
PROSESNEWS.ID – Gerbang menuju “Kampus Kerakyatan” Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kini terbuka lebar, pasalnya UNG telah menyapkan ribuan kursi untuk calon mahasiswa baru yang ingin menjadi bagian dari civitas akademika Kampus kerakyatan.
Bagi calon mahasiswa yang mengincar kursi di perguruan tinggi negeri melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026, pendaftaran telah resmi dibuka sejak 25 Maret hingga 7 April 2026.
Di tahun ini UNG memberikan kesempatan besar bagi ribuan calon mahasiswa untuk bergabung dalam ekosistem pendidikan yang unggul dan berdaya saing.
Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan UNG, Darman mengungkapkan, UNG telah menyiapkan kuota sebanyak 3.201 kursi khusus untuk jalur SNBT. Jumlah tersebut merupakan kuota perubahan terakhir yang disetujui Kemendiktisaintek, yang jumlahnya tersebar di 64 Program Studi (Prodi) yang mencakup jenjang Sarjana (S1) maupun Diploma (D3).
“Kuota ini bernaung di bawah 11 fakultas dan program vokasi yang ada di UNG. Kami ingin memberikan akses seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik bangsa untuk mengenyam pendidikan berkualitas di sini,” ujar Darman.
Adapun persyaratan mengikuti UTBK-SNBT antara lain memiliki akun SNPMB, berstatus siswa SMA/SMK/MA kelas 12 atau peserta Paket C, serta lulusan SMA/SMK/MA tahun 2024 dan 2025. Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui portal resmi https://portal.snpmb.id/.
“Untuk peserta yang penasaran dengan daya tampung spesifik tiap prodi di UNG, informasi detailnya sudah tersedia di laman tersebut,” terangnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Abdul Hafidz Olii mengingatkan para calon pendaftar bahwa nilai UTBK akan menjadi patokan utama dalam tahap seleksi nanti. Ketajaman analisis dan persiapan matang dalam menghadapi ujian tulis menjadi kunci untuk memperebutkan ribuan kursi yang tersedia.
“Kami berharap kuota yang disediakan UNG ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para peserta. Ini adalah kesempatan untuk mengakomodir impian menempuh pendidikan tinggi di Kampus Kerakyatan UNG,” tutur Prof. Hafidz.
Mengingat batas waktu pendaftaran yang berakhir pada 7 April 2026, Prof. Hafidz mengimbau kepada para calon mahasiswa untuk segera menyelesaikan proses pendaftaran dan tidak menunggu hingga hari terakhir guna menghindari kendala teknis pada sistem.














