PROSESNEWS.ID — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Gorontalo, Nikson Entengo, menegaskan bahwa pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukan sekadar mempersiapkan peserta menjalankan tugas dalam upacara.
Lebih dari itu, proses pelatihan menjadi bagian penting dalam membentuk mental, karakter, kedisiplinan, integritas, serta rasa tanggung jawab para peserta.
Hal tersebut disampaikan Nikson saat memimpin apel pelatihan Paskibraka Provinsi Gorontalo.
Menurutnya, menjadi Paskibraka merupakan sebuah proses pengujian mental, kemantapan hati, serta komitmen. Para peserta juga ditempa untuk membangun karakter, kedisiplinan, integritas, dan rasa tanggung jawab.
“Jadikan setiap tahapan pelatihan sebagai proses pembentukan karakter. Jaga disiplin, integritas, kekompakan, dan semangat persaudaraan agar mampu mengemban amanah sebagai Paskibraka dengan penuh tanggung jawab,” ujar Nikson.
Ia menegaskan, seluruh calon Paskibraka merupakan putra-putri terbaik Provinsi Gorontalo yang telah melalui proses seleksi secara ketat.
Para peserta diketahui mulai menjalani rangkaian pelatihan sejak 1 Agustus. Selama masa pelatihan, mereka tidak hanya mendapatkan pembekalan teknis terkait pelaksanaan tugas, tetapi juga ditempa secara mental dan fisik agar siap menjalankan amanah pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Nikson berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai pengalaman berharga dalam membentuk pribadi yang disiplin, berintegritas, serta memiliki semangat kebersamaan.











