
PROSESNEWS.ID – Kolaborasi masyarakat dan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam melakukan inovasi pembelajaran disajikan dalam webinar nasional yang dilaksanakan oleh Ikatan Alumni S3 Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jkaarta (Ika S3 MP UNJ), Sabtu (29/8/2020).
Paparan programkolaboratif ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora), Yosef P Koton saat menjadi pembicara webinar tata kelola pendidikan yang berdaya saing.
Yosef Koton yang mewakili Gubernur Gorontalo memaparkan sejumlah program pendidikan yang diterpakan di Gorontalo.
Yosef koton mengatakan Dinas Dikbudpora merupakan perpanjangan tangan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam penanganan pendidikan terus berinovasi untuk mewujudkan pembelajaran yang efektif dan efisien saat siswa diwajibkan harus belajar dari rumah akibat pandemi Covid-19.
“Kami melibatkan masyarakat dan para orang tua untuk mengawasi para siswa melakukan pembelajaran dari rumah melalui pembelajaran daring atau tugas belajar,” kata Yosef Koton.
Ia menyampaikan pendidikan menengah yang berdaya saing di Gorontalo dijabarkan melalui 3 program terobosan, Pootuude untuk SMK, Poobuade untuk SMA dan Tota Tumula untuk SLB.
“Ketiga program ini menjadi arah kebijakan pendidikan di Provinsi Gorontalo,” tutur Yosef Koton.
Selain Yosef Koton, narasumber webinar ini juga menghadirkan Gubernur Jawa Timur Khofifar Indah Parwansa, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.
Pada penyampaian materi Yosef Koton menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang masih menghadiri kegiatan lain. (Ads)














