
PROSESNEWS.ID – Provinsi Gorontalo segera memiliki Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark Gorontalo sebagai salah satu upaya memperkuat edukasi, informasi, dan promosi kekayaan geologi serta geopark di daerah.
Persiapan pembangunan PIG Geopark Gorontalo mulai dilakukan melalui kegiatan pengukuran dan pemeriksaan ulang lokasi calon gedung PIG oleh tim Pusat Survei Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut proses perencanaan pembangunan Pusat Informasi Geologi Geopark Gorontalo yang sebelumnya telah dimulai melalui penandatanganan kontrak konsultansi perencanaan dengan PT Inkoneksi Izi pada 6 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut, tim Pusat Survei Geologi melakukan pengukuran sekaligus visitasi di lokasi calon gedung PIG yang berada di Gedung Eks BNN, Jalan M.T. Haryono No. 16, Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
Kegiatan tersebut turut didampingi Sekretaris Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Romi Moge, yang mewakili Kepala Disparekrafpora Sultan Kalupe.
Romi menyampaikan, pengukuran dan visitasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan lokasi sebelum memasuki tahapan pembangunan.
“Pemerintah Provinsi Gorontalo menyambut baik proses persiapan pembangunan Pusat Informasi Geologi ini. PIG nantinya diharapkan menjadi pusat informasi dan edukasi mengenai kekayaan geologi Gorontalo sekaligus mendukung pengembangan Geopark Gorontalo,” ujar Romi.
Romi menegaskan, pembangunan PIG Geopark Gorontalo juga menjadi bagian dari program prioritas Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah dalam mendorong pengembangan pariwisata Gorontalo.
“Pembangunan PIG ini sejalan dengan program prioritas Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah, khususnya dalam pengembangan pariwisata Gorontalo. PIG diharapkan dapat menjadi salah satu sarana strategis untuk memperkuat promosi potensi geologi dan pariwisata daerah,” jelasnya.
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan tim Pusat Survei Geologi, tahapan perencanaan site ditargetkan berlangsung pada Agustus hingga September 2026.
Selanjutnya, tahapan pembangunan dan pengisian fasilitas PIG direncanakan mulai Oktober hingga pertengahan Desember 2026.
“Dengan adanya tahapan yang sudah disusun tersebut, kita berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal. Kehadiran PIG akan menjadi salah satu sarana penting untuk memperkenalkan potensi geologi Gorontalo kepada masyarakat, wisatawan, pelajar, maupun pihak-pihak yang berkepentingan,” tambahnya.
Pembangunan PIG Geopark Gorontalo diharapkan tidak hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga mampu memperkuat sinergi antara sektor geologi, pariwisata, pendidikan, ekonomi kreatif, dan pengembangan destinasi berbasis geowisata.
Keberadaan PIG juga diharapkan dapat menjadi salah satu pendukung dalam memperkuat posisi Gorontalo sebagai daerah tujuan wisata berbasis geologi dan geowisata, sekaligus mendukung upaya percepatan pengembangan Geopark Gorontalo.











