Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Daerah Gorontalo

Penuh Jasa, Ini Pandangan Gubernur Rusli tentang Husen Hasni

Usman Anapia by Usman Anapia
7 Jul 2020 19:44
in Gorontalo, Headline, Pemprov Gorontalo
Mantan Staf Ahli Gubernur, Husen Hasni (kiri) saat silaturahim ke Gubernur Gorontalo di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa (7/7/2020). Husen datang untuk berpamitan usai pensiun per tanggal 1 Juli 2020 kemarin. (Foto: Salman-Humas).

PROSESNEWS.ID – Di zaman sekarang ini, sangat sulit menemukan orang yang banyak membuat perubahan bagi daerah, tapi tidak mau dipuji-puji.

Ia adalah Husen Hasni, mungkin tidak terlalu populis, bagi masyarakat Gorontalo. Namanya jarang lalu lalang di media massa dan media daring. Beda cerita jika ditanya di kalangan birokrat Gorontalo, khususnya di lingkungan pemerintah provinsi.

Husen Hasni punya rekor mentereng yang sulit dicapai PNS lainnya; jadi kepala dinas di satu OPD selama 15 tahun. Dinas Kehutanan sempat berganti nomenklatur beberapa kali, namun Husen awet di posisinya. Saat pejabat eselon II berganti tempat, didemosi dan atau dinonaktifkan dari jabatannya, tidak dengan Husen.

“Pernah jadi Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Kehutanan dan ESDM dan sekarang jadi Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Tahun 2018, ESDM jadi Dinas sendiri saya diminta untuk jadi kadis di situ. Saya siap saja,” kenang Husen saat diwawancarai usai berpamitan dengan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Selasa (7/7/2020).

Di penghujung kariernya tahun 2019, Husen sempat berpindah jabatan sebagai Kadis Perikanan dan Kelautan. Jabatan itu hanya dia emban selama dua bulan. Mutasi berikutnya, Husen diparkir sebagai staf ahli hingga masa pensiunnya tiba.

Pria kelahiran 1 Juni 1960 itu mengawali karier di Badan Pengkajian Teknologi Pertanian Manado tahun 1985. Kariernya semakin melejit saat menjabat kepala bidang di BPTP Palu tahun 1997. Selain sukses dalam karier, Husen meraih gelar Doktor di IPB Bogor tahun 2004 lalu.

“Saat saya jadi Kabid Ilmiah di organisasi KKIG Sulteng, saya bertemu pak Gusnar. Beliau waktu itu tahun 2004 masih wakil gubernur dan menawarkan saya untuk kembali ke Gorontalo. Saya sanggupi tawaran itu dan menjabat Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan waktu itu,” kenang bapak dua orang anak itu.

Sejak saat itu, karier Husen terus bertahan hingga tahun 2019. Husen melewati empat gubernur yang berbeda. Dari era Fadel Muhammad dua periode, Gusnar Ismail, Penjabat Gubernur Zudan Arif Fakrulloh hingga Rusli Habibie dua periode.

“Pertama kita harus ihlas. Kita harus sadari betul apapun perintah atasan itu adalah tanggungjawab kita yang harus dilaksanakan dengan tuntas. Kedua, kita harus tau betul apa yang kita kerjakan. Aturannya dan bagaimana kita mengerjakannya harus kita kuasai,” jelasnya memberi tips.

Dijelaskan Husen, karier birokrasinya tidak selamanya berjalan mulus. Ia mengaku ada riak-riak di organisasi yang ia pimpin. Menurutnya, setiap masalah harus diselesaikan dengan komunikasi dan hubungan baik antara atasan dan bawahan.

“Paling penting kita harus mengayomi mereka, kita mengetahui apa permasalahan para pejabat hingga staf. Berikutnya, pekerjaan harus dibagi secara proporsional. Setiap mereka harus diberi tanggungjawab dan hak mereka. Memang tidak semua sama, tapi paling tidak mereka merasa dilibatkan,” bebernya.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyebut Husen sebagai pejabat yang bertanggungjawab, profesional dan menguasai aturan. Husen setia mendampinginya masuk keluar Istana untuk meyakinkan kebutuhan listrik ke Presiden, Menteri BUMN dan Dirut PLN.

“Begitu ditanya data-data beliau yang jawab. Teknisnya beliau yang bisa. Begitu ada program atau masalah di lapangan beliau yang selesaikan,” puji Rusli.

Lanjut Rusli, Husen tidak saja sukses dalam karier, tapi juga karyanya patut diacungi jempol. Husen menjadi salah satu aktor penting di balik surplusnya energi listrik Gorontalo. Ia menjadi pendampingi setia Rusli untuk mengupayakan PLTU Anggrek tetap dibangun di Gorontalo. PLTG Paguat, PLTG Amurang hingga program listrik masuk desa semua dieksekusi Husen dengan baik.

“Tahun 2010 tingkat elektrifikasi kita baru 47 persen, sekarang ssudah sangat tinggi, 97 persen. Saya sering turun dengan beliau, di mana desa dan dusun yang belum ada listrik kita datangi bersama dengan PLN,” imbuh Rusli.

Terhitung 1 Juli 2020 Husen Hasni resmi pensiun. Di usianya menginjak 60 tahun, ia merasa tugasnya sudah paripurna. Husen mengaku ingin menghabiskan masa tua dengan berdagang dan mempersiapkan diri untuk akhirat.

Selamat beristirahat, Pak Husen. Terima kasih atas pengabdiannya. (Ads)

Tags: Pemprov Gorontalo
ShareTweetSendSharePin1

Berita Terkait

Rp97 Miliar untuk Penanganan Bencana di Gorontalo Cair Akhir Agustus

by Editor
11 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID — Pemerintah Provinsi Gorontalo mendapat kepastian anggaran Rp97 miliar dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan sejumlah lokasi...

Bapendda Bebaskan Pokok dan Denda PKB, Sekda Dorong Optimalisasi PAD Gorontalo

by Editor
11 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID — Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapendda) meluncurkan program pembebasan pokok dan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB),...

Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan Produksi UMKM, Warung Makan dan Kios Jadi Penerima Terbanyak

by Editor
7 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Sebanyak 395 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Kota Gorontalo memperoleh bantuan produksi usaha dari Pemerintah Provinsi...

Bantuan Alsintan Bikin Petani Randangan Bisa Tanam Padi Tiga Kali Setahun

by Editor
4 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) sangat dirasakan manfaatnya oleh petani di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato. Hal ini...

Sawah Baru 879 Hektar di Pohuwato Mulai Ditanami, Produksi Padi Ditarget Terus Naik

by Editor
4 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Lahan seluas 879 hektar hasil program cetak sawah baru tahun 2025 di Kabupaten Pohuwato mulai dimanfaatkan untuk ditanami...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Pemprov Gorontalo

Rp97 Miliar untuk Penanganan Bencana di Gorontalo Cair Akhir Agustus

by Editor
11 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID — Pemerintah Provinsi Gorontalo mendapat kepastian anggaran Rp97 miliar dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan sejumlah lokasi...

Berkat Pemutihan, Ada Kendaraan 15 Tahun Tidak Bayar Pajak, Kini Aktif Lagi

11 Agu 2026

Bapendda Bebaskan Pokok dan Denda PKB, Sekda Dorong Optimalisasi PAD Gorontalo

11 Agu 2026

Menjelang 1 Bulan Laporan Kasus Pelecehan di Tibawa Belum Rampung, Ini Kata Polisi

10 Agu 2026

Pengeroyokan di Batudaa Pantai, Pemdes dan Polisi Beda Keterangan

10 Agu 2026

Masyarakat Kabgor Tidak Perlu Khawatir, Beras Aman hingga Akhir Tahun

11 Agu 2026

TERBARU

Banggar DPRD Gorontalo dan TAPD Sinkronkan Usulan APBD 2027

11 Agu 2026

Gusnar dan Rum Pagau Kawal Dana Rp97 Miliar dari BNPB untuk Gorontalo

11 Agu 2026

Rp97 Miliar untuk Penanganan Bencana di Gorontalo Cair Akhir Agustus

11 Agu 2026

Nikson Entengo Tekankan Paskibraka Harus Kuat Mental dan Berintegritas

11 Agu 2026

Masyarakat Kabgor Tidak Perlu Khawatir, Beras Aman hingga Akhir Tahun

11 Agu 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.