Menteri PPN/Bappenas Bertekad Ukir Sejarah Tangani Banjir di Gorontalo

Saya mengajak seluruh pemimpin di Gorontalo tanpa terkecuali, malam ini jelang peringatan 75 tahun Indonesia merdeka, kita jadikan sebagai simbol dan momentum untuk menangani banjir di Gorontalo.

Menteri PPN/Kepala Bappenas (kanan) mengenakan jaket dengan sulaman khas Gorontalo Karawo yang dipersembahkan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie pada ramah tamah bersama Pemprov Gorontalo di rumah jabatan Gubernur, Minggu (16/8/2020) malam. (Foto : Salman)

PROSESNEWS.ID – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa, menyerukan tekad untuk menangani banjir yang melanda Gorontalo.

Putra asli Gorontalo itu mengajak Gubernur dan seluruh kepala daerah di Gorontalo untuk bersama-sama mengukir sejarah dengan mempersembahkan Gorontalo yang bebas banjir kepada masyarakat.

“Saya mengajak seluruh pemimpin di Gorontalo tanpa terkecuali, malam ini jelang peringatan 75 tahun Indonesia merdeka, kita jadikan sebagai simbol dan momentum untuk menangani banjir di Gorontalo. Jadikan ini mimpi kita bersama, bukan hanya mimpi saya atau mimpi pak Rusli. Saya cuma mau ajak satu saja, keseriusan kita menangani banjir ini,” kata Suharso Monoarfa pada ramah tamah bersama jajaran Pemprov Gorontalo dan kabupaten/kota di rumah jabatan Gubernur Gorontalo, Minggu (16/8/2020).

Suharso mengatakan, untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Gorontalo, mulai dari penanganan banjir, pengentasan kemiskinan, dan pengangguran, membutuhkan tekad, kesungguhan dan kebersamaan seluruh pemimpin dan masyarakat Gorontalo tanpa melihat perbedaan dan latar belakang partai. Ditegaskannya, esensi dari perbedaan adalah berjuang untuk membangun Gorontalo yang maju dan sejahtera.

“Saya tegaskan bahwa warna (partai) itu tidak menjadi penting, yang menjadi kepentingan kita di sini adalah menyelesaikan banjir yang melanda Gorontalo. Banjir itu tidak mau melihat warna, kemiskinan dan pengangguran juga tidak mau melihat warna, tetapi yang dilihat adalah kesungguhan kita mengatasinya,” tegas Menteri PPN/Kepala Bappenas.

Sebagai langkah awal dalam menangani banjir di Gorontalo, Suharso menginstruksikan Deputi Kementerian PPN/Bappenas untuk merancang master plan dan detail plan penanganan banjir di Gorontalo. Kementerian PPN/Bappenas selanjutnya akan mengagendakan pembahasan penanganan banjir tersebut bersama pemerintah daerah dan kementerian terkait bersama Komisi V DPR RI.

“Kita akan buat acara yang lebih teknis, kita juga akan panggil Kementerian PUPR dan Komisi V DPR RI. Ini adalah langkah awal kita menyelesaikan banjir di Gorontalo. Kita akan rancang baik-baik termasuk Bolango Ulu kemudian Bone, kan dua sungai itu yang paling parah,” tutur Suharso Monoarfa.

Sementara itu Gubernur Rusli Habibie mengaku sangat terkesan dengan ide dari Menteri PPN/Kepala Bappenas tersebut. Rusli bahkan berjanji akan menjadikan ide tersebut sebagai spirit bagi dirinya bersama bupati dan wali kota agar banjir yang melanda Gorontalo bisa segera teratasi.

“Ini akan menjadi spiriti bagi saya bersama para bupati dan wali kota, semoga kita bisa mengukir sejarah dan punya kenang-kenangan yang bisa dipersembahkan untuk anak cucu kita,” tandas Gubernur. (Ads)

Related articles

Flash News : Gorontalo Ketambahan 3 Orang Positif Covid-19 Hasil Swab

PROSESNEWS.ID – Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo, melalui juru bicara Darda Daraba mengkonfirmasi ada data terbaru terkait hasil swab test laboratorium Makassar. Jumlah kasus positif di Gorontalo tiba-tiba kembali bertambah menjadi empat kasus. Tiga baru saja diumumkan, Rabu […]

Gubernur Rusli Temui Disabilitas dan Lansia, Berikan Bantuan Pangan Bersubsidi

Setelah kemarin menyisir Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Gorontalo, dan kemarin Jumat (15/5/20200 serahkan bantuan pangan bersubsidi pada civitas UMGo, kali ini Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, bertemu anak-anak yang berkebutuhan khusus untuk berbagi sembako, Sabtu, (16/5/2020).

Komentar