Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Hama Ulat Resahkan Petani Boalemo, Ini Tanggapan Penyuluh Pertanian

Editor by Editor
28 Jan 2020 23:24
in Ekonomi, Gorontalo, Headline

PROSESNEWS.ID – Saat ini, para petani jagung di Boalemo. Digegerkan dengan kehadiran hama ulat, yang menyerang tanaman jagung mereka. Akibatnya, para petani ini mengalami gagal panen.

Akibat kejadian ini pun, terpaksa para petani itu, juga harus menanam kembali. Demi bertahan, menghidupi keluarga.

Menanggapi hal ini, salah satu Koordinator penyuluh pertanian di Kabupaten Boalemo Syahril Luma S.St, saat dihubungi (28/1/20), mengatakan. Persoalan yang menimpa para petani tersebut, patut dijadikan pembelajaran kedepan.

“Intinya ulat ini, sudah terlanjur mewabah. Tentu kejadian ini menjadi pelajaran buat para petani. Kedepan agar lebih memperhatikan lagi dalam penanganan benih sebelum tanam. Yaitu dengan cara menyeleksi benih, terlebih dahulu,” ketusnya

Menurutnya, tidak semua benih unggul itu benar-benar unggul. Makanya kata dia, agar lebih selektif lagi, dalam menangani benih sebelum tanam. Supaya benih yang ditanam benar-benar berkualitas dan kebal terhadap hama maupun penyakit.

Lebih lanjut kata Syahril, adapun cara untuk menyeleksi bibit tersebut, yaitu dengan merendamnya didalam air. Jika ada yang terapung, maka benih tersebut, dipastikan tidak Produktif atau kosong di dalamnya.

Dia menuturkan, Benih yang tenggelam itu biasanya lebih berisi dan Berkualitas. Tapi, air yang dipakai untuk merendam itu juga sudah dicampur dengan Fungisida.

Fungisida kata Syahri, yaitu sejenis bubuk yang dicampurkan dengan air. Untuk menjadikan benih yang tenggelam tadi berkualitas dan lebih Kebal, dan tahan terhadap Hama maupun Penyakit Tanaman (HPT).

“Nah, bagi petani yang sudah terlanjur kena serangan ulat, dianjurkan untuk memakai Pestisida yang mengandung bahan aktif Emamektin (merk apapun), yang ada pada kemasan. Jadi, jangan asal membeli Pestisida. Harus dibaca sebelum membeli,” ujar Pria yang akrab disapa Om Rully ini

Terakhir, Rully juga menyarankan bagi para petani, kedepan untuk menanam tanaman yang di tumpangsarikan. Yaitu, tanaman jagung dengan tanaman lainnya.

“Contohnya, seperti, cabe, padi ladang, sayur-sayuran, singkong, atau tanaman lainnya yang tidak sejenis dengan Jagung. Harapanya tentu untuk mengurangi serangan hama serentak pada jagung, dan juga agar lebih menambah nilai ekonomi petani.

Rully menambahkan, adapun tata cara tumpangsarinya, yaitu dengan menanam 4 baris tanaman jagung. kemudian kata dia, diselang selingkan (Tumpangsari_red), dengan tanaman lainnya, 2 sampai 4 baris.

Denga begitu tambah Rully, bisa meminimalisir serangan hama serentak tanaman sejenis, dan bisa menambah nilai ekonomi yang bersumber dari berbagai jenis Komoditi Tanaman Pangan dan Hortikultura.

Sementara itu Petani asal Kecamatan Paguyaman Pantai Haman Harun, mengaku apabila hanya berharap penambahan pestisida, maka itu sudah tidak mungkin.

Dia mengungkapkan, bahwa tanaman jagung yang ada di paguyaman pantai sudah rata dengan tanah, dan itu sudah menelan anggaran terlalu banyak. Sehingga kata dia, satu-satunya solusi, adalah pemberian bibit kembali pada musim tanam bulan maret mendatang.

 

 

 

 

Penulis : Majid Rahman

Tags: Hama UlatKabupaten BoalemoPetani Jagung Boalemo
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkait

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Boalemo dengan Pj Kades Bendungan

Komisi I DPRD Boalemo Minta Polemik Hibah Tanah Kopdes di Desa Bendungan Diselesaikan dengan Bijak

by Editor
19 Sep 2026
0

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Boalemo dengan Pj Kades Bendungan PROSESNEWS.ID - Komisi I DPRD Kabupaten Boalemo meminta...

Ketua Komisi I DPRD Boalemo saat memimpin rapat di ruang komisi, Senin (14/9/2026)

Dugaan Pungli Berkedok PTSL di Wonosari Tembus Miliaran, DPRD Boalemo Minta Mantan Kepala BPN Bertanggung Jawab

by Editor
15 Sep 2026
0

Ketua Komisi I DPRD Boalemo, Helmi Rasid, saat memimpin rapat di ruang komisi, Senin (14/9/2026) PROSESNEWS.ID - Praktik dugaan pungutan...

Helmi Rasid saat meninjau proyek pembangunan kampung nelayan di Paguyaman Pantai, Sabtu (15/8/2026).

Helmi Minta Pembangunan Kampung Nelayan di Paguyaman Pantai Tak Abaikan Kepentingan Warga

by Editor
15 Agu 2026
0

Helmi Rasid saat meninjau proyek pembangunan kampung nelayan di Paguyaman Pantai, Sabtu (15/8/2026). PROSESNEWS.ID - Pembangunan Kampung Nelayan di Kecamatan...

Usai PENAS, Gorontalo Tambah 54 KNMP untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

by Editor
5 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Pentadu Barat, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, saat ini mencapai 63...

Program Hilirisasi Kakao, 1 Juta Bibit Siap Tanam di Boalemo

by Editor
5 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Sebanyak satu juta bibit kakao yang ditangkarkan di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, tidak lama lagi akan disalurkan kepada...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Nasional

Mengapa Genjer-Genjer Dikaitkan dengan PKI? Ini Sejarahnya

by Editor
29 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID — Lagu “Genjer-Genjer” merupakan salah satu karya musik tradisional Banyuwangi yang memiliki perjalanan sejarah panjang. Lagu berbahasa Osing tersebut...

Disparekrafpora Gorontalo Dorong Pemuda Bangun Mindset Wirausaha

29 Sep 2026
Ketua BTM Al Ansor, Hi. Ismail M. Djafar, S.H., M.H.

Nilai Suci Lingkungan Dinodai, Ta’mir Masjid Al Ansor Gorontalo Layangkan Surat Keberatan Resmi

25 Sep 2026

Layanan Terpadu di Limboto Permudah 32 Pasangan Urus Dokumen Nikah

29 Sep 2026

Sekretariat Jurnalis Gorontalo Kemalingan, Kerugian Mencapai Jutaan Rupiah

28 Sep 2026
Konferensi pers terkait laporan dugaan perzinahan Owner Kedai MIB bersama Oknum Bhayakari, berlangsung di Mapolresta Gorontalo Kota, Sabtu (26/9/2026).

Dugaan Perzinahan Owner Kedai MIB bersama Oknum Bhayangkari Diselidiki Polisi

26 Sep 2026

TERBARU

Mengapa Genjer-Genjer Dikaitkan dengan PKI? Ini Sejarahnya

29 Sep 2026

Layanan Terpadu di Limboto Permudah 32 Pasangan Urus Dokumen Nikah

29 Sep 2026

Disparekrafpora Gorontalo Dorong Pemuda Bangun Mindset Wirausaha

29 Sep 2026

Sekretariat Jurnalis Gorontalo Kemalingan, Kerugian Mencapai Jutaan Rupiah

28 Sep 2026

Perangkat Deteksi Kualitas Air dan Objek Dipasang di Perairan Botubarani

28 Sep 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.