
PROSESNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam menyukseskan edukasi gizi bagi peserta didik.
Hal ini mengemuka dalam Pekan Edukasi Gizi Serentak Tingkat Provinsi Gorontalo yang dicanangkan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie di SMA Negeri 1 Kota Gorontalo, Selasa (27/1/2026).
Wakil Gubernur menegaskan bahwa edukasi gizi tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus berjalan seiring dengan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar memberikan dampak nyata terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak.
“Edukasi gizi ini harus berjalan seiring dengan Program Makan Bergizi Gratis. Keberhasilannya membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, sekolah, serta seluruh pemangku kepentingan,” tambah Ketua Satgas MBG itu.
Dalam pelaksanaan kegiatan, para siswa juga diwajibkan mengonsumsi tablet tambah darah sebagai langkah pencegahan anemia.
Wakil Gubernur bersama Kepala Dinas Kesehatan dan jajaran turut meninjau langsung proses edukasi di kelas, di mana orang tua murid terlibat aktif memberikan materi dan berdiskusi bersama siswa.
“Keterlibatan orang tua sangat penting agar pemahaman tentang gizi tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga,” tandasnya.
Pelibatan orang tua dalam edukasi gizi ini diharapkan mampu memperkuat kesinambungan pola hidup sehat anak, sehingga intervensi pemerintah di sekolah selaras dengan praktik keseharian di rumah.













