
PROSESNEWS.ID – Demi terlaksananya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Gorontalo. Gubernur Gorontalo Rusli minta seluruh pihak baik pemerintah dan masyarakat, benar-benar memaksimalkan pelaksanaannya.
Kata Rusli, dalam pidatonya Senin (04/05/2020), menyatakan PSBB bukanlah hal baru, karena sebelumnya masyarakat Gorontalo telah melaksanakannya meski dalam skala kecil.
“Sebab selama lebih dari sebulan inipun kita sudah menjalani sebagian dari pembatasan-pembatasan sosial. Kita hanya akan meningkatkan skala dan waktu pembatasan agar pemberlakuan PSBB ini benar-benar efektif menghentikan penyebaran virus corona di tengah-tengah kita,” terang Rusli.
Untuk itu, ia meminta juga masyarakat lebih meningkatkan kesadaran diri dalam pembatasan sosial. Hal itu juga telah diatur dalam Peraturan Gubernur Gorontalo nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan PSBB di Gorontalo.
“Untuk itu, selama 14 hari kedepan, saya mengajak kepada kita semua. Mulai dari hari ini untuk lebih banyak berada di rumah, bekerja dari rumah, beribadah bersama keluarga di rumah, mendampingi anak belajar di rumah serta menghindari interaksi sosial lainnya,” imbaunya.
Imbuhnya, direncanakan pada Kamis 07 Mei 2020 peraturan ini mulai diberlakukan.
“Lakukan monitoring secara rutin ke seluruh sampai ke tingkat desa, kelurahan, dusun, RT/RW. Kepala desa atau lurah harus bersama-sama unsur tokoh masyarakat, tokoh agama serta TNI Polri untuk memastikan masyarakat mematuhi semua ketentuan sekaligus mengecek kondisi warga,” pintanya.
Selain mengajak semua pihak benar-benar memaksimalkan penerapan PSBB ini, Gubernur Rusli juga meminta pemerintah di daerah memastikan bahan pangan yang telah disiapkan tersalur kepada masyarakat yang terdampak pandemi virus corona. (Ads)













