
PROSESNEWS.ID – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, disebut Fraksi Partai Golkar, selama hampir 2 tahun ini, tidak punya manfaat untuk masyarakat Gorontalo. Bahkan, Fraksi Golkar, diisukan akan menarik dukungan dari koalisi Pemerintahan Gusnar Ismail-Idah Syaidah.
Ketua Satgas DPD Partai Demokrat Helmi Rasid menjelaskan, pemerintahan Gusnar-Idah, tetap tegak lurus dan fokus melayani serta berkomitmen membangun Provinsi Gorontalo selama 5 tahun kedepan.
Ketika ada anggapan bahwa Gubernur Gusnar Ismail, tidak bermanfaat untuk masyarakat Gorontalo dan terhadap salah satu partai, kata Helmi itu hak mereka untuk menilai.
Namun kata Helmi, prinsipnya kerja-kerja Pemerintah Provinsi Gorontalo saat ini, langsung menyentuh dan masyarakat sendiri yang akan menilai itu.
“Ketika asumsi Fraksi Golkar seperti itu, tidak menjadi masalah. Itu hak mereka, hanya saja yang menjadi catatan penting. Bahwa, Gusnar Ismail yang dinilai tidak bermanfaat untuk masyarakat Gorontalo itu, Ketua DPD 1 Golkar, merupakan Wakil Gubernur Gorontalo, berpasangan dengan Gusnar Ismail. Ini bagian dari Paket Pemerintahan,” bebernya.
Mantan Wartawan itu menilai, isu yang berkembang saat ini, hanya upaya untuk memecah persatuan dan solidaritas Gusnar Ismail dan Idah Syaidah dalam pemerintahan.
“Intinya, biarlah rakyat yang menilai. Apakah Gubernur Gorontalo bekerja dan bermanfaat untuk masyarakat Gorontalo atau tidak. Apapun ocehan orang, Gusnar-Idah tetap fokus bekerja,” ketusnya.






