Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Helmi Minta Pembangunan Kampung Nelayan di Paguyaman Pantai Tak Abaikan Kepentingan Warga

Editor by Editor
15 Agu 2026 19:36
in Daerah
Helmi Rasid saat meninjau proyek pembangunan kampung nelayan di Paguyaman Pantai, Sabtu (15/8/2026).

PROSESNEWS.ID – Pembangunan Kampung Nelayan di Kecamatan Paguyaman Pantai mendapat sorotan dalam agenda reses Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Boalemo, Helmi Rasid, S.Pd.

Aleg Fraksi Partai Demokrat itu mengunjungi tiga desa yang menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan, yakni Desa Limbatihu, Desa Bubaa dan Desa Olibu, Sabtu (15/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia menerima sejumlah aspirasi masyarakat. Di Desa Limbatihu dan Desa Bubaa, warga menyoroti keterlibatan tenaga kerja lokal dalam pelaksanaan proyek.

Warga mengeluhkan pihak ketiga dinilai belum melibatkan tenaga kerja, khususnya tukang yang berasal dari desa setempat.

Ketua Umum BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Boalemo itu menegaskan, program pembangunan nasional yang masuk ke desa harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

“Jangan hanya pembangunannya yang masuk ke desa, tetapi masyarakat lokal tidak mendapatkan manfaat ekonomi. Tenaga kerja dan usaha masyarakat setempat harus ikut diberdayakan,” tegasnya.

Sementara di Desa Olibu, warga menyampaikan kekhawatiran terkait akses kendaraan pengangkut material.

Kendaraan berukuran besar yang membawa material pembangunan dikhawatirkan melintasi jalan sempit di depan rumah warga. Kondisi itu dinilai berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan memicu persoalan sosial.

Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Aleg muda Dapil 3 Paguyaman-Paguyaman Pantai itu menghadirkan Camat Paguyaman Pantai Radius Pandju, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta aparat desa untuk bermusyawarah bersama masyarakat.

Dalam pertemuan itu disepakati Camat Paguyaman Pantai akan menggelar rapat koordinasi bersama kepala desa yang wilayahnya menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan.

Rapat tersebut juga akan melibatkan seluruh pihak terkait, termasuk pihak ketiga sebagai pelaksana pembangunan.

Khusus di Desa Limbatihu dan Bubaa, pihak ketiga akan diminta mengakomodasi tenaga kerja lokal dalam pelaksanaan proyek.

Ketua Satgas Demokrat Provinsi Gorontalo itu, juga meminta pihak ketiga memanfaatkan toko-toko bangunan di Kecamatan Paguyaman Pantai untuk kebutuhan material pembangunan, termasuk pasir dan kerikil.

“Supaya masyarakat juga mendapatkan pendapatan tambahan dari pembangunan Kampung Nelayan ini,” ujarnya.

Selain itu, Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu meminta, para kepala desa meningkatkan koordinasi dengan camat terkait progres pembangunan di wilayah masing-masing.

Hal itu penting setelah Camat Paguyaman Pantai mengaku belum mendapatkan koordinasi yang memadai, baik dari pihak ketiga maupun pemerintah desa mengenai perkembangan pembangunan Kampung Nelayan.

“Jangan nanti ada masalah, baru larinya ke camat. Semua pembangunan nasional tetap wajib saling koordinasi untuk menyukseskan program nasional yang masuk ke desa-desa,” tegasnya.

Dalam reses tersebut, pihak ketiga sebenarnya telah diundang untuk hadir dan memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat. Namun, pihak pelaksana tidak hadir dengan alasan masih mengikuti kegiatan lain.

Bagi putra asli Paguyaman Pantai itu, ketidakhadiran pihak pelaksana menjadi catatan penting. Sebab, pertemuan tersebut tidak hanya membahas teknis pembangunan, tetapi juga menjadi ruang untuk mencegah potensi konflik sosial di tengah masyarakat.

Terakhir, politisi muda Partai Demokrat itu mengatakan, pembangunan harus berjalan seiring dengan kepentingan masyarakat. Menurutnya, komunikasi antara pelaksana proyek, pemerintah desa, kecamatan dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan Kampung Nelayan berjalan lancar tanpa menimbulkan persoalan baru di lapangan.

PROSESNEWS.ID/GUNAWAN

Tags: Desa BubaaDesa LimbatihuDesa OlibuDPRD BoalemoFraksi Demokrathelmi rasidKabupaten BoalemoKampung NelayanPaguyaman Pantaipembangunan desaProvinsi Gorontaloreses DPRDtenaga kerja lokal
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkait

Pengunjung Danau Limboto Bayar Rp5.000, Camat Telaga Biru Enggan Beri Penjelasan

by Editor
15 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Menyusutnya air Danau Limboto dalam beberapa waktu terakhir membuat sejumlah kawasan yang sebelumnya berada di tengah perairan kini...

Sinergi Dispora dan UMGO Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Fun Run

by Editor
15 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat melalui kegiatan...

Ketua Umum HMI Cabang Bone Bolango, Rolan Abdullah

Janji 1.000 Sapi Terhambat Dokumen, HMI Bone Bolango Minta Bupati Copot Kadis

by Editor
13 Agu 2026
0

Ketua Umum HMI Cabang Bone Bolango, Rolan Abdullah PROSESNEWS.ID - Lambannya penyelesaian administrasi pengadaan 1.000 ekor sapi di Kabupaten Bone...

Rapat Paripurna ke-101, DPRD Gorontalo dan Pemprov Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

by Editor
13 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - DPRD Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo menyepakati Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS)...

Pemkab Nonaktifkan Empat Camat, Dua Sudah Kembali, Mengapa Nasib Dua Lainnya Masih Digantung?

by Editor
12 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Keputusan penonaktifan empat camat di Kabupaten Gorontalo kini menyisakan tanda tanya. Dua camat telah kembali menduduki jabatannya, sementara...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Daerah

Pengunjung Danau Limboto Bayar Rp5.000, Camat Telaga Biru Enggan Beri Penjelasan

by Editor
15 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Menyusutnya air Danau Limboto dalam beberapa waktu terakhir membuat sejumlah kawasan yang sebelumnya berada di tengah perairan kini...

Helmi Rasid saat meninjau proyek pembangunan kampung nelayan di Paguyaman Pantai, Sabtu (15/8/2026).

Helmi Minta Pembangunan Kampung Nelayan di Paguyaman Pantai Tak Abaikan Kepentingan Warga

15 Agu 2026
Komisi II Deprov Gorontalo saat menerima audiensi Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bersatu, Jumat (14/8/2026).

Terima Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bersatu, Komisi II Deprov Dalami Aspirasi

15 Agu 2026

Banyak yang Tahu Pancasila, Tapi 90,3% Masyarakat Khawatir Bangsa Terpecah

15 Agu 2026
Ketua Umum HMI Cabang Bone Bolango, Rolan Abdullah

Janji 1.000 Sapi Terhambat Dokumen, HMI Bone Bolango Minta Bupati Copot Kadis

13 Agu 2026

Sinergi Dispora dan UMGO Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Fun Run

15 Agu 2026

TERBARU

Helmi Rasid saat meninjau proyek pembangunan kampung nelayan di Paguyaman Pantai, Sabtu (15/8/2026).

Helmi Minta Pembangunan Kampung Nelayan di Paguyaman Pantai Tak Abaikan Kepentingan Warga

15 Agu 2026

Pemda Gorontalo Hadirkan Dokter Jiwa untuk Tes Kejiwaan 35 Pejabat

15 Agu 2026

Pengunjung Danau Limboto Bayar Rp5.000, Camat Telaga Biru Enggan Beri Penjelasan

15 Agu 2026

Pramuka Resmi Dibuka, Sofyan Berharap Peserta Manfaatkan Kegiatannya

15 Agu 2026

Sinergi Dispora dan UMGO Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Fun Run

15 Agu 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.