
PROSESNEWS.ID – Meningkatnya aktivitas kader Partai Demokrat yang turun langsung ke tengah masyarakat dalam beberapa bulan terakhir bukan sebagai manuver politik menjelang helatan politik mendatang, melainkan wujud pengabdian untuk rakyat.
Hal itu disampaikan oleh salah satu Tim 100 Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat, Gunawan Rasid. Ia menegaskan, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan bahwa intensitas kader Demokrat turun ke masyarakat merupakan bagian dari semangat pengabdian untuk rakyat dan menyongsong usia ke-25 Partai Demokrat.
Ia mengatakan, pesan AHY tersebut penting dipahami publik agar aktivitas kader di lapangan tidak ditafsirkan secara keliru.
“Pak Ketua Umum AHY telah menyampaikan, kegiatan kader Demokrat yang semakin sering turun ke masyarakat bukanlah manuver politik. Pemilu masih sangat lama, dan fokus Demokrat saat ini adalah mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
Gunawan yang juga lulusan Akademi Demokrat itu, mengungkapkan, dalam sambutan AHY pada acara buka puasa bersama Partai Demokrat di Jakarta (4/3/2026), AHY menyampaikan hal tersebut di hadapan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono. Dalam kesempatan itu, AHY meminta agar pesan tersebut turut disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto selaku pembina koalisi, terkait semangat kader Demokrat turun ke tengah masyarakat lebih dilandasi oleh momentum perjalanan Partai Demokrat yang akan memasuki usia ke-25 tahun.
“Pak Ketum AHY menyampaikan, perjalanan 25 tahun Partai Demokrat tentu penuh dinamika, suka dan duka, jatuh bangun, serta keringat dan air mata. Semua pengalaman itu menjadi modal untuk bangkit dan memperkuat kontribusi partai ke depan,” jelasnya.
Gunawan yang juga anak didiknya Erwin Ismail Ketua DPD Demokrat Gorontalo, dalam keterangan terakhirnya, mengatakan, Partai Demokrat berkomitmen untuk terus melakukan konsolidasi dan penguatan organisasi dengan landasan pengabdian kepada rakyat serta loyalitas terhadap agenda pembangunan nasional.
“Di bawah kepemimpinan Ketum AHY, Demokrat ingin memastikan, kebangkitan pada usia 25 tahun di 2026 ini, bukan sekadar ambisi politik, tetapi panggilan sejarah untuk meningkatkan peran dan kontribusi nyata, baik dalam pemerintahan maupun di parlemen, terutama demi kepentingan rakyat,” pungkasnya.














