
PROSESNEWS.ID – Wali Kota Gorontalo Marten Taha telah menyiapkan anggaran sekitar 6 miliar bagi warga yang terdampak program Santorini, atau yang dikenal dengan Kawasan Talumolo Indah dan Rindang.
“Kami sudah mempersiapkan anggaran bagi warga yang terdampak program Santorini, sekitar 6 miliar melalui APBD,” ungkap Marten saat melakukan rapat bersama Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Dirjen Cipta Karya, Senin (13/06/2022).
Pasalnya, dijelaskan Marten, yang sering menjadi persoalan adalah penanganan bagi warga. Ketika ada pembangunan, warga harus dikemanakan, bahkan tak jarang ada juga warga yang tidak mau dipindahkan.
“Tetapi, Alhamdulillah dengan pendekatan sosial kultural yang kami lakukan, akhirnya warga bisa menerima program ini.
Menurut Marten, penanganan seperti itu bukan hanya memperbaiki fisik infrastruktur, tetapi dapat mempengaruhi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat setempat. Sehingga, perhatian terus tercurahkan terhadap penanganan pada warga.
“Kami juga sudah beberapa turun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat, dan masyarakat siap dilakukan pembangunan kawasan tanpa kumuh di Kota Gorontalo,” ujarnya.
Dikatakan Marten, dirinya sudah merencanakan, ketika pembangunan berlangsung warga yang terdampak sebagian akan direlokasikan ke rusunawa. Serta sebagiannya akan disewakan rumah.
“Warga nantinya ada yang akan direlokasi ke rusunawa ada juga disewakan rumah selama 6 bulan lamanya, mereka akan dikembalikan dikawasan itu ketika pembangunan rumah sudah selesai,” pungkasnya.
Reporter : Reza Saad














