
PROSESNEWS.ID – Dinas Pangan Provinsi Gorontalo terus mengoptimalkan program pemanfataan pekarangan pangan lestari di masyarakat maupun Aparat Sipil Negara (ASN).
Setelah penilaian Lomba) pemanfataan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) bagi pelopor pejabat eselon II dan staf ASN, Dinas Pangan dengan tim juri akan turun ke lapangan dalam rangka tahap penilaian lomba P2L tingkat kelompok wanita tani, karang taruna dan remaja masjid di tiap kabupaten/kota, Jumat (28/8/2020).
Kepala Dinas Pangan, Sutrisno mengatakan kegiatan ini mendukung program pemerintah untuk menangani daerah prioritas intervensi stunting dan penanganan prioritas daerah rentan rawan pangan atau pemantapan daerah tahan pangan.
“Melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan, baik lahan tidur maupun lahan kosong yang tidak produktif yang ada di masyarakat untuk dikelola semaksimal mungkin untuk penuhi kebutuhan pangan keluarga,” kata Sutrisno.
Sementara itu Kepala Bidang Konsumsi Dan Keamanan Pangan Helly Mangundap menjelaskan lomba P2L ini meningkatkan ketersediaan, aksebilitas dan pemanfataan pangan untuk rumah tangga sesuai dengan kebutuhan pangan yang Beragam Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) dan meningkatakan pendapatan rumah tangga melalui pangan berorientasi pasar guna mendukung program pengendalian inflasi daerah.
Tahap penilaian lomba ini akan dimulai 1 September 2020 dengan tim juri dari Dinas Pangan, Bank Indonesia, Tim Advisory Pengembangan Ekonomi, tim analis fungsi pelaksanaan pengembangan UMKM Fakultas Pertanian UNG dan tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo. (Ads)














