Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Daerah Gorontalo Pemprov Gorontalo

Gubernur Rusli Dorong Himbara Permudah Penyaluran Bansos

Arfandi by Arfandi
8 Okt 2021 14:36
in Pemprov Gorontalo
Gubernur Rusli Dorong Himbara Permudah Penyaluran Bansos

PROSESNEWS.ID – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mendorong Himpunan Bank- Bank Milik Negara (Himbara) di Provinsi Gorontalo untuk dapat mempermudah penyaluran bansos. Ini menjadi penekanan gubernur, saat mendengar salah satu Korlap Penerima Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Gorontalo yang mengaku beberapa kali pihak bank seperti mempersulit proses penyaluran bansos. Hal ini diungkapkan dalam rapat sekaligus pembinaan untuk pengendalian bantuan sosial bersama seluruh pelaksana program di Provinsi Gorontalo, Rabu, (6/10/2021).

Fajar selaku Korlap PKH Kabupaten Gorontalo menyampaikan, untuk Kabupaten Gorontalo ada 25 ribu KPM penerima bansos. Tetapi petugas bansos dari BRI hanya ada empat orang. Berbeda dengan kabupaten/kota lainnya yang KPM lebih sedikit difasilitasi petugas kurang lebih tujuh orang. Ini yang kemudian menjadi keluhan para pendamping PKH di Kabupaten Gorontalo.

“Maksud kami pak gubernur, jika sedikit petugas maka prosesnya juga melambat. Pendamping kami bahkan pernah menunggu 4-5 jam hanya untuk pencairan. Ada pula yang jelas menjadi prioritas seperti penerima yang sedang sakit tetap harus di ajak mengantri di teller. Itu sakit saja sudah susah berdiri tapi katanya harus tetap mengantri. Mohon maaf untuk pihak bank, mari sama-sama kita bisa diberi ruang lagi,” ungkap Fajar

Menanggapi hal tersebut gubernur langsung mempersilahkan pihak BRI. Perwakilan BRI menyebutkan tentu hal ini tidak diharapkan, dan pasti ke depan tidak akan terjadi lagi. Mengenai tenaga bansos, saat ini BRI memang sedang kekurangan tenaga bansos, mengingat penerima bansos setiap tahunnya bertambah. Akan tetapi segala sesuatunya akan dikomunikasikan lagi, dan berharap kerjasama ini ke depan semakin baik.

“Ini saran saya untuk BRI. Kalau boleh siapkan ruangan khusus di BRI dan harus ada petugasnya. Mereka khusus melayani penerima bansos, jangan di teller dan berbaur dengan umum. Jadi mereka tersendiri saja, tolong yah pihak Bank BRI,” Rusli menanggapi

Selain Fajar, keluhan lainnya juga datang dari Korlap PKH Bone Bolango Muhamad Zian Palada. Ia mengeluhkan terkait aplikasi e-PKH. Menurutnya, penginputan aplikasi ini menggunakan aplikasi bawaan lainnya yakni aplikasi Dukcapil dan aplikasi Siks-NG, di mana dalam penginputan belum dibekali dengan bimtek. Sehingga para pendamping PKH merasa kesulitan saat menginput data.

“Terus kami juga tidak mempunyai akses penuh didalam penginputan Siks-NG ini pak gubernur, karena informasi yang kami dengar dan kami dapatkan kemarin, yang punya akses penuh dalam penginputan dalam Siks-NG itu adalah rekan-rekan pendamping pangan sedangkan kami tidak. Kami pendamping PKH hanya bisa melihat rekapannya dan progresnya saja, jadi rekan-rekan ini bekerja bisa dikatakan buta dan tuli,” tuturnya

Mendengar keluhan ini Rusli langsung menyetujui usul pelaksanaan bimtek untuk para Korlap dan pendamping bansos ini. Ia akan meminta kepala dinas sosial dan kepala Bapppeda provinsi Gorontalo, untuk mencarikan waktu dan tempat yang tepat untuk pelaksanaan bimtek.

“Mengenai Bimtek saya setuju. Kami rencanakan dulu di mana, yang jelas saya akan mengundang beberapa Dirjen dari Kemensos dan juga Dirjen dari Kementrian Kesehatan. Ini agar supaya permasalahan yang kita hadapi saat ini bisa mereka tahu juga di pusat, jangan hanya kita saja yang pusing. Nanti akan kita matangkan dulu rencana bimtek ini, paling lama akhir Oktober pelaksanaanya,” tandasnya.

Tags: gorontaloKota GorontaloPemprov GorontaloPKHProvinsi Gorontalo
ShareTweetSendSharePin1

Berita Terkait

Opan Kidamu

Dinilai Berjasa, KNPI Bone Bolango Dorong Pemda Beri Penghargaan untuk Pelatih Paskibraka

by Editor
16 Agu 2026
0

Opan Kidamu PROSESNEWS.ID - Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bone Bolango, Opan Kidamu, mendorong Pemerintah Kabupaten Bone Bolango...

Helmi Rasid saat meninjau proyek pembangunan kampung nelayan di Paguyaman Pantai, Sabtu (15/8/2026).

Helmi Minta Pembangunan Kampung Nelayan di Paguyaman Pantai Tak Abaikan Kepentingan Warga

by Editor
15 Agu 2026
0

Helmi Rasid saat meninjau proyek pembangunan kampung nelayan di Paguyaman Pantai, Sabtu (15/8/2026). PROSESNEWS.ID - Pembangunan Kampung Nelayan di Kecamatan...

Pengunjung Danau Limboto Bayar Rp5.000, Camat Telaga Biru Enggan Beri Penjelasan

by Editor
15 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Menyusutnya air Danau Limboto dalam beberapa waktu terakhir membuat sejumlah kawasan yang sebelumnya berada di tengah perairan kini...

Sinergi Dispora dan UMGO Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Fun Run

by Editor
15 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat melalui kegiatan...

Ketua Umum HMI Cabang Bone Bolango, Rolan Abdullah

Janji 1.000 Sapi Terhambat Dokumen, HMI Bone Bolango Minta Bupati Copot Kadis

by Editor
13 Agu 2026
0

Ketua Umum HMI Cabang Bone Bolango, Rolan Abdullah PROSESNEWS.ID - Lambannya penyelesaian administrasi pengadaan 1.000 ekor sapi di Kabupaten Bone...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Helmi Rasid saat meninjau proyek pembangunan kampung nelayan di Paguyaman Pantai, Sabtu (15/8/2026).
Daerah

Helmi Minta Pembangunan Kampung Nelayan di Paguyaman Pantai Tak Abaikan Kepentingan Warga

by Editor
15 Agu 2026
0

Helmi Rasid saat meninjau proyek pembangunan kampung nelayan di Paguyaman Pantai, Sabtu (15/8/2026). PROSESNEWS.ID - Pembangunan Kampung Nelayan di Kecamatan...

Opan Kidamu

Dinilai Berjasa, KNPI Bone Bolango Dorong Pemda Beri Penghargaan untuk Pelatih Paskibraka

16 Agu 2026

Pengunjung Danau Limboto Bayar Rp5.000, Camat Telaga Biru Enggan Beri Penjelasan

15 Agu 2026
Helmi Rasid, S.Pd

DPRD Boalemo Minta Pemda Perhatikan Kesehatan dan Kesejahteraan Paskibraka

16 Agu 2026

Pemda Gorontalo Hadirkan Dokter Jiwa untuk Tes Kejiwaan 35 Pejabat

15 Agu 2026

KPU Bone Bolango Umumkan Syarat Calon Kepala Daerah dan Waktu Pendaftaran

28 Agu 2020

TERBARU

Opan Kidamu

Dinilai Berjasa, KNPI Bone Bolango Dorong Pemda Beri Penghargaan untuk Pelatih Paskibraka

16 Agu 2026
Helmi Rasid, S.Pd

DPRD Boalemo Minta Pemda Perhatikan Kesehatan dan Kesejahteraan Paskibraka

16 Agu 2026
Helmi Rasid saat meninjau proyek pembangunan kampung nelayan di Paguyaman Pantai, Sabtu (15/8/2026).

Helmi Minta Pembangunan Kampung Nelayan di Paguyaman Pantai Tak Abaikan Kepentingan Warga

15 Agu 2026

Pemda Gorontalo Hadirkan Dokter Jiwa untuk Tes Kejiwaan 35 Pejabat

15 Agu 2026

Pengunjung Danau Limboto Bayar Rp5.000, Camat Telaga Biru Enggan Beri Penjelasan

15 Agu 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.