
PROSESNEWS.ID — Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok, mengumumkan peluncuran Program Studi (Prodi) Kedokteran Spesialis Anestesi sebagai langkah strategis untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan di daerah.
Menurut Eduart, kehadiran dokter spesialis anestesi sangat krusial, terutama dalam tindakan operasi yang membutuhkan penanganan khusus demi keselamatan pasien.
“Memang sangat dibutuhkan, terlebih pada saat operasi yang membutuhkan dokter spesialis anestesi,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembukaan Prodi Anestesi telah melalui pemetaan dan pertimbangan matang. Dari sisi standar kesiapan, ketersediaan tenaga pengajar, hingga dukungan konsultan subspesialis, Prodi Anestesi dinilai sebagai program yang paling siap untuk dijalankan saat ini.
Eduart juga menambahkan bahwa saat ini UNG masih berada di bawah binaan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dalam penyelenggaraan pendidikan kedokteran spesialis. Hal ini dilakukan untuk memastikan mutu pendidikan dan keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama.
“Karena ini menyangkut keselamatan, jadi kita tidak ingin main-main dan ini akan menjadi perhatian kita. Insya Allah ke depannya akan bertambah prodi kedokteran yang akan kita jalankan,” pungkasnya.
Jika Prodi Anestesi berjalan dengan baik, UNG berencana membuka program spesialis lain, seperti bedah dan radiologi. Pada tahap awal, Prodi Anestesi akan menerima 4 hingga 5 mahasiswa sebagai angkatan perdana.













