PROSESNEWS.ID — Upaya memperkuat kesehatan ibu dan bayi terus dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Salah satunya melalui Pelatihan dan Penguatan Kapasitas Kader yang digelar di Aula Kantor Desa Isimu Utara, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Senin (10/8/2026).
Mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi Kader dalam Pendampingan Ibu Hamil melalui Kalender ANC dan Website Monitoring”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan kader dalam melakukan pendampingan terhadap ibu hamil sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam pemantauan kesehatan.
Pelatihan diikuti kader kesehatan dan sejumlah unsur masyarakat. Kegiatan turut dihadiri Kepala Desa Isimu Utara Wawan Pipii bersama jajaran pemerintah desa, Karang Taruna, serta pendamping sosial.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut dinilai penting dalam membangun pola pendampingan kesehatan ibu yang tidak hanya bertumpu pada tenaga kesehatan, tetapi juga melibatkan masyarakat di tingkat desa.
Kepala Desa Isimu Utara, Wawan Pipii, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang digagas mahasiswa KKN-PK UNG tersebut. Menurutnya, pelatihan dapat menjadi bekal bagi kader dalam menjalankan tugas pendampingan ibu hamil di wilayahnya.
“Diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara optimal sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Koordinator Desa KKN-PK UNG Desa Isimu Utara, Moh. Saputra Ali, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas kader dalam melakukan pendampingan ibu hamil.
“Melalui pelatihan ini, mendorong kader dapat lebih memahami perannya dalam mendampingi ibu hamil dan mampu memanfaatkan Kalender ANC serta website monitoring sebagai media pendukung pemantauan kehamilan,” ujarnya.
Dalam pelatihan, kader terlebih dahulu diberikan materi mengenai peran dan fungsi mereka dalam mendampingi ibu hamil. Materi tersebut mencakup pentingnya pemantauan kondisi ibu, pengingat jadwal pemeriksaan kehamilan, hingga pemberian dukungan dan informasi kepada ibu hamil maupun keluarganya.
Selanjutnya, mahasiswa memperkenalkan Kalender ANC sebagai media sederhana untuk membantu kader mencatat sekaligus memantau jadwal pemeriksaan antenatal care (ANC). Para kader diberikan pemahaman mengenai tata cara pencatatan jadwal pemeriksaan serta pemantauan kunjungan ibu hamil.
Penguatan tersebut kemudian dilengkapi dengan pemanfaatan teknologi. Mahasiswa KKN-PK UNG memperkenalkan website monitoring yang dikembangkan sebagai media pendukung pemantauan ibu hamil di Desa Isimu Utara.
Melalui platform tersebut, kader dikenalkan pada sistem pemantauan data dan informasi ibu hamil. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat membantu kader mengelola informasi secara lebih terstruktur sehingga proses pendampingan dapat dilakukan secara lebih terarah.
Bagi mahasiswa KKN-PK UNG, penguatan kapasitas kader menjadi langkah penting karena kader merupakan salah satu unsur masyarakat yang berada paling dekat dengan warga, termasuk ibu hamil. Dengan pengetahuan yang memadai serta dukungan sistem pemantauan, kader diharapkan mampu membantu memastikan ibu hamil mendapatkan perhatian dan pendampingan yang dibutuhkan.
Pemanfaatan Kalender ANC dan website monitoring sekaligus menjadi contoh bagaimana teknologi sederhana dapat dipadukan dengan peran aktif masyarakat untuk memperkuat layanan kesehatan berbasis komunitas.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PK UNG berharap kapasitas kader di Desa Isimu Utara semakin kuat sehingga pendampingan ibu hamil dapat dilakukan secara berkelanjutan, terarah, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesehatan ibu dan bayi.















