
PROSESNEWS.ID – Provinsi Gorontalo kembali mencatatkan capaian dalam pengembangan pariwisata ramah Muslim di Indonesia. Pada 2026, Gorontalo masuk dalam 12 besar dari 38 provinsi berdasarkan hasil kajian Indonesia Muslim Travel Index (IMTI), dengan peningkatan nilai sebesar 4,8 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Hasil kajian tersebut diumumkan pada Jumat (16/10/2026) di Jakarta, dalam rangkaian kegiatan Indonesia Muslim Friendly Tourism Summit (IMFTS), yang merupakan bagian dari Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.
Dalam kesempatan tersebut, diumumkan 15 provinsi terbaik yang masuk dalam kajian IMTI 2026.
Peningkatan nilai yang diraih Gorontalo menjadi indikator positif bagi upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata yang ramah terhadap kebutuhan wisatawan Muslim.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta fasilitas pariwisata yang memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim.
“Alhamdulillah, tahun ini Gorontalo kembali masuk dalam jajaran provinsi dengan indeks pariwisata ramah Muslim terbaik di Indonesia, dengan menempati peringkat ke-12 dari 38 provinsi. Nilai kita juga bertambah 4,8 poin dibandingkan tahun lalu. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pariwisata Gorontalo,” ujar Sultan.
Ia menjelaskan, pengembangan pariwisata ramah Muslim tidak hanya berfokus pada ketersediaan fasilitas pendukung, tetapi juga mencakup peningkatan aksesibilitas, kualitas pelayanan, kenyamanan lingkungan destinasi, serta dukungan terhadap kebutuhan wisatawan selama berkunjung.
Menurutnya, pencapaian tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, pengelola destinasi, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat untuk membangun ekosistem pariwisata yang semakin berkualitas dan berdaya saing.
Capaian ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dalam mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Upaya tersebut turut dilakukan melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengembangan ekonomi kreatif.
“Kami berharap tambahan nilai ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan standar destinasi dan pelayanan. Dengan kerja sama semua pihak, pariwisata Gorontalo diharapkan semakin dikenal, mampu menarik lebih banyak wisatawan, serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” tutupnya.







