Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Kampus Merdeka, Upaya Kuatkan Kualitas Dosen

Majid Rahman by Majid Rahman
23 Mei 2021 11:08
in Nasional
Ilustrasi. Pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) unggul untuk mencapai Indonesia Maju. Scholarsofficial

Untuk menguatkan semangat Kampus Merdeka di kalangan dosen, Kemendikbudristek meluncurkan beberapa program.

Pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) unggul untuk mencapai Indonesia Maju telah mendorong program Merdeka Belajar dari tingkat pendidikan dasar-menengah hingga Kampus Merdeka.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kini didorong mewujudkan SDM perguruan tinggi yang mumpuni melalui pelbagai program inovatif Kampus Merdeka. Pendidikan tinggi merupakan salah satu lembaga kunci dalam peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Melansir data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek sampai 2020, total jumlah dosen mencapai 296.040. Meliputi laki-laki sebanyak 166.979 dan perempuan sebanyak 129.062. Yang berpendidikan S1 ada 15,38%, S2 sebanyak 70,12% dan S3 ada 14,5%.

Sebanyak 255.301 sebagai dosen tetap di PTN/PTS, dosen PNS DPK 8.730, dan dosen tidak tetap 32.169. Kampus masih banyak membutuhkan dosen bergelar doktor maupun profesor. Adapun dari total jumlah mahasiswa di Indonesia sudah mencapai 8.325.013.

Persyaratan tersebut tentu bisa diraih jika ada sejumlah riset dan penelitian memadai yang ditempuh para pengajar maupun periset di kampus. Tapi kenyataannya berbeda. Di era Kemenristekdikti pada 2019 ditargetkan 150 jurnal nasional terindeks jurnal bereputasi internasional seperti Scopus dan Web of Science per tahun. Target tersebut sebagai salah satu upaya untuk membawa Indonesia sebagai bagian dari negara maju di bidang ilmu pengetahuan dan riset.

Kemenristek/BRIN (sekarang Kemendikbudristek) mengeluarkan hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I-2020. Hasilnya sebanyak tujuh jurnal terakreditasi Science and Technology Index (Sinta) 1 yang memungkinkan untuk terindeks Scopus, penelusuran melalui Scimagojr ternyata tidak semua jurnal Sinta 1 telah terindeks Scopus. Sebanyak 38 jurnal asal Indonesia dikategorikan sebagai jurnal internasional bereputasi, di antaranya 1 Q1, 12 Q2, sisanya Q3, dan Q4.

Pejabat Kemenristek/BRIN menuturkan, jika negara dengan kultur riset yang kuat dan berkualitas biasanya memiliki paling sedikit 300 jurnal terindeks jurnal internasional. Menurutnya, kualitas dan kuantitas jurnal ilmiah di sebuah negara sangat berkorelasi dengan kualitas sumber daya manusia di perguruan tinggi.

Oleh karena itu, untuk mendorong transformasi perguruan tinggi sekaligus menguatkan semangat Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di kalangan dosen, Kemendikbudristek telah meluncurkan beberapa program dengan pendanaan pemerintah maupun dana mandiri. Program-program tersebut diselenggarakan untuk mengakselerasi SDM dosen. Di antaranya, Program Beasiswa Gelar dan Nongelar bagi SDM pendidikan tinggi akademik dan vokasi.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nizam mengatakan, program tersebut di antaranya World Class Professor (WCP), yaitu program yang mengundang profesor kelas dunia dari berbagai perguruan tinggi ternama dalam negeri/luar negeri sebagai profesor kunjungan untuk ditempatkan di berbagai PT di Indonesia.

Kemudian, ada program magang bagi dosen muda ke perusahaan ataupun industri dan program magang bagi tenaga kependidikan di kampus yang lebih tinggi kualitasnya untuk bisa lebih mengadopsi tata kelola yang lebih baik.

Di samping itu, ada juga program kemitraan dosen Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dengan guru. Program ini bisa menjadi solusi atas masalah di kelas sehingga bisa terjembatani sekaligus memperkuat guru di lapangan.

Selanjutnya, ada program detasering, yaitu program berbagi dari dosen-dosen perguruan tinggi unggul yang saling berbagi antarperguruan tinggi.

Untuk program WCP ada sekitar 70 orang pesertanya, program kemitraan dosen dan guru dengan sasaran dosen LPTK sekitar 45 orang, program detasering kira-kira untuk 70 orang, bridging course sekitar 25 orang, program beasiswa S2/S3 bagi dosen dan calon dosen sekitar 1.000 lebih beasiswa S3 di dalam maupun luar negeri, dan sertifikasi kompetensi untuk kualifikasi kompetensi internasional dalam bidang tertentu ada sekitar 160 orang.

Kemudian, program magang dosen di industri ataupun lembaga riset di dalam maupun luar negeri, terdapat sekitar 370-an orang. “Ada pula Scheme for Academic Mobility and Exchange (SAME) untuk menggairahkan kembali (recharging) pengembangan SDM sekitar 20 orang, post doctoral sekitar 20 orang, dan erasmus mobility sekitar 60 orang,” tutur Dirjen Dikti Nizam, dalam acara bertajuk “Sosialisasi Program Beasiswa Gelar dan Nongelar bagi SDM Pendidikan Tinggi Akademik dan Vokasi” secara daring, Selasa (11/5/2021).

Kemendikbudristek mengajak para dosen maupun calon dosen agar segera mendaftarkan diri dalam program-program pendidikan tinggi dari Kemendikbudristek. Untuk program magang dapat mengunjungi laman kompetensi.sumberdaya.kemdikbud.go.id/ dan untuk program microcredential dapat mengunjungi laman kampusmerdeka.kemdikbud.go.id. Kemudian untuk beasiswa S2/S3 bisa ke laman beasiswa.kemdikbud.go.id/.

Ditjen Vokasi Kemendikbudristek juga memiliki program beasiswa. Beasiswa tersebut, antara lain, untuk pendidikan S1/D4 bagi calon guru SMK. Selanjutnya ada beasiswa pendidikan untuk dosen dan calon dosen perguruan tinggi penyelenggara pendidikan vokasi (PTPPV), program bridging course vokasi, program kampus merdeka vokasi, program magang dosen dan tendik PTPPV, program sertifikasi dosen dan tendik PTPPV, program riset keilmuan terapan, program praktik kerja lapangan bersertifikat bagi siswa SMK (dalam dan luar negeri), dan program project based learning atau magang bersertifikat guru SMK (dalam dan luar negeri).

Penulis: Kristantyo Wisnubroto
Redaktur: Ratna Nuraini/Elvira Inda Sari
Tags: KemendikbudristekNasionalPendidikanProgram Pendidikan NasionalSektor Pendidikan
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkait

Foto: KPK

KPK Tangkap Tangan 8 Tersangka Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, Rp106 Miliar Disita

by Editor
16 Sep 2026
0

Foto: KPK PROSESNEWS.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan delapan orang dalam kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan...

Milan Amrullah Buka Posko Pendaftaran Beasiswa dan Salurkan 100 Seragam Sekolah hingga di Mongiilo

by Editor
25 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Dalam upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, Posko Pendaftaran Beasiswa Milan Amrullah resmi dibuka melalui kolaborasi Yayasan Pendidikan...

Jagal Inovasi Pendidikan Kota Gorontalo, Pemprov Didesak Hentikan Manuver Politik

by Editor
26 Jul 2026
0

PROSESNEWS.ID - Niat Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui pembentukan Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) pada...

Kampus Merdeka Fair 2023, Ajang Inspirasi Mahasiswa Menuju Dunia Industri

by Editor
12 Okt 2023
0

PROSESNEWS.ID, Gorontalo — Empat tahun pelaksanaan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, terus...

Kesenjangan Sosial Tidak Teratasi dengan Pendidikan Semata

by Editor
7 Okt 2023
0

PROSESNEWS.ID — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo, Irwan Hunawa, telah menyebutk kesenjangan sosial yang dialami oleh generasi...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Konferensi Pers di Buido Cofee, Kamis (17/9/2026).
Hukum

Direktur RS Ainun Habibie Digerebek Bersama Istri Orang, Obat Flu Jadi Alasan?

by Editor
17 Sep 2026
0

  Konferensi Pers di Buido Cofee, Kamis (17/9/2026). PROSESNEWS.ID - Direktur RS Ainun Habibie, Fitryanto Rajak, digerebek aparat kepolisian dengan...

Foto: Kemenpora

Indonesia Kantongi 4 Medali dari Tiga Cabor di Asian Games Jepang

20 Sep 2026

Musprov KADIN Gorontalo Memanas, Dua Pengusaha Berebut Mandat Kepemimpinan

19 Sep 2026

Dua Pria Asal Buol Diamankan Terkait Dugaan Kekerasan Seksual di Gorontalo

19 Sep 2026
Foto: DPRD Provinsi Gorontalo

Komisi II Deprov Lirik Sistem Invoice Cikini untuk Benahi Retribusi Pasar di Gorontalo

19 Sep 2026

Manado Running Club Siap Ramaikan Gorontalo Half Marathon 2026, 80 Runner Dipastikan Ikut

20 Sep 2026

TERBARU

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, saat kunjungan kerja di Kecamatan Gentuma, Kabupaten Gorontalo Utara, Minggu (20/09/2026).

Ridwan Monoarfa Cek Dampak Bantuan IKM, Usaha Masyarakat Diharapkan Makin Produktif

20 Sep 2026

Manado Running Club Siap Ramaikan Gorontalo Half Marathon 2026, 80 Runner Dipastikan Ikut

20 Sep 2026
Foto: Kemenpora

Indonesia Kantongi 4 Medali dari Tiga Cabor di Asian Games Jepang

20 Sep 2026
Foto: DPRD Provinsi Gorontalo

Komisi II Deprov Lirik Sistem Invoice Cikini untuk Benahi Retribusi Pasar di Gorontalo

19 Sep 2026

Rektor UNG Titip Pesan, Lulusan Harus Hadapi Tantangan Zaman

19 Sep 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.