
PROSESNEWS.ID – Sejumlah mantan pengurus Partai Aman Nasional (PAN) resmi dilantik menjadi bagian dari kepengurusan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Gorontalo. Pelantikan tersebut dilakukan oleh pengurus harian PSI Pusat, Ahmad Ali, dan berlangsung di Grand Q Hotel pada Jumat (24/04/2026).
Salah satu tokoh yang dilantik, Usman Hasan Hulopi, mengungkapkan dirinya sebelumnya merupakan kader PAN dan pernah menjabat sebagai Sekretaris DPD PAN Bone Bolango selama lima tahun. Selain itu, ia juga memiliki pengalaman sebagai anggota DPRD Bone Bolango.
Ia menjelaskan bahwa perjalanan politiknya mencakup satu periode di Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dan satu periode di PAN, yang berakhir pada tahun 2024. Setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai sekretaris DPD PAN, ia sempat memilih untuk beristirahat dari dunia politik.
Namun, di tengah masa istirahat tersebut, Usman mengaku dihubungi oleh Fory Armin Naway untuk turut membantu membangun PSI di Gorontalo. Ajakan tersebut kemudian menjadi titik awal keputusannya untuk bergabung dengan PSI.
Tak hanya sendiri, Usman menyebut perpindahannya diikuti oleh sebagian besar pengurus PAN di daerah. Ia mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen pengurus turut mengundurkan diri dan bergabung bersamanya ke PSI.
“Dari 18 DPC, ada 13 DPC yang ketua, sekretaris, dan bendahara (KSB)-nya mengundurkan diri dan ikut bersama kami,” ujarnya.
Meski terjadi perpindahan besar, Usman menegaskan bahwa tidak ada konflik dengan PAN. Ia menyatakan hubungan komunikasi dengan partai lamanya tetap berjalan baik.
Saat ini, Usman Hasan Hulopi dipercaya menjabat sebagai Ketua DPD PSI Bone Bolango. Perpindahan sejumlah pengurus ini dinilai berpotensi memengaruhi peta kekuatan politik di tingkat lokal, khususnya di Kabupaten Bone Bolango.











