
PROSESNEWS.ID — Polres Gorontalo melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) terus meningkatkan upaya pencegahan kenakalan remaja serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kalangan pelajar.
Upaya tersebut dilakukan melalui program Police Go to School yang kali ini digelar di SMA Negeri 1 Tibawa. Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Binmas Polres Gorontalo AKP Safei Sangkilang dan diikuti para siswa pada Senin (10/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diberikan pembinaan mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan remaja, mulai dari bahaya paham radikalisme dan terorisme, kenakalan remaja, kekerasan terhadap anak dan perempuan, pengeroyokan, penganiayaan, hingga aksi perundungan atau bullying.
AKP Safei Sangkilang mengatakan, program Police Go to School merupakan salah satu upaya kepolisian untuk mendekatkan diri dengan dunia pendidikan sekaligus memberikan edukasi kepada generasi muda.
“Kami mengajak para pelajar untuk menanamkan disiplin sejak dini, menjauhi pergaulan negatif, serta menghindari kenakalan remaja yang dapat merugikan masa depan,” ujar Safei.
Selain kamtibmas, Safei juga mengingatkan para siswa mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, khususnya bagi pelajar yang sudah menggunakan kendaraan bermotor.
Ia meminta siswa untuk selalu menggunakan helm saat berkendara, tidak menggunakan telepon seluler ketika berada di jalan, serta mematuhi aturan lalu lintas.
Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama. Para pelajar merupakan generasi penerus bangsa sehingga perlu memiliki kesadaran dalam menjaga keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.
“Keselamatan adalah hal utama. Anak-anak SMA adalah generasi penerus bangsa, maka jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Ingat, keluarga menunggu kalian pulang dengan selamat,” pesannya.
Tak hanya soal lalu lintas, Safei juga memberikan perhatian terhadap persoalan bullying di lingkungan sekolah. Ia mengingatkan para siswa agar tidak melakukan perundungan, termasuk tindakan senior terhadap junior.
Menurutnya, perilaku tersebut tidak dibenarkan karena dapat berdampak terhadap kondisi mental dan kejiwaan korban.
“Lebih baik ikuti kegiatan ekstrakurikuler, olahraga, mengaji, atau kegiatan positif lainnya,” tambah Safei.
Ia juga mengajak para pelajar untuk memperkuat pendidikan karakter, memilih lingkungan pergaulan yang positif, dan aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.
Melalui kegiatan Police Go to School, Polres Gorontalo berharap para pelajar semakin memahami pentingnya disiplin, menjaga diri dari pergaulan negatif, serta turut menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif.











