
PROSESNEWS.ID – Satu unit rumah di Perumahan Griya Rima, Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, hangus dilalap si jago merah pada Kamis sore (15/1/2026). Kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendek listrik (korsleting).
Peristiwa ini dikonfirmasi oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gorontalo, Udin Pango, melalui Kepala UPTD Pemadam Kebakaran, Farid Taha.
Berdasarkan kronologi kejadian, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi mata bernama Hendra. Ia melihat kobaran api tiba-tiba muncul dan membakar bagian atap rumah milik korban. Mengetahui hal tersebut, warga sekitar segera berupaya melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya.
Namun, api terus membesar dan sulit dikendalikan. Warga kemudian menghubungi layanan piket Pemadam Kebakaran Kabupaten Gorontalo untuk meminta bantuan.
“Setelah menerima laporan via telepon, petugas piket langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Kebakaran (TKK). Personel tiba di lokasi pukul 17.42 WITA dan langsung melakukan penanganan untuk melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan lain,” ujar Farid Taha.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, sebanyak tujuh personel dari Regu Jaya dikerahkan dengan satu unit armada mobil pemadam kebakaran. Proses pemadaman berlangsung cukup lama hingga tahap pendinginan dan dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 20.04 WITA. Petugas menghabiskan sedikitnya 8.000 liter air untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material berupa satu unit rumah yang terbakar tidak dapat dihindarkan. Proses pemadaman turut melibatkan unsur TNI/Polri, aparat desa setempat, serta masyarakat sekitar.
Pasca kejadian, pihak UPTD Pemadam Kebakaran Kabupaten Gorontalo kembali mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya dengan memeriksa instalasi listrik serta memastikan seluruh peralatan elektronik dalam keadaan mati saat meninggalkan rumah.
Masyarakat juga diminta segera menghubungi petugas pemadam kebakaran terdekat apabila melihat adanya titik api atau potensi kebakaran














