
PROSESNEWS.ID – Gorontalo Half Marathon (GHM) 2026 menargetkan sebanyak 7.500 peserta untuk ambil bagian dalam ajang lari yang akan digelar di Gorontalo pada 6 Desember 2026.
Target tersebut mendorong panitia untuk memperluas jangkauan promosi hingga ke luar daerah. Salah satu wilayah yang menjadi sasaran adalah Sulawesi Utara, terutama daerah-daerah yang secara geografis memiliki akses relatif dekat dengan Gorontalo.
Untuk menarik lebih banyak peserta dari Sulawesi Utara, panitia membawa langsung agenda sosialisasi sekaligus promo pendaftaran ke sejumlah daerah. Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung pada 18-20 September 2026 dengan menyasar Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Manado, Kotamobagu, serta Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).
Sebelumnya, pada konferensi pers yang berlangsung pada (1/9) Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Gorontalo, Sultan Kalupe, sebelumnya mengatakan target tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.
“Tahun 2025 sebanyak 2.500 peserta. 2025 5.000 peserta dan tahun 2026 ini kita targetkan sebanyak 7.500 peserta,” jelas Sultan
Dengan adanya sosialisasi tersebut, Sultan berharap kehadiran langsung di tengah komunitas dan masyarakat dapat meningkatkan minat pelari dari Sulawesi Utara untuk datang dan mengikuti GHM 2026.
Selain membawa informasi mengenai pelaksanaan lomba, panitia juga menyiapkan insentif bagi calon peserta berupa potongan harga pendaftaran sebesar Rp50 ribu.
Potongan tersebut berlaku untuk seluruh kategori lomba. Dengan demikian, pelari dari Sulawesi Utara yang mendaftar melalui rangkaian sosialisasi dapat memperoleh harga pendaftaran yang telah dipotong Rp50 ribu.
“Harga diskon Rp50 ribu berlaku untuk semua race,” ujar Sultan.
Rangkaian sosialisasi dimulai di Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) pada Jumat, 18 September 2026.
Panitia dijadwalkan hadir di Pantai Batu Pinagut mulai pukul 13.30 WITA. Lokasi tersebut menjadi titik pertemuan panitia dengan masyarakat dan komunitas olahraga setempat.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi secara langsung mengenai GHM 2026, mulai dari pelaksanaan lomba hingga kesempatan mendapatkan promo pendaftaran.
Kehadiran panitia di Bolmut juga menjadi bagian dari upaya memperluas basis peserta dari wilayah Sulawesi Utara.
Dengan jarak geografis yang relatif dekat dengan Gorontalo, wilayah Bolmut dinilai memiliki potensi untuk menjadi salah satu sumber peserta GHM 2026.
Setelah Bolmut, panitia melanjutkan agenda sosialisasi ke Manado pada Sabtu, 19 September 2026. Sosialisasi dijadwalkan berlangsung di kawasan Car Free Day (CFD) Mega Mas mulai pukul 06.00 WITA.
Pemilihan kawasan CFD sebagai lokasi sosialisasi memungkinkan panitia bertemu langsung dengan masyarakat yang melakukan aktivitas olahraga, termasuk komunitas dan pecinta olahraga lari.
Di lokasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi tentang GHM 2026 sekaligus mengetahui promo pendaftaran yang disiapkan panitia.
Strategi mendatangi lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat ini diharapkan dapat membuat informasi mengenai GHM 2026 menjangkau lebih banyak calon peserta.
Agenda sosialisasi kemudian berlanjut ke Kotamobagu pada Minggu, 20 September 2026. Panitia dijadwalkan membuka sosialisasi di kawasan Car Free Day Lapangan Kota mulai pukul 06.00 WITA.
Seperti agenda sebelumnya, kegiatan di Kotamobagu tidak hanya ditujukan untuk memperkenalkan GHM 2026. Panitia juga memberikan kesempatan kepada calon peserta untuk mendapatkan informasi lomba dan melakukan pendaftaran dengan harga yang telah memperoleh potongan Rp50 ribu.
Pada hari yang sama, panitia juga menjadwalkan sosialisasi di Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) pada sore hari.
Rangkaian kegiatan di beberapa daerah tersebut menunjukkan upaya panitia untuk tidak hanya mengandalkan promosi dari Gorontalo, tetapi juga menjangkau komunitas lari di daerah sekitar.










