Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Ancaman Ekosistem Laut Disikapi Mahasiswa Biologi UNG dengan Aksi Nyata

Editor by Editor
8 Jun 2026 21:27
in Universitas Negeri Gorontalo

PROSESNEWS.ID – Semangat menjaga bumi diwujudkan secara nyata oleh mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi FMIPA menggelar kegiatan SEL (Satu Ekosistem Lestari) 2026 di kawasan Pantai Botutonuo Lorong 5, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (6/6).

Mengusung tema “Satu Aksi untuk Lingkungan Hidup, Seribu Dampak untuk Masa Depan”, kegiatan ini menghadirkan kolaborasi antara mahasiswa, dosen, masyarakat, pemerintah daerah, serta PT Gorontalo Minerals sebagai mitra strategis dalam upaya pelestarian lingkungan pesisir dan laut di Gorontalo.

Sejak pagi, kawasan Pantai Botutonuo dipenuhi semangat gotong royong. Para peserta tidak hanya membersihkan kawasan pantai dari sampah, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi konservasi bawah laut melalui transplantasi terumbu karang. Kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian generasi muda terhadap masa depan ekosistem laut yang semakin menghadapi berbagai ancaman lingkungan.

Dosen Pembimbing Mahasiswa, Dr. Abubakar Sidik Katili, S.Pd., M.Sc., menjelaskan bahwa SEL 2026 difokuskan pada dua agenda utama, yakni rehabilitasi terumbu karang dan aksi bersih pantai. Menurutnya, kedua kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

“Melalui transplantasi terumbu karang, kami berupaya membantu pemulihan ekosistem bawah laut dengan menanam fragmen karang pada media yang telah disiapkan. Sementara aksi bersih pantai dilakukan untuk mengurangi akumulasi sampah, terutama sampah plastik yang menjadi ancaman serius bagi kehidupan laut,” jelas Sidik.

Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk PT Gorontalo Minerals yang menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui kemitraan bersama perguruan tinggi serta komunitas lokal.

Tidak hanya melibatkan mahasiswa, SEL 2026 juga dirangkaikan dengan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen-dosen Jurusan Biologi FMIPA UNG di Desa Botutonuo. Sinergi antara kegiatan kemahasiswaan, pengabdian dosen, serta dukungan sektor industri menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FMIPA UNG, Dr. Lilan Dama, M.Si., berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan yang lebih kuat di kalangan generasi muda sekaligus mempererat jejaring kolaborasi lintas sektor.

“Pelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, pemerintah, dan dunia industri agar upaya konservasi dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas,” ujarnya.

Dukungan serupa disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa FMIPA dalam menginisiasi aksi konservasi lingkungan. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan dilakukan secara konsisten.

“Lingkungan yang lestari tidak tercipta dalam satu hari. Ia dibangun melalui kepedulian, kolaborasi, dan aksi nyata yang dilakukan secara berkelanjutan. Apa yang dilakukan mahasiswa hari ini merupakan langkah kecil yang memiliki dampak besar bagi masa depan,” ungkap Amir.

Melalui SEL 2026, mahasiswa Biologi FMIPA UNG tidak hanya memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia secara seremonial, tetapi juga menghadirkan aksi konkret untuk menjaga kelestarian pesisir Gorontalo. Mulai dari transplantasi terumbu karang hingga aksi bersih pantai, seluruh rangkaian kegiatan menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Tags: Aksi Bersih Pantai GorontaloFMIPA Universitas Negeri GorontaloHari Lingkungan Hidup Sedunia 2026HMJ Biologi FMIPA UNGKonservasi Pantai BotutonuoMahasiswa UNG Tanam Terumbu KarangPelestarian Lingkungan Pesisirpengabdian masyarakat UNGPT. Gorontalo MineralsTransplantasi Terumbu Karang Gorontalo
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkait

Audiensi Gubernur Gorontalo dan Dirjen Minerba Bahas Pertambangan Mineral

by Editor
20 Jul 2025
0

PROSESNEWS.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menugaskan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Tri Winarno, untuk...

UNG Terjunkan 436 Mahasiswa Kesehatan ke Boalemo, Siap Beri Kontribusi Nyata

by Editor
4 Jul 2025
0

PROSESNEWS.ID – Dalam upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) akan menerjunkan ratusan mahasiswa...

Kuasa Hukum PT. GM Kecewa Terhadap Bocornya Putusan Pengadilan

by Editor
30 Jul 2023
0

PROSESNEWS.ID - PT. Gorontalo Minerals (GM) dan kuasa hukumnya menyatakan kekecewaan terkait dugaan bocornya pemberitaan mengenai putusan provisi Pengadilan Negeri...

Gugus Tugas Covid-19 Gorontalo, Dapat Bantuan Alkes dari PT. GM

by Usman Anapia
28 Mei 2020
0

Adapun jenis bantuan yang diberikan, berupa, baju coverall yang bisa dipakai berulang dengan dicuci air sabun 80 pcs, kaca mata...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Hukum

Operasi Patuh Gorontalo 2026 Dimulai 8 Juni, Pelanggar Siap-Siap Ditindak

by Editor
4 Jun 2026
0

PROSESNEWS.ID – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Gorontalo akan menggelar Operasi Patuh 2026 selama 14 hari, mulai 8 hingga 21...

Pertunjukan I La Galigo yang mengisahkan mitos penciptaan suku Bugis yang terabadikan lewat tradisi lisan dan naskah-naskah. DJARUM Foundation.

Lontara, Aksara Mendunia dari Bugis

8 Mar 2021

Ancaman Ekosistem Laut Disikapi Mahasiswa Biologi UNG dengan Aksi Nyata

8 Jun 2026

UNG Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026, Perluas Akses Pendidikan Tinggi Daerah Afirmasi

8 Jun 2026

Penelitian UNG Ungkap Begadang dan Stres Akademik Picu Gangguan Konsentrasi Mahasiswa

16 Mei 2026

Rencana Pembangunan Industri Kota Gorontalo Mulai Dirancang untuk 20 Tahun

10 Mar 2026

TERBARU

Ancaman Ekosistem Laut Disikapi Mahasiswa Biologi UNG dengan Aksi Nyata

8 Jun 2026

UNG Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026, Perluas Akses Pendidikan Tinggi Daerah Afirmasi

8 Jun 2026

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Salurkan Ribuan Bibit Kelapa untuk Petani Mootilango

7 Jun 2026

Keday MIB Gorontalo Pererat Silahturahmi lewat Family Ghatering

7 Jun 2026

Ratusan Peserta Meriahkan Konvoi Nusantara Road to PENAS KTNA XVII 2026

6 Jun 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2025 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2025 Prosesnews.id. All Rights Reserved.