
PROSESNEWS.ID – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi memulai babak baru dalam tata kelola kelembagaannya. Melalui proses yang berlangsung khidmat, Prof. Dr. Femy Mahmud Sahami ditetapkan sebagai Ketua Senat Universitas Negeri Gorontalo untuk periode mendatang. Ia didampingi Dr. Abdul Haris Odja yang dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Senat Universitas.
Pengisian jabatan pimpinan Senat Universitas dilakukan melalui mekanisme musyawarah. Penetapan duet akademisi lintas disiplin tersebut disambut positif sebagai langkah strategis dalam memperkuat fungsi pengawasan, pertimbangan, dan penetapan kebijakan akademik di lingkungan kampus merah maron.
Terpilihnya Prof. Femy Mahmud Sahami dinilai mencerminkan kebutuhan UNG terhadap figur pemimpin akademik yang berintegritas dan berpengalaman. Sebagai Guru Besar Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP), Prof. Femy dikenal memiliki rekam jejak akademik yang kuat di tingkat nasional maupun internasional. Kepakarannya di bidang kelautan menjadikannya salah satu pilar penting dalam pengembangan riset serta penguatan jejaring kelembagaan UNG.
Sementara itu, kehadiran Dr. Abdul Haris Odja dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebagai Sekretaris Senat dinilai membawa penguatan pada aspek tata kelola dan administrasi kelembagaan. Dr. Haris dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam pengelolaan akademik serta aktivitas kemahasiswaan, sehingga diharapkan mampu mendukung kinerja Senat agar berjalan lebih efektif dan terkoordinasi.
Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok memberikan apresiasi atas terpilihnya pimpinan baru Senat Universitas. Menurut Rektor, Senat Universitas memiliki peran strategis sebagai penjaga moral akademik serta penjamin mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi.
“Kami berharap kepemimpinan baru Senat Universitas dapat semakin memperkuat peran strategisnya dalam menjaga marwah akademik dan meningkatkan kualitas tata kelola. Ini adalah kunci untuk mempercepat visi UNG sebagai universitas yang unggul, berdaya saing, dan menjadi pusat inovasi kawasan,” ungkap Rektor.
Rektor menambahkan, di tengah era transformasi digital dan persaingan global yang semakin kompetitif, Senat Universitas dituntut untuk bersikap adaptif dan progresif. Kehadiran Prof. Femy Mahmud Sahami dan Dr. Abdul Haris Odja diharapkan mampu membawa Senat UNG merespons dinamika pendidikan tinggi melalui kebijakan-kebijakan yang inovatif dan berorientasi pada mutu.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, Senat Universitas Negeri Gorontalo diharapkan semakin solid dalam mendukung kebijakan strategis institusi, sekaligus berkontribusi bagi kemajuan sivitas akademika dan masyarakat luas.














