
PROSESNEWS.ID – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memanggil sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur, Rabu (7/1/2026).
Pimpinan OPD secara bergantian dipanggil masuk satu per satu ke dalam ruangan pertemuan. Panggilan tertutup pada malam hari itu berjalan selama kurang lebih tiga jam.
Saat keluar dari ruang pertemuan, salah satu pimpinan OPD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ir. H. Rusli W. Nusi, M.T, M.M, mengatakan, kehadirannya untuk memenuhi panggilan langsung dari Gubernur Gorontalo.
“Pak Gub ingin memastikan komitmen kami untuk bersama-sama melaksanakan program yang telah dicanangkan. Kalau 2025 kita baru pada tahap adaptasi, 2026 ini kita berlari fokus bangun daerah,” katanya.

Saat ditanya mengenai wacana perombakan OPD, Rusli mengungkapkan, sepenuhnya menjadi kewenangan pimpinan dan tim penilai kinerja.
“Terkait kinerja, saya menyerahkan semua kepada pimpinan dan tim penilai kinerja. Intinya, arahan dari Pak Gub adalah kedepan lebih semangat lagi dan komitmen bekerja, serta loyalitas,” ungkapnya.
Pemanggilan para pimpinan OPD itu sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan kinerja perangkat daerah menjelang pelaksanaan program strategis pada tahun 2026.
Seperti diketahui, staf ahli Gubernur bidang pemerintahan, hukum, dan politik juga ikut dipanggil, dan pimpinan OPD diantaranya:
1. Kadis Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan
2. Kadis Perikanan dan Kelautan
3. Kadis Perhubungan
4. Kadis Inspektorat
5. Sekretaris DPRD Provinsi
6. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan
7. Kadis Pariwisata
8. Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
9. Kadis Komunikasi, Informatika, dan Statistik
10. Kadis Kearsipan dan Perpustakaan
11. Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
12. Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan
13. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah
14. Kadis Pemuda dan Olahraga













