<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita pelanggaran hak pekerja Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/pelanggaran-hak-pekerja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/pelanggaran-hak-pekerja/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 May 2025 11:57:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita pelanggaran hak pekerja Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/pelanggaran-hak-pekerja/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gusnar Ismail Bakal Bentuk Tim Khusus Awasi Perusahaan Nakal di Gorontalo</title>
		<link>https://prosesnews.id/gusnar-ismail-bakal-bentuk-tim-khusus-awasi-perusahaan-nakal-di-gorontalo/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/gusnar-ismail-bakal-bentuk-tim-khusus-awasi-perusahaan-nakal-di-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 May 2025 11:57:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[buruh Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[FSPMI Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gusnar Ismail]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran hak pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[PHK Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[serikat buruh Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[UMP Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=65314</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail akan membentuk tim khusus yang bertugas menelusuri perusahaan-perusahaan di...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/gusnar-ismail-bakal-bentuk-tim-khusus-awasi-perusahaan-nakal-di-gorontalo/">Gusnar Ismail Bakal Bentuk Tim Khusus Awasi Perusahaan Nakal di Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-65315" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250501-WA0031.jpg" alt="" width="1599" height="1066" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250501-WA0031.jpg 1599w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250501-WA0031-300x200.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250501-WA0031-1024x683.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250501-WA0031-768x512.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250501-WA0031-1536x1024.jpg 1536w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250501-WA0031-750x500.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250501-WA0031-1140x760.jpg 1140w" sizes="(max-width: 1599px) 100vw, 1599px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> &#8211; Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail akan membentuk tim khusus yang bertugas menelusuri perusahaan-perusahaan di Gorontalo yang tidak memenuhi hak para buruh. Hal tersebut disampaikannya pada saat menerima massa buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Gorontalo di Halaman Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (1/5/2025).</p>
<p>“Terkait isu daerah, saya akan membentuk tim di bawah koordinasi dinas tenaga kerja dan perwakilan dari unsur serikat buruh atau federasi, agar supaya ketika kita mengecek perusahan mana yang belum memenuhi UMP+nya, kita bisa tahu, dengan Bapak Ibu sekalian sebagai penunjuk jalan,” Ungkap Gusnar saat bertemu dengan para buruh.</p>
<p>Pembentukan tim tersebut berangkat dari isu lokal yang disampaikan oleh massa buruh. Antara lain mempidanakan pengusaha yang tidak membayar UMP, mempidanakan pengusaha yang tidak mengikutsertakan jaminan sosial baik BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan di perusahaan, serta mempidanakan oknum pengusaha yang anti serikat pekerjaan. Gusnar meminta kerjasama dari semua pihak yang terlibat agar tuntutan ini bisa ditindaklanjuti dan kedepan tuntutan yang disampaikan tidak terulang lagi.</p>
<p>“Ini perlu tidak lanjut dan pengawalan, saya minta agar ini dilaksanakan bersama, pemerintah tidak bisa mengambil kebijakan sendiri ketika para buruh dan perusahaan hanya diam,” pinta Gusnar.</p>
<p>Gubernur Gusnar menyampaikan tim yang akan dibentuk juga akan memantau dan mengantisipasi potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan. Hal ini penting karena saat ini situasi ekonomi negara yang lemah dan perang tarif yang mengakibatkan lapangan pekerjaan berkurang.</p>
<p>Disamping itu, koordinator lapangan FSPMI, Andrika Hasan menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Gusnar yang siap bertatap muka dan menanggapi tuntutan para buruh yang dimana hal ini pertama kali dilakukan oleh pemimpin pemerintah provinsi. Pihaknya bersama para buruh siap mengawal apa yang disampaikan dan diharapkan oleh Gubernur.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/gusnar-ismail-bakal-bentuk-tim-khusus-awasi-perusahaan-nakal-di-gorontalo/">Gusnar Ismail Bakal Bentuk Tim Khusus Awasi Perusahaan Nakal di Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/gusnar-ismail-bakal-bentuk-tim-khusus-awasi-perusahaan-nakal-di-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
