
PROSESNEWS.ID – Penguatan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi terus dilakukan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui kegiatan tindak lanjut pemutakhiran kodefikasi segmen akun belanja Badan Layanan Umum (BLU). Kegiatan ini merupakan lanjutan dari Sosialisasi Pemutakhiran Kodefikasi Segmen Akun Belanja yang sebelumnya telah dilaksanakan.
Langkah tersebut menjadi strategi UNG untuk memastikan implementasi perubahan kodefikasi akun belanja dapat berjalan optimal di seluruh unit kerja. Selain sebagai bentuk penyesuaian terhadap rekomendasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia, pemutakhiran ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan universitas secara berkelanjutan.
Ketua Tim Kerja Keuangan UNG, Mukmin Dunggio menjelaskan bahwa kegiatan tindak lanjut tersebut merupakan bagian dari proses penyempurnaan sistem pengelolaan keuangan yang terus dilakukan universitas.
Menurutnya, pemutakhiran kodefikasi segmen akun belanja tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk memperkuat sistem pengawasan internal, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, serta memastikan setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum UNG, Dr. Mohamad Hidayat Koniyo menegaskan bahwa pemutakhiran kodefikasi segmen akun belanja merupakan bagian dari komitmen UNG dalam terus menyempurnakan sistem pengelolaan keuangan yang berlandaskan prinsip tata kelola yang baik.
Menurut Hidayat, proses tersebut merupakan bagian dari tahapan migrasi kode akun yang dilakukan UNG sesuai arahan Kemenkeu. Dengan demikian, seluruh proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan anggaran diharapkan dapat berjalan lebih terstruktur, akurat, dan selaras dengan ketentuan yang berlaku.
“Pemutakhiran kodefikasi akun belanja merupakan kebutuhan penting agar sistem pengelolaan keuangan semakin tertata baik. Dengan penyesuaian ini, seluruh proses administrasi keuangan diharapkan berjalan lebih efektif, efisien, dan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah,” jelasnya.
Hidayat menambahkan bahwa berdasarkan hasil penilaian Kementerian Keuangan, tata kelola keuangan UNG saat ini telah menunjukkan capaian yang baik. Oleh karena itu, berbagai langkah penyempurnaan, termasuk sosialisasi dan implementasi perubahan kodefikasi akun belanja, terus dilakukan sebagai upaya menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan institusi.














