<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Warga Bongopini Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/warga-bongopini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/warga-bongopini/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Sep 2021 11:20:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Warga Bongopini Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/warga-bongopini/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Setelah Ikuti Vaksinasi di Center Point, Warga Bonebol Meninggal Dunia</title>
		<link>https://prosesnews.id/setelah-ikuti-vaksinasi-di-center-point-warga-bonebol-meninggal-dunia/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/setelah-ikuti-vaksinasi-di-center-point-warga-bonebol-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arfandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Sep 2021 04:25:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Google News Initiative]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Bongopini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=34797</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Usai mengikuti vaksinasi, warga Desa Bongopini, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo,...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/setelah-ikuti-vaksinasi-di-center-point-warga-bonebol-meninggal-dunia/">Setelah Ikuti Vaksinasi di Center Point, Warga Bonebol Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/09/meninggal-dunia-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-34798" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/09/meninggal-dunia-1024x683.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/09/meninggal-dunia-300x200.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/09/meninggal-dunia-768x512.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/09/meninggal-dunia-1536x1024.jpg 1536w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/09/meninggal-dunia-750x500.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/09/meninggal-dunia-1140x760.jpg 1140w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/09/meninggal-dunia.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Usai Ikuti Vaksinasi di Center Point, Warga Bonebol Meninggal Dunia</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>PROSESNEWS.ID &#8211;</strong> Usai mengikuti vaksinasi, warga Desa Bongopini, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, meninggal dunia, Sabtu (11/09/2021). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan video yang beredar di media sosial, saat korban dibawa pulang ke rumah, keluarga korban berteriak histeris dengan mengatakan korban meninggal karena di vaksin. Video, yang berdurasikan 23 detik itu kini beredar di media sosial.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Istri korban Fitri Cornelis menjelaskan, korban berinisial RI atau yang sering disapa Rahman (25) itu, sebenarnya akan melakukan perjalanan ke Manado Provinsi Sulawesi Utara, sehingga butuh surat vaksin. Nah, ketika korban melakukan vaksinasi di Lapangan Gor, tetapi ditolak oleh pihak nakes.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi, 09/09/2021 kami berdua merencanakan untuk melakukan vaksin di Center Point, saat sampai kami langsung menuju ke meja pendaftaran sampai ke meja screening,&#8221; jelasnya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fitri mengungkapkan, setelah di screening dokter menyatakan korban korban bisa di vaksin. Tapi, pada pukul 02:00 saat itu tanggal 10/09/2021, tiba-tiba korban merasa kesakitan, bagian kaki dan tangannya tak bisa digerakkan dan merasa sesak nafas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saat itu kami panik, dan akhirnya&nbsp; kami memutuskan untuk langsung dibawa ke Rumah Sakit Toto Kabila,&#8221; ungkapnya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setelah sampai di Rumah Sakit, korban di Swab terlebih dahulu dan langsung ditempatkan di Ruangan, pada pukul 20:30 WITA RI atau Rahman itu dinyatakan telah meninggal,&#8221; tuturnya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kepala Desa Bongopini Ismet Hamzah mengatakan, ia belum berkomunikasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) terkait itu. Tapi, sudah ada Wakil Bupati datang ke rumah korban.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya belum berkomunikasi tentang apa bisa ditanggung jawabkan oleh Pemda, tapi sudah ada dari Wabup datang kesitu juga,&#8221; katanya saat dikonfirmasi via whatsapp.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Tanggapan Dinas Kesehatan </strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Bone Bolango Meyrin Kadir menerangkan perihal kejadian tersebut. Menurutnya, bahwa semua pasien yang datang untuk di vaksin harus melalui screening, dengan melewati 4 meja yang ada.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jadi, ketika ingin melakukan vaksin harus melewati proses yang ada,” kata Meyrin.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Nah untuk pasien yang diduga meninggal karena vaksin ini, kalau saya lihat lembaran screening, sebenarnya memenuhi syarat,&#8221; terangnya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meyrin Kadir menuturkan, dalam hal proses vaksinasi, ada alat atau from sebagai petunjuk yang dapat diisi oleh pasien. Jadi, kalau ditanya kenapa di tempat sebelumnya tolak dan di tempat lain boleh? Nah, itu karena pasien tersebut sudah memenuhi syarat screening saat itu juga.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tenang Kesehatan (Nakes) itu pak, dibekali dengan SOP, jadi In Syaa Allah kami tidak lari dari situ,&#8221; tandasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><code>Reporter : Reza Saad</code></p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/setelah-ikuti-vaksinasi-di-center-point-warga-bonebol-meninggal-dunia/">Setelah Ikuti Vaksinasi di Center Point, Warga Bonebol Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/setelah-ikuti-vaksinasi-di-center-point-warga-bonebol-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sehari Usai Divaksin, Warga Bongopini Meninggal Dunia</title>
		<link>https://prosesnews.id/sehari-usai-divaksin-warga-bongopini-meninggal-dunia/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/sehari-usai-divaksin-warga-bongopini-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Sep 2021 00:41:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Bone Boango]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tilongkabila]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal usai Divaksin]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Bongopini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=34768</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Seorang pria warga Desa Bongopini, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, meninggal...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/sehari-usai-divaksin-warga-bongopini-meninggal-dunia/">Sehari Usai Divaksin, Warga Bongopini Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="700" height="394" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/09/WhatsApp-Image-2021-09-13-at-05.11.20.jpeg" alt="" class="wp-image-34769" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/09/WhatsApp-Image-2021-09-13-at-05.11.20.jpeg 700w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/09/WhatsApp-Image-2021-09-13-at-05.11.20-300x169.jpeg 300w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption>Ilustrasi </figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>PROSESNEWS.ID &#8211;</strong> Seorang pria warga Desa Bongopini, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, meninggal dunia sehari usai melakukan vaksinasi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi yang berhasil dirangkum, pria tersebut berinisial RI, pria yang kerap disapa Rahman Ismail (25) itu, meninggal sehari usai melakukan vaksinasi di Kawasan Center Point, Desa Iloheluma, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Istri Korban Fitri Cornelis menjelaskan, sesaat setelah dari Lapangan Gor dan ditolak untuk divaksin, suaminya memaksakan untuk melakukan vaksinasi di Center Point. Karena, korban sebenarnya akan melakukan perjalanan ke Manado Provinsi Sulawesi Utara, maka diperlukan kartu vaksin dalam perjalanan.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi, pada tanggal 09 September 2021 pukul 09.00 WITA saya bersama suami pergi ke Center Point untuk melakukan vaksinasi, setelah sampai di lokasi kami langsung ke meja pendaftaran,&#8221; kata Fitri. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Lanjut Fitri, setelah sampai di meja Screening suaminya telah mengatakan lebih dulu bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit kekurangan kalium. Usai di Screening, dokter menyatakan korban korban&nbsp; bisa di vaksin.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Nah, pada tanggal 10 September 2021 pukul 02:00 Wita dini hari, bagian kaki dan tangannya korban tiba-tiba tak bisa digerakkan bahkan merasakan sesak nafas, kemudian kami langsung membawa ke Rumah Sakit Toto Kabila,&#8221; terangnya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setelah sampai di rumah sakit, korban di Swab terlebih dahulu dan langsung ditempatkan di Ruangan dua tak lupa juga dengan memasangkan infus dan oksigen. Tapi beberapa jam kemudian, korban RI dinyatakan telah meninggal,&#8221; ungkapnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan kejadian tersebut Jamal Cornelis selaku ayah mertua korban mengatakan, ia meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Bone Bolango serta dokter yang menyuntikkan vaksin kepada korban agar bisa bertanggung jawab.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami keluarga, meminta kepada pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk bertanggung jawab, dan dokternya harap bisa diproses,&#8221; ungkap Jamal.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Camat Tilongkabila Marten Hunawa mengatakan, dirinya tidak mengetahui atau belum mendapat informasi kejadian meninggalnya warga karena di vaksin.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya belum mendapat informasi terkait warga yang meninggal karena di Vaksin, saya tidak tahu,&#8221; ujarnya dengan singkat</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Kepala Desa Bongopini Ismet Hamzah mengaku, ia belum bisa memberikan tanggapan terkait warganya yang meninggal usai vaksinasi. Ia juga mengatakan, dirinya masih ingin istirahat dan langsung mematikan telepon secara tiba-tiba.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya belum bisa memberikan tanggapan, lagipula saya juga saat ini masih mau istirahat dulu,&#8221; tandasnya sembari mematikan telfon.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Bone Bolango Meyrin Kadir menuturkan, awalnya ketika korban hendak melakukan vaksinasi di kecamatan tapa, tetapi saat itu korban ditolak oleh tim kesehatan. Sebab, pasien mengidap penyakit Hipokalemia (kekurangan kalium).&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Penyakit tersebut, dapat menyebabkan sesak nafas, mati rasa dan parahnya lagi akan menyebabkan gangguan jantung pada penderita,&#8221; kata Meyrin dikutip butota.id. </p>



<p class="wp-block-paragraph"><code>Reporter : Reza Saad</code></p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/sehari-usai-divaksin-warga-bongopini-meninggal-dunia/">Sehari Usai Divaksin, Warga Bongopini Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/sehari-usai-divaksin-warga-bongopini-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
