<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Viral Telegram Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/viral-telegram/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/viral-telegram/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Apr 2021 23:46:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Viral Telegram Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/viral-telegram/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kapolri Listyo Sigit Cabut Surat Telegram Aturan Peliputan Kekerasan Polisi</title>
		<link>https://prosesnews.id/kapolri-listyo-sigit-cabut-surat-telegram-aturan-peliputan-kekerasan-polisi/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/kapolri-listyo-sigit-cabut-surat-telegram-aturan-peliputan-kekerasan-polisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arfandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Apr 2021 23:46:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Cabut Telegram]]></category>
		<category><![CDATA[Cabut Telegram Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri Telegram]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Telegram]]></category>
		<category><![CDATA[Telegram Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[Viral Telegram]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=26061</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencabut Surat Telegram nomor ST/750/IV/HUM.3.4.5./2021 terkait dengan aturan...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kapolri-listyo-sigit-cabut-surat-telegram-aturan-peliputan-kekerasan-polisi/">Kapolri Listyo Sigit Cabut Surat Telegram Aturan Peliputan Kekerasan Polisi</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_26062" aria-describedby="caption-attachment-26062" style="width: 773px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-26062" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-06-at-21.23.14-300x200.jpeg" alt="" width="773" height="515" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-06-at-21.23.14-300x200.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-06-at-21.23.14-1024x682.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-06-at-21.23.14-768x512.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-06-at-21.23.14-250x167.jpeg 250w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-06-at-21.23.14-750x500.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-06-at-21.23.14-1140x760.jpeg 1140w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/04/WhatsApp-Image-2021-04-06-at-21.23.14.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 773px) 100vw, 773px" /><figcaption id="caption-attachment-26062" class="wp-caption-text">Cabut Telegram Larangan Media, Kapolri: Kami Butuh Masukan Dari Masyarakat</figcaption></figure>
<p><strong>PROSESNEWS.ID &#8211;</strong> Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencabut Surat Telegram nomor ST/750/IV/HUM.3.4.5./2021 terkait dengan aturan pelaksanaan peliputan yang bermuatan kekerasan dan/atau kejahatan dalam program jurnalistik.</p>
<p>Adapun pencabutan dilakukan dengan penerbitan surat telegram baru nomor ST/759/IV/HUM.3.4.5./2021 tertanggal Selasa, 6 April 2021 dan ditandatangani oleh Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono. Adapun isinya sebagai berikut:</p>
<p>&#8220;SEHUB DGN REF DI ATAS KMA DISAMPAIKAN KPD KA BAHWA ST KAPOLRI SEBAGAIMANA RED NOMOR EMPAT DI ATAS DINYATAKAN DICABUT/DIBATALKAN TTK.&#8221;</p>
<p>Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan, Surat Telegram dengan nomor ST/750/IV/HUM.3.4.5./2021 terkait dengan aturan pelaksanaan peliputan yang bermuatan kekerasan dan/atau kejahatan dalam program jurnalistik, hanya untuk internal kepolisian.</p>
<p>&#8220;Itu untuk internal Polri,&#8221; tutur Rusdi saat dikonfirmasi, Selasa (6/4/2021).</p>
<p>Rusdi menegaskan, surat telegram tersebut ditujukan kepada seluruh kepala bagian humas yang ada di kewilayahan. Arahan itu menjadi pedoman dalam keterbukaan penyampaian informasi publik.</p>
<p>&#8220;STR itu ditujukan kepada Kabid Humas, itu petunjuk dan arahan dari Mabes ke wilayah, hanya untuk internal,&#8221; kata Rusdi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Isi Telegram nomor ST/750/IV/HUM.3.4.5./2021</strong></p>
<p>Surat tersebut ditandatangani oleh Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono. Adapun isi dari Surat Telegram nomor ST/750/IV/HUM.3.4.5./2021 tertanggal Senin, 5 April 2021 itu adalah sebagai berikut:</p>
<p>Dalam pelaksanaan peliputan yang bermuatan kekerasan dan/atau kejahatan dalam program jurnalistik, diingatkan kembali kepada para pengemban fungsi humas di kewilayahan agar wajib mengikuti ketentuan sebagai berikut:</p>
<p>1. Media dilarang menyiarkan upaya/tindakan kepolisian yang menampilkan arogansi dan kekerasan, diimbau untuk menayangkan kegiatan kepolisian yang tegas namun humanis.</p>
<p>2. Tidak menyajikan rekaman proses interogasi kepolisian dan penyidikan terhadap tersangka tindak pidana.</p>
<p>3. Tidak menayangkan secara terperinci rekonstruksi yang dilakukan oleh kepolisian.</p>
<p>4. Tidak memberitakan secara terperinci reka ulang kejahatan meskipun bersumber dari pejabat kepolisian yang berwenang dan/atau fakta persidangan.</p>
<p>5. Tidak menayangkan reka ulang pemerkosaan dan/atau kejahatan seksual.</p>
<p>6. Menyamarkan gambar wajah dan identitas korban kejahatan seksual dan keluarganya serta orang yg diduga pelaku kejahatan seksual dan keluarganya.</p>
<p>7. Menyamarkan gambar wajah dan identitas pelaku, korban dan keluarga pelaku kejahatan yang pelaku maupun korbannya yaitu anak di bawah umur.</p>
<p>8. Tidak menayangkan secara eksplisit dan terperinci adegan dan/atau reka ulang bunuh diri serta menyampaikan identitas pelaku.</p>
<p>9. Tidak menayangkan adegan tawuran atau perkelahian secara detail dan berulang-ulang.</p>
<p>10. Dalam upaya penangkapan pelaku kejahatan agar tidak membawa media, tidak boleh disiarkan secara live, dokumentasi dilakukan oleh personel Polri yang berkompeten.</p>
<p>11. Tidak menampilkan gambar secara eksplisit dan terperinci tentang cara membuat dan mengaktifkan bahan peledak.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kapolri-listyo-sigit-cabut-surat-telegram-aturan-peliputan-kekerasan-polisi/">Kapolri Listyo Sigit Cabut Surat Telegram Aturan Peliputan Kekerasan Polisi</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/kapolri-listyo-sigit-cabut-surat-telegram-aturan-peliputan-kekerasan-polisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
