Pangdam XIII/Merdeka Buka Latihan Penyiapan Pratugas Satgas Pamtas

Dalam pengarahan Pangdam XIII/Mdk mengatakan, Prajurit dalam menghadapi tugas kehormatan untuk menjaga kadaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus benar-benar disiapkan

PROSESNEWS.ID – Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang, S.I.P., MM., M.Tr (Han), melakukan kunjungan kerja ke Yonif R 715/Motuliato dalam rangka memberikan pengarahan sekaligus membuka latihan penyiapan pratugas Satgas Pamtas penyangga Mobile Yonif Raider 715/Mtlo RI-PNG tahun 2020-2021, Jum’at (21/08/2020).

Dalam pengarahan Pangdam XIII/Mdk mengatakan, Prajurit dalam menghadapi tugas kehormatan untuk menjaga kadaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus benar-benar disiapkan, sehingga tugas yang diemban dapat berhasil sesuai harapan.

“Setiap Prajurit harus mengerti dan tau tugas dan tanggungjawab masing-masing, kuasai situasi dan kondisi geografi serta demografi wilayah Kota Enarotali Kabupaten Paniai-Papua yang menjadi daerah penugasan, sehingga setiap prajurit menjadi handal dan profesional. Dimana pelaksanaan latihan pratugas harus dapat dilaksanakan dengan baik, pelatih harus tegas dan disiplin dalam memberikan materi latihan,” tegas Pangdam.

Kunjungan Pangdam tersebut ke Yonif R 715/Mlto, setelah melakukan kunjungan kerja ke jajaran Korem 132/Taduloka Sulteng, Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito M.A bersama para Kasi Kasrem 133, ikut mendampingi akan kunjungan serta pengarahan kepada prajurit Yonif Raider 715/Motuliato.

Adapun yang hadir dalam acara tersebut diantaranya, Danbrigif 22/Otamanasa Kolonel Inf Wawan Kusnendar, S.I.P., MM. beserta para Kasi Brigif 22/OMS, Dandim 1314/Gorontalo Utara Letkol Arm Firstya Andrean Gitrias, S.H., M.H., Dandim 1304/Gorontalo Letkol Czi Donny Ardiwidha, M.Han., serta para pelatih dan penyelenggara pelaksanaan pratugas.

Seusai kunjungan dan pengarahan sekaligus membuka penyiapan pratugas, Pangdam Xlll/Merdeka beserta rombongan melanjutkan perjalanan kembali ke Manado Sulawesi Utara melalui jalan darat. (Rihol Igirisa)

Komentar