<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita RZ Multazam Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/rz-multazam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/rz-multazam/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Nov 2021 04:21:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita RZ Multazam Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/rz-multazam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dugaan Malpraktik RS Multazam, Kedua Belah Pihak Akhirnya Berdamai</title>
		<link>https://prosesnews.id/dugaan-malpraktik-rs-multazam-kedua-belah-pihak-akhirnya-berdamai/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/dugaan-malpraktik-rs-multazam-kedua-belah-pihak-akhirnya-berdamai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arfandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2021 04:20:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemkot Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Malpraktek RS Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[RS Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[RZ Multazam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=36178</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Wali Kota Gorontalo Marten Taha menegaskan bahwa perkara sengketa medik antara Rumah Sakit...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/dugaan-malpraktik-rs-multazam-kedua-belah-pihak-akhirnya-berdamai/">Dugaan Malpraktik RS Multazam, Kedua Belah Pihak Akhirnya Berdamai</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="596" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-02-at-08.41.07-1024x596.jpeg" alt="" class="wp-image-36179" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-02-at-08.41.07-1024x596.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-02-at-08.41.07-300x174.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-02-at-08.41.07-768x447.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-02-at-08.41.07-750x436.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-02-at-08.41.07-1140x663.jpeg 1140w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-02-at-08.41.07.jpeg 1238w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Dugaan Malpraktik RS Multazam, Kedua Belah Pihak Akhirnya Berdamai</figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">PROSESNEWS.ID &#8211; Wali Kota Gorontalo Marten Taha menegaskan bahwa perkara sengketa medik antara Rumah Sakit (RS) Multazam dengan pihak keluarga Almarhumah MG telah selesai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua belah pihak, baik dari keluarga Almarhumah maupun pihak RS Multazam dan Dokter telah menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Tidak hanya secara lisan, akan tetapi secara tertulis, sehingga miskomunikasi yang telah terjadi dianggap selesai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Keinginan untuk berdamai ini tentu harus disahuti, mereka sudah dipertemukan, dan Alhamdulillah sudah selesai,&#8221; kata Marten Taha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Marten Taha mengungkapkan, meninggalnya MG adalah kehendak Allah SWT. Hanya saja penyebabnya dengan cara yang sudah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kedepan tidak ada lagi kesalahpahaman yang terjadi, ruang komunikasi sudah terbuka antara kedua belah pihak,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Gorontalo Irianto Dunda, juga menyaksikan pertemuan tersebut. Ia membenarkan, bahwa kedua belah pihak telah bermufakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tadi ada Wali Kota Gorontalo pak Marten Taha, Haji Ramli Anwar, pihak keluarga, serta pihak rumah sakit juga turut hadir dalam pertemuan tersebut,&#8221; kata terang Irianto Dunda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Irianto mengatakan, lewat pertemuan tersebut semua sudah dijelaskan dan saling pengertian. Tentu semua atas kehendak Allah SWT. Sebagai IDI, pihaknya turut berbelasungkawa dan berterima kasih atas pengertian serta kebesaran hati dari keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Percayalah bahwa pihak IDI telah bekerja secara profesional, dan tidak ada sedikitpun niat dari seorang dokter untuk mencelakai pasiennya. Disinilah yang harus dimengerti,&#8221; kata Irianto Dunda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">lanjut Irianto, hal itu telah ada didalam sumpah dokter. Dokter akan terus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya sesuai dengan bidang keilmuan dokter itu sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Diakui jika masing-masing pihak mengakui ada miskomunikasi dan informasi, atas dasar itu, keduanya sepakat untuk mengambil langkah bermufakat,&#8221; tutup Irianto Dunda.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><code>Reporter : Reza Saad</code></p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/dugaan-malpraktik-rs-multazam-kedua-belah-pihak-akhirnya-berdamai/">Dugaan Malpraktik RS Multazam, Kedua Belah Pihak Akhirnya Berdamai</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/dugaan-malpraktik-rs-multazam-kedua-belah-pihak-akhirnya-berdamai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal Dugaan Malpraktik, Pihak RS Multazam Persiapkan Kuasa Hukum</title>
		<link>https://prosesnews.id/soal-dugaan-malpraktik-pihak-rs-multazam-persiapkan-kuasa-hukum/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/soal-dugaan-malpraktik-pihak-rs-multazam-persiapkan-kuasa-hukum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arfandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Oct 2021 04:46:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Malpraktek RS Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[RS Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[RZ Multazam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=35969</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Terkait Dugaan Malapratik yang terjadi di RS Multazam, hingga kini kasusnya terus bergulir....</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/soal-dugaan-malpraktik-pihak-rs-multazam-persiapkan-kuasa-hukum/">Soal Dugaan Malpraktik, Pihak RS Multazam Persiapkan Kuasa Hukum</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-18-at-13.53.20-1024x765.jpeg" alt="" class="wp-image-35810" width="563" height="420" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-18-at-13.53.20-1024x765.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-18-at-13.53.20-300x224.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-18-at-13.53.20-768x574.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-18-at-13.53.20-1536x1148.jpeg 1536w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-18-at-13.53.20-750x561.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-18-at-13.53.20-1140x852.jpeg 1140w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-18-at-13.53.20.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 563px) 100vw, 563px" /><figcaption>Soal Dugaan Malpraktik, Pihak RS Multazam Persiapkan Kuasa Hukum</figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">PROSESNEWS.ID &#8211; Terkait Dugaan Malapratik yang terjadi di RS Multazam, hingga kini kasusnya terus bergulir. Kali ini Direktur Rumah Sakit (RS) Multazam, Sam Biya mengaku jika pihaknya bakal persiapkan Kuasa Hukum dalam kasus tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, bahwa pihak rumah sakit juga punya kuasa hukum. Tentunya, semua akan dipersiapkan, sembari menunggu keputusan dari Ikatan Dokter Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jangan dikira kami tidak punya kuasa hukum. kita akan persiapkan kuasa hukum juga,&#8221; kata Sam kepada Prosesnews.id</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kuasa  Hukum korban dugaan malpraktik, Yakop Mahmud mengatakan, bahwa semua orang punya hak dalam menyediakan kuasa hukum. Tidak ada juga yang melarang terkait hal itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semua orang punya hak dalam menyediakan kuasa hukum,&#8221; kata Yakop.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yakop menuturkan, ia bersama keluarga korban saat ini masih menunggu panggilan dari MKEK. Kemarin sudah ada panggilan secara lisan bahwa akan ketemu pada hari selasa atau hari rabu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tetapi, belum ada kepastian pertemuannya kapan atau panggilan resminya, jadi kami masih menunggu,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pria yang akrab disapa Pokay itu menerangkan, bahwa kasus itu akan didampinginya hingga tuntas. Bahkan sudah menanyakan ke IDI terkait progres dari masalah tersebut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Menurut IDI semuanya data telah diberikan ke MKEK,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Diharapkan, dalam menangani kasus ini, MKEK bisa profesional dan transparan, tidak ada yang ditutupi,&#8221; ia menandaskan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, seorang perempuan berinisial MG diduga menjadi korban malpraktik di Rumah Sakit (RS) Multazam Kota Gorontalo. Korban akhirnya menghembuskan napas terakhir dengan kondisi yang mengenaskan Jumat (15/10/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">MG didiagnosis memiliki kista berukuran 5.0 dan Miom berukuran 9.8 atau berukuran sebesar kepala bayi. Kemudian, dilakukan operasi oleh dokter di RS Multazam. Namun, operasi dinyatakan gagal karena terjadi pelengketan usus di seluruh lapisan perut pasien.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">MG dibiarkan pulang dengan luka bekas operasi menganga, tanpa obat, dan tanpa surat rujukan ke RS lain. Kemudian, pihak keluarga berinisiatif membawa MG ke RSUD Aloei Saboe.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sana, dokter menyampaikan bahwa tidak ada miom dan kista, serta tidak ada pelengketan usus. Yang ada adalah bekas sayatan pada usus besar dan usus halus serta empedu akibat operasi sebelumnya. Namun, diduga karena keterlambatan penanganan, nyawa MG tidak terselamatkan</p>



<p class="wp-block-paragraph"><code><strong>Reporter : Reza Saad</strong></code></p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/soal-dugaan-malpraktik-pihak-rs-multazam-persiapkan-kuasa-hukum/">Soal Dugaan Malpraktik, Pihak RS Multazam Persiapkan Kuasa Hukum</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/soal-dugaan-malpraktik-pihak-rs-multazam-persiapkan-kuasa-hukum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD Kota Gorontalo Minta IDI Awasi Proses Dugaan Malprakik RS Multazam</title>
		<link>https://prosesnews.id/dprd-kota-gorontalo-minta-idi-awasi-proses-dugaan-malprakik-rs-multazam/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/dprd-kota-gorontalo-minta-idi-awasi-proses-dugaan-malprakik-rs-multazam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arfandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Oct 2021 04:57:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DPRD Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[IDI]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Malpraktek]]></category>
		<category><![CDATA[Malpraktek RS Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[RS Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[RZ Multazam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=35876</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Gorontalo Irwan Hunawa Minta Ikatan Dokter Indonesia...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/dprd-kota-gorontalo-minta-idi-awasi-proses-dugaan-malprakik-rs-multazam/">DPRD Kota Gorontalo Minta IDI Awasi Proses Dugaan Malprakik RS Multazam</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-20-at-10.16.45-1024x765.jpeg" alt="" class="wp-image-35877" width="490" height="365" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-20-at-10.16.45-1024x765.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-20-at-10.16.45-300x224.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-20-at-10.16.45-768x574.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-20-at-10.16.45-1536x1148.jpeg 1536w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-20-at-10.16.45-1140x852.jpeg 1140w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-20-at-10.16.45.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 490px) 100vw, 490px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">PROSESNEWS.ID &#8211; Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Gorontalo Irwan Hunawa Minta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) jangan tidur, dengan kejadian dugaan Malpraktik di Rumah Sakit (RS) Multazam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal itu disampaikan oleh Irwan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo, Selasa (19/10/2021). Irwan mengatakan, pihak DPRD hanya mendorong persoalan tersebut diusut tuntas sampai menghasilkan keputusan yang bisa menyenangkan semua orang.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut, dalam kasus ini DPRD sendiri hanya bisa memberikan solusi terbaik. Agar semua orang yang terlibat tidak saling dirugikan.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kasus ini harus diselesaikan setuntas-tuntasnya, kami hanya bisa memberikan solusi,&#8221; kata Irwan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Irwan menuturkan, kejadian itu disebut malapraktik atau bukan, tergantung Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK). Seminggu kedepan akan ada hasilnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya berharap, seluruh pihak bisa bersabar menunggu hasil MKEK, dan IDI harus terus mengawasi proses tersebut,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Teman-teman media juga harus mengawasi, agar kejadian ini bisa transparan,&#8221; pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><code>Reporter : Reza Saad</code></p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/dprd-kota-gorontalo-minta-idi-awasi-proses-dugaan-malprakik-rs-multazam/">DPRD Kota Gorontalo Minta IDI Awasi Proses Dugaan Malprakik RS Multazam</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/dprd-kota-gorontalo-minta-idi-awasi-proses-dugaan-malprakik-rs-multazam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Tanggapan Dokter AW yang Diduga Melakukan Malpraktik</title>
		<link>https://prosesnews.id/begini-tanggapan-dokter-aw-yang-diduga-melakukan-malpraktik/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/begini-tanggapan-dokter-aw-yang-diduga-melakukan-malpraktik/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arfandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Oct 2021 00:53:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter AW]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Malpraktek RS Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[RS Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[RZ Multazam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=35862</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Perihal dugaan Malapraktik di Rumah Sakit (RS) Multazam terus bergulir. Bahkan kini terjadi...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/begini-tanggapan-dokter-aw-yang-diduga-melakukan-malpraktik/">Begini Tanggapan Dokter AW yang Diduga Melakukan Malpraktik</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-20-at-07.18.20-1024x766.jpeg" alt="" class="wp-image-35863" width="716" height="535" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-20-at-07.18.20-1024x766.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-20-at-07.18.20-300x224.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-20-at-07.18.20-768x574.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-20-at-07.18.20-750x561.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-20-at-07.18.20-1140x852.jpeg 1140w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-20-at-07.18.20.jpeg 1280w" sizes="auto, (max-width: 716px) 100vw, 716px" /><figcaption>Begini Tanggapan Dokter AW yang Dituding Melakukan Dugaan Malpraktik</figcaption></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>PROSESNEWS.ID</strong> &#8211; Perihal dugaan Malapraktik di Rumah Sakit (RS) Multazam terus bergulir. Bahkan kini terjadi perbedaan pendapat dari berbagai pihak yang terkait dalam kasus tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasalnya, pada saat suami korban YH menceritakan kronologis kejadian di forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Gorontalo. Dokter AW dan Enrico membantah semua tudingan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya YH menjelaskan, ia bersama korban melakukan konsultasi ke salah satu dokter spesialis kandungan di Kota Gorontalo. Saat dilakukan diagnosa oleh dokter AW pasien memiliki kista berukuran 5,0 dan dan Miom berukuran 9,8 atau berukuran sebesar kepala bayi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah itu, korban melakukan operasi di RS Multazam sesuai arahan dari dokter tersebut. Saat dilakukan operasi, tiba-tiba tidak bisa dilanjutkan dengan alasan telah terjadi pelengketan usus di seluruh lapisan perut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat itu, pasien dibiarkan dalam kondisi perut terbelah, dan yang melanjutkan jahitan operasinya ialah dokter TB. TB merupakan salah satu dokter bedah yang ada di RS Multazam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah akan dilanjutkan, TB menyampaikan, jika telah terjadi robekan pada usus Pasien yang diakibatkan oleh sayatan/operasi oleh dokter sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selang beberapa hari kemudian, Korban dugaan malpraktek di Rumah Sakit (RS) Multazam Kota Gorontalo MG akhirnya meninggal dunia, pada hari Jum&#8217;at 15 Oktober 2021.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Pernyataan Dokter</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Dokter AW mengungkapkan, dirinya tidak pernah mengatakan kepada korban, &#8216;biar minum obat satu karung tidak bisa sembuh&#8217;. Menurutnya, narasi yang telah beredar itu tidaklah benar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bukan begitu yang saya sampaikan, saya hanya menyampaikan meskipun ibu minum obat sebanyak apapun tidak akan efektif, solusinya harus dilakukan operasi,&#8221; kata AW saat mengikuti RDP bersama DPRD Kota Gorontalo, Senin (19/10/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tidak ada seorang dokter didunia ini yang ingin mencelakakan pasiennya, apalagi yang mengambil tindakan medis,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dokter TB mengatakan, dirinya saat itu hanya membantu menyambungkan usus yang hampir putus. Pada operasi yang dilakukan, AW juga turut menemani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selesai saya sambung, saya berbicara dengan suami korban bahwa usus tersebut telah berhasil disambung,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Senada apa yang dikatakan, Dokter Enrico dari RS Aloei Saboe. Ia membantah keterangan suami korban itu, pasalnya pasien, bukan tidak ada pelengkatan. Menurutnya, setelah 2 jam melakukan operasi pelengketan dan miom tersebut ia memanggil suaminya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setelah 2 jam melakukan operasi saya memanggil suaminya, bahwa pelengkatan yang sangat hebat dan miom sudah dikeluarkan,&#8221; jelas Enrico.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Alhamdulillah perutnya sudah saya tutup, setelah itu, perawatan 4 sampai 5 hari,&#8221; ujar Enrico.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><code>Reporter : Reza Saad</code></p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/begini-tanggapan-dokter-aw-yang-diduga-melakukan-malpraktik/">Begini Tanggapan Dokter AW yang Diduga Melakukan Malpraktik</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/begini-tanggapan-dokter-aw-yang-diduga-melakukan-malpraktik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pihak Rumah Sakit Multazam Tak Hargai Kedatangan DPRD Kota Gorontalo</title>
		<link>https://prosesnews.id/pihak-rumah-sakit-multazam-tak-hargai-kedatangan-dprd-kota-gorontalo/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/pihak-rumah-sakit-multazam-tak-hargai-kedatangan-dprd-kota-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arfandi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 May 2021 00:59:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DPRD Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Multazam]]></category>
		<category><![CDATA[RZ Multazam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=27833</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID &#8211; Anggota Komisi C Dewan Perwakioan Rakyat Darah (DPRD) Kota Gorontalo Irwan Hunawa, merasa...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/pihak-rumah-sakit-multazam-tak-hargai-kedatangan-dprd-kota-gorontalo/">Pihak Rumah Sakit Multazam Tak Hargai Kedatangan DPRD Kota Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><figure id="attachment_27834" aria-describedby="caption-attachment-27834" style="width: 781px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-27834" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-06-at-10.50.30-300x225.jpeg" alt="" width="781" height="586" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-06-at-10.50.30-300x225.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-06-at-10.50.30-768x576.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-06-at-10.50.30-250x188.jpeg 250w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-06-at-10.50.30-750x563.jpeg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-06-at-10.50.30.jpeg 1000w" sizes="auto, (max-width: 781px) 100vw, 781px" /><figcaption id="caption-attachment-27834" class="wp-caption-text">Mengecek Pengelolaan Limbah, RS Multazam Tak Hargai Kedatangan DPRD Kota Gorontalo</figcaption></figure></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID &#8211;</strong> Anggota Komisi C Dewan Perwakioan Rakyat Darah (DPRD) Kota Gorontalo Irwan Hunawa, merasa sangat kecewa terhadap Rumah Sakit (RS) Multazam. Pasalnya, saat melakukan kunjungan pihak RS tidak menghargai kedatangan para anggota.</p>
<p>&#8220;Awalnya kami sudah menyurati pihak RS Multazam, bahwa kami akan lakukan kunjungan kesana. Akan tetapi, saat sampai di RS Multazam, kami seakan akan tidak dihargai sama sekali, bahkan tidak ada dari pihak mereka menyambut kedatangan Kami,&#8221; ucap Irwan Hunawa</p>
<p>Irwan Mengatakan, berkaitan dengan lingkungan hidup dimana ini masih berhubungan dengan Komisi C itu sendiri, seperti mengecek pembuangan limbah medis oleh pihak RS.</p>
<p>&#8220;Bagaimana kami akan lakukan pengecekan, dari pihak RS Multazam saja tidak menghargai kedatangan kami sebagai lembaga yang salah satu kewenangan kami, untuk mengecek proses pengelolaan limbah medis apakah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) atau tidak,&#8221; kata Irwan Hunawa.</p>
<p>&#8220;Bahkan, maksud dan tujuan kami datang ke RS Multazam ingin menyampaikan keluhan masyarakat yang di sampaikan ke kami,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Terakhir Irwan menjelaskan, pihaknya akan menyurati RS Multazam, untuk memintakan keterangan terkait limbah medis. Sebab, persoalan tentang limba ini sangatlah berbahaya.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai dengan adanya limba medis yang asal dibuang dan ditempatkan tidak sesuai standar itu akan menyebabkan virus. Karena kita ketahui bersama, RS Multazam adalah RS yang menangani pasien Covid-19,&#8221; pungkasnya.</p>
<pre>Reporter : Abd Kadir Djauhari</pre>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/pihak-rumah-sakit-multazam-tak-hargai-kedatangan-dprd-kota-gorontalo/">Pihak Rumah Sakit Multazam Tak Hargai Kedatangan DPRD Kota Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/pihak-rumah-sakit-multazam-tak-hargai-kedatangan-dprd-kota-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
