungli-pedagang-di-pasar-tilamuta-capai-300-ribu/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/waduh-pungli-pedagang-di-pasar-tilamuta-capai-300-ribu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Majid Rahman]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 May 2021 02:09:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BOALEMO]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[Kumperindag Boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Tilamuta]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pungutan liar]]></category>
		<category><![CDATA[Tilamuta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=28172</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Sejumlah pedagang pasar di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, resah dengan dugaan Pungutan Liar...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/waduh-pungli-pedagang-di-pasar-tilamuta-capai-300-ribu/">Waduh, Pungli Pedagang di Pasar Tilamuta Capai 300 Ribu</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_28189" aria-describedby="caption-attachment-28189" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-28189 size-full" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-12-at-9.02.21-AM-e1620784873505.jpeg" alt="" width="750" height="563" /><figcaption id="caption-attachment-28189" class="wp-caption-text">Djafar, salah seorang pedagang pasar tradisional di Kecamatan Tilamuta. (Foto : Istimewa)</figcaption></figure>
<p><strong>PROSESNEWS.ID &#8211;</strong> Sejumlah pedagang pasar di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, resah dengan dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan oleh oknum pengelola Pasar dan oknum Dinas Pasar Pemkab Boalemo (Perindag).</p>
<p>Informasi yang diterima Redaksi Prosesnews.id, para pedagang di Pasar tradisional tersebut, dimintai sejumlah uang, mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu. Ironisnya, permintaan itu secara paksa, tanpa menunjukan dasar dan alasan yang jelas.</p>
<p>“Saya kaget mereka langsung datang menagih. Saya tanya ini pembayaran apa? Mereka tidak menjawab, mereka hanya mengatakan dari dalam sampai luar (pasar) sudah kami tagih, terus saya tanyakan lagi, berapa? Mereka patok di angka Rp 250 ribu. terus saya bilang saya punya cuman seratus, terus ada seorang teman mengatakan, ambe saja itu”ungkap Arman, salah seorang pedagang, melansir <a href="https://sharenews.id/5128/di-pasar-tilamuta-terindikasi-ada-pungutan-liar-dari-100-hingga-300-ribu/"><strong>Sharenews.id</strong></a></p>
<p>Arman mengaku tidak tau sama sekali perihal pungutan ini. Ia sendiri, merasa tidak pernah melakukan pembicaraan ataupun ada persetujuan awal terkait pemungutan tersebut. Apalagi kata Arman, para oknum yang datang meminta uang ini, tidak bisa menunjukan pula surat perintah yang jelas.</p>
<p>“Jadi tidak ada kesepakatan dari awal pak, saya saja pertama kaget, mereka juga tidak bawa surat perintah ataupun menjelaskan aturan terkait itu. kalau alasannya untuk fasilitas, tidak ada fasilitas yang disediakan. Makanya saya tawar Rp 100 ribu,”tuturnya.</p>
<p>Selain Arman, pedagang lainnya bernama Djafar, juga merasakan hal yang sama. Djafar mengaku dimintai uang Rp 150 ribu.</p>
<p>“Mereka minta Rp 250 ribu. Terus saya bilang kenapa sudah sebanyak itu ? Iya harus, masa ngana mo baku bantah akan, begitu kata mereka,”beber Djafar, Selasa malam, (11/05/2021).</p>
<p>Hingga berita ini tayang, awak media masih berusaha tersambung dengan pihak Dinas Perindag Boalemo. <strong>(PR)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/waduh-pungli-pedagang-di-pasar-tilamuta-capai-300-ribu/">Waduh, Pungli Pedagang di Pasar Tilamuta Capai 300 Ribu</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/waduh-pungli-pedagang-di-pasar-tilamuta-capai-300-ribu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perindagkop Boalemo Pastikan Pasar Tradisional Tetap Patuhi Protkes</title>
		<link>https://prosesnews.id/perindagkop-boalemo-pastikan-pasar-tradisional-tetap-patuhi-protkes/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/perindagkop-boalemo-pastikan-pasar-tradisional-tetap-patuhi-protkes/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2020 17:18:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda Boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=15467</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sehingga menurut Irwan, berkat kesadaran masyarakat pasar ini pula, Boalemo sudah beralih menjadi Zona Hijau, atau tidak ada lagi kasus Corona.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/perindagkop-boalemo-pastikan-pasar-tradisional-tetap-patuhi-protkes/">Perindagkop Boalemo Pastikan Pasar Tradisional Tetap Patuhi Protkes</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_15468" aria-describedby="caption-attachment-15468" style="width: 658px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-15468 " src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2020/11/525b8187-3d63-4623-a66b-6d19695fa119.jpg" alt="" width="658" height="325" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2020/11/525b8187-3d63-4623-a66b-6d19695fa119.jpg 996w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2020/11/525b8187-3d63-4623-a66b-6d19695fa119-300x148.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2020/11/525b8187-3d63-4623-a66b-6d19695fa119-768x379.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2020/11/525b8187-3d63-4623-a66b-6d19695fa119-250x123.jpg 250w" sizes="(max-width: 658px) 100vw, 658px" /><figcaption id="caption-attachment-15468" class="wp-caption-text">Ilustrasi</figcaption></figure>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> &#8211; Aktivitas para pedagang maupun pembeli di pasar-pasar tradisional Kabupaten Boalemo saat ini, tak luput dari pantauan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Boalemo.</p>
<p>Kepala Dinas Perindagkop Boalemo Irwan Dai mengatakan, hal itu akan terus dilakukan, guna memastikan perilaku dan kesadaran masyarakat yang sedang beraktivitas di pasar, dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Protkes) Covid-19.</p>
<p>“Alhamdulillah, dalam pemantaun tim kami bersama aparat yang tergabung dalam 3 Pilar Kabupaten Boalemo saat ini, kesadaran masyarakat pasar terkait disiplin Protkes ini, sudah ada peningkatan,” kata Irwan, Selasa, (03/11/2020).</p>
<p>Sehingga menurut Irwan, berkat kesadaran masyarakat pasar ini pula, Boalemo sudah beralih menjadi Zona Hijau, atau tidak ada lagi kasus Corona. Namun begitu, ia tetap menghimbau setiap pengunjung pasar, agar tetap patuh dan disiplin Protkes Covid-19.</p>
<p>“Mari kita semua terus mendoakan, agar pandemi ini segera berakhir dan pergi jauh dari Negeri ini. Khususnya, dari Daerah kita Boalemo. Agar, kehidupan kembali normal seperti sebelumnya,” pungkasnya.<strong> (Adv/Majid)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/perindagkop-boalemo-pastikan-pasar-tradisional-tetap-patuhi-protkes/">Perindagkop Boalemo Pastikan Pasar Tradisional Tetap Patuhi Protkes</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/perindagkop-boalemo-pastikan-pasar-tradisional-tetap-patuhi-protkes/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
