Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Mahasiswa UMGo Mengeluh Dipersulit Ujian Skripsi, Begini Tanggapan Pihak Kampus

Editor by Editor
6 Jan 2026 20:50
in Peristiwa

PROSESNEWS.ID – Sejumlah mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo) menyampaikan keluhan terkait pelaksanaan ujian skripsi. Mereka mengaku tidak dapat mengikuti ujian akhir karena adanya syarat tambahan yang dinilai memberatkan dan menimbulkan tekanan bagi mahasiswa.

Keluhan tersebut mencuat setelah mahasiswa menyebut bahwa keikutsertaan dalam ujian skripsi dikaitkan dengan komitmen untuk melanjutkan pendidikan ke program profesi Ners. Selain itu, mahasiswa juga diminta membayar biaya awal sebesar 50 persen atau sekitar Rp1,5 juta.

“Itu dijadikan syarat untuk ujian skripsi,” ujar salah satu mahasiswa yang enggan disebutkan namanya.

Mahasiswa menilai kebijakan tersebut menempatkan mereka pada posisi sulit, karena syarat yang ditetapkan dianggap sebagai keharusan agar dapat mengikuti ujian skripsi, bukan sekadar pilihan akademik.

Menanggapi hal itu, Wakil Rektor II UMGo, Salahuddin Pakaya, membantah adanya unsur paksaan dalam kebijakan tersebut.

Ia menegaskan, mekanisme yang diterapkan bersifat opsional dan justru dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi mahasiswa setelah menyelesaikan studi sarjana.

“Sebenarnya itu pilihan dan mempermudah mereka. Setelah wisuda, mereka langsung menjadi mahasiswa profesi Ners,” jelas Salahuddin.

Lebih lanjut, ia menerangkan, pada rentang waktu 1 hingga 24 Januari telah diberlakukan pembayaran SPP untuk sementara semester genap. Kondisi tersebut berdampak pada mahasiswa yang belum melanjutkan ke tahap profesi.

“Jadi ketika mereka melanjutkan studi Ners, tidak perlu lagi membayar SPP, yang jelas lebih mahal harus dibayar. Sehingga dari pada mereka harus bayar lagi SPP, maka kemudahan mereka yaitu mendaftar sebagai mahasiswa ners dan hanya membayar separuh untuk diawal” pungkasnya.

Pihak kampus berharap penjelasan ini dapat meluruskan kesalahpahaman yang berkembang serta memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait kebijakan akademik yang diterapkan.

Tags: biaya pendidikankebijakan kampusmahasiswa keperawatanmahasiswa skripsipendidikan tinggi gorontalopolemik kampusprofesi nersujian skripsiUMGOUniversitas Muhammadiyah Gorontalo
ShareTweetSendSharePin1

Berita Terkait

Wagub Idah Dorong Muhammadiyah Terus Berkontribusi bagi Gorontalo

by Editor
10 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID - Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad...

Sinergi Dispora dan UMGO Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Fun Run

by Editor
15 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat melalui kegiatan...

Wabup Gorontalo Soroti Peran UMGO Fun Run dalam Isu Ekologi

by Editor
25 Jan 2026
0

PROSESNEWS.ID – Wakil Bupati Gorontalo, Tonny Junus, mengapresiasi pelaksanaan Fun Run 5K yang digelar oleh Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) bekerja...

Momen Haru Stevany Ruung, Mahasiswi Non-Muslim Temukan Ketenangan di Kampus Muhammadiyah

by Editor
23 Des 2025
0

PROSESNEWS.ID – Suasana haru mewarnai Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-XXII Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) yang digelar Selasa (23/12/2025). Di antara...

Dosen Muda UNG Diminta Tampilkan Kinerja Kreatif, Inovatif, dan Berdampak

by Editor
2 Des 2025
0

PROSESNEWS.ID - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mencatat pertumbuhan signifikan dalam enam tahun terakhir melalui penambahan ratusan dosen baru yang memperkuat...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Konferensi Pers di Buido Cofee, Kamis (17/9/2026).
Hukum

Direktur RS Ainun Habibie Digerebek Bersama Istri Orang, Obat Flu Jadi Alasan?

by Editor
17 Sep 2026
0

  Konferensi Pers di Buido Cofee, Kamis (17/9/2026). PROSESNEWS.ID - Direktur RS Ainun Habibie, Fitryanto Rajak, digerebek aparat kepolisian dengan...

Melampaui Drama Birokrasi: Menggalang Persatuan dan Gagasan Baru untuk Kadin Gorontalo

17 Sep 2026
MD KAHMI Bone Bolango rayakan Milad ke-60 KAHMI, di Sekretariat MD KAHMI Bone Bolango, Jumat (18/9/2026).

Peringati Milad ke-60 KAHMI, MD KAHMI Bone Bolango Tegaskan Alumni Terus Berkontribusi

18 Sep 2026

Polres Gorontalo Tegaskan Kasus Pengeroyokan di Bontula Tetap Berjalan

17 Sep 2026

Polsek Tolangohula Akui Menerima Uang pada Kasus Pengeroyokan

16 Sep 2026

Dijanjikan Jalan-jalan ke Menara Limboto, Anak di Bawah Umur Jadi Korban Persetubuhan

16 Sep 2026

TERBARU

MD KAHMI Bone Bolango rayakan Milad ke-60 KAHMI, di Sekretariat MD KAHMI Bone Bolango, Jumat (18/9/2026).

Peringati Milad ke-60 KAHMI, MD KAHMI Bone Bolango Tegaskan Alumni Terus Berkontribusi

18 Sep 2026
Konferensi Pers di Buido Cofee, Kamis (17/9/2026).

Direktur RS Ainun Habibie Digerebek Bersama Istri Orang, Obat Flu Jadi Alasan?

17 Sep 2026

UNG Salurkan KIP Kuliah 2026 untuk 1.613 Mahasiswa Baru

17 Sep 2026

Pemkab Gorontalo Siapkan Satu Data Berbasis AI, POS-ST Jadi Gagasan Integrasi Data

17 Sep 2026

Polres Gorontalo Tegaskan Kasus Pengeroyokan di Bontula Tetap Berjalan

17 Sep 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.