
PROSESNEWS.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Desa Duwanga terus berupaya memperkuat ketahanan generasi muda melalui edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Dungaliyo, Senin (31/8/2026). Kegiatan ini menyasar para siswa sebagai bagian dari langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ipda Irvan Riadi Wuata, S.H selaku Kapolsek Bongomeme. Dalam sambutannya, Kapolsek mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN-T II UNG yang telah melaksanakan kegiatan edukasi bagi para remaja.
Menurutnya, kegiatan penyuluhan seperti ini menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, terutama di tengah kondisi lingkungan pergaulan remaja yang terus menghadapi berbagai tantangan.
“Pencegahan sejak dini menjadi hal yang sangat penting, terutama bagi para remaja. Edukasi seperti ini dapat memberikan pemahaman kepada siswa agar mampu mengenali bahaya narkoba dan menghindari lingkungan maupun pergaulan yang dapat membawa mereka pada penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Dungaliyo, Yusni Abdulmutalib Yusuf, S.Pd., turut mengapresiasi dipilihnya sekolah tersebut sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan peran sekolah dalam memberikan pembinaan dan pendampingan kepada siswa.
Menurutnya, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab siswa, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh unsur sekolah, termasuk para guru dalam memberikan edukasi, pembimbingan, dan pengawasan terhadap peserta didik.
Dalam pelaksanaan penyuluhan, mahasiswa KKN-T II Desa Duwanga juga menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gorontalo, Nulian Jassin, S.Pd., M.M. Kehadiran narasumber dari BNN menjadi bagian dari implementasi kolaborasi dalam memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para siswa mengenai bahaya narkoba, dampak penyalahgunaannya, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegahnya.
Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antara mahasiswa KKN-T II UNG dengan BNN Kabupaten Gorontalo dalam mendukung upaya peningkatan pemahaman dan kesadaran generasi muda terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Mita Alvionita, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan tersebut merupakan salah satu rangkaian program kerja mahasiswa KKN-T II UNG di Desa Duwanga.
“Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi, kolaborasi, serta pemecahan masalah yang dihadapi masyarakat,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-T II UNG Desa Duwanga berharap edukasi yang diberikan dapat meningkatkan kesadaran para remaja untuk menjauhi narkoba sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah dan masyarakat yang lebih sehat, aman, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.








