<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Mahasiswa UNG Meninggal Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<atom:link href="https://prosesnews.id/tag/mahasiswa-ung-meninggal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prosesnews.id/tag/mahasiswa-ung-meninggal/</link>
	<description>Konsisten, Aktual, Independen</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Sep 2025 10:38:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2024/01/icon-prosesnews-75x75.png</url>
	<title>Berita Mahasiswa UNG Meninggal Viral Terkini - Prosesnews.id</title>
	<link>https://prosesnews.id/tag/mahasiswa-ung-meninggal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Keluarga Korban Diksar UNG akan Ambil Jalan Hukum Sampai Tuntas</title>
		<link>https://prosesnews.id/keluarga-korban-diksar-ung-akan-ambil-jalan-hukum-sampai-tuntas/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/keluarga-korban-diksar-ung-akan-ambil-jalan-hukum-sampai-tuntas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 09:49:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Diksar UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Eduart Wolok]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Kematian Mahasiswa UNG]]></category>
		<category><![CDATA[La Aba]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[POLDA GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor UNG]]></category>
		<category><![CDATA[UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=67931</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID — Keluarga mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang meninggal usai mengikuti pendidikan dasar (Diksar)...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/keluarga-korban-diksar-ung-akan-ambil-jalan-hukum-sampai-tuntas/">Keluarga Korban Diksar UNG akan Ambil Jalan Hukum Sampai Tuntas</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="231" data-end="644"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-67932" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-23-at-17.43.46.jpeg" alt="" width="1024" height="651" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-23-at-17.43.46.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-23-at-17.43.46-300x191.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-23-at-17.43.46-768x488.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-23-at-17.43.46-750x477.jpeg 750w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p data-start="231" data-end="644"><strong>PROSESNEWS.ID</strong> — Keluarga mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang meninggal usai mengikuti pendidikan dasar (Diksar) organisasi mahasiswa pecinta alam menegaskan kasus ini harus diproses secara hukum hingga tuntas.</p>
<p data-start="231" data-end="644">Mereka menilai, jika terdapat unsur pidana, maka langkah hukum adalah jalan yang harus ditempuh demi keadilan sekaligus menjadi pembelajaran agar kasus serupa tidak terulang di kemudian hari.</p>
<p data-start="646" data-end="910">“Proses tuntas secara hukum, ketika ada tindakan pidana yang terjadi dalam proses itu, maka tentu kami sebagai keluarga akan memproses secara hukum. Kami tegas dan ini kami akan kawal tuntas terkait proses hukum itu,” ujar La Aba, perwakilan keluarga korban.</p>
<p data-start="912" data-end="1108">Ia menjelaskan, laporan sudah dimasukkan ke Polda Gorontalo. Saat ini, keluarga masih menunggu tindak lanjut aparat kepolisian untuk mengusut dugaan adanya tindak pidana dalam kegiatan tersebut.</p>
<p data-start="1110" data-end="1272">“Sudah kami laporkan di Polda. Teman-teman aparat sementara berproses, dan kami akan menunggu perkembangannya,” jelas La Aba.</p>
<p data-start="1274" data-end="1536">Pihak keluarga juga menyoroti fakta bahwa kegiatan Diksar Mapala yang diikuti korban dilaksanakan tanpa izin resmi dari kampus. Hal ini menurut mereka perlu ditelusuri lebih jauh untuk memastikan ada atau tidaknya kelalaian yang berujung pada tragedi tersebut.</p>
<p data-start="1753" data-end="1913">Meski begitu, keluarga menghargai sikap Rektor UNG, Eduart Wolok, yang menegaskan pihak kampus tidak akan menghalangi proses hukum yang ditempuh keluarga.</p>
<p data-start="1915" data-end="2142">“Pak Rektor sikapnya jelas, beliau tidak akan menghalang-halangi proses hukum. Bahkan sangat mendukung kami untuk menempuh proses ini. Karena beliau sampaikan, baik pelaku maupun korban sama-sama mahasiswa UNG,” tutur La Aba.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/keluarga-korban-diksar-ung-akan-ambil-jalan-hukum-sampai-tuntas/">Keluarga Korban Diksar UNG akan Ambil Jalan Hukum Sampai Tuntas</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/keluarga-korban-diksar-ung-akan-ambil-jalan-hukum-sampai-tuntas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor UNG Bantah Tuduhan Lepas Tangan Kasus Kematian Mahasiswa</title>
		<link>https://prosesnews.id/rektor-ung-bantah-tuduhan-lepas-tangan-kasus-kematian-mahasiswa/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/rektor-ung-bantah-tuduhan-lepas-tangan-kasus-kematian-mahasiswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 09:03:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Diksar Mahasiswa UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Eduart Wolok]]></category>
		<category><![CDATA[Kematian Mahasiswa UNG]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG Mati]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala Mengungga]]></category>
		<category><![CDATA[UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=67926</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID — Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok, membantah tuduhan bahwa pihaknya lepas tangan...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/rektor-ung-bantah-tuduhan-lepas-tangan-kasus-kematian-mahasiswa/">Rektor UNG Bantah Tuduhan Lepas Tangan Kasus Kematian Mahasiswa</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="174" data-end="412"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-67927" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-23-at-14.08.09.jpeg" alt="" width="733" height="450" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-23-at-14.08.09.jpeg 733w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-23-at-14.08.09-300x184.jpeg 300w" sizes="(max-width: 733px) 100vw, 733px" /></p>
<p data-start="174" data-end="412"><strong>PROSESNEWS.ID</strong> — Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok, membantah tuduhan bahwa pihaknya lepas tangan dalam kasus kematian mahasiswa usai mengikuti pendidikan dasar (Diksar) salah satu organisasi mahasiswa pecinta alam.</p>
<p data-start="414" data-end="553">Menurut Eduart, mustahil bagi pihak kampus untuk mengabaikan persoalan ini, terlebih karena korban adalah bagian dari keluarga besar UNG.</p>
<p data-start="555" data-end="751">“Ada yang mengatakan, &#8216;wah jangan-jangan Rektor lepas tangan&#8217;. Apanya yang boleh lepas tangankan? Yang menjadi korban anak kami kok kami lepas tangan gimana mungkin? Tidak akan mungkin,” tegas Eduart.</p>
<p data-start="753" data-end="978">Ia menjelaskan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menggali keterangan lebih lanjut terkait insiden tersebut. Beberapa data dan informasi sudah berhasil dihimpun dan akan menjadi dasar langkah investigasi berikutnya.</p>
<p data-start="980" data-end="1098">“Sudah ada beberapa keterangan yang saya dapatkan dan juga akan menjadi dasar kita melakukan tindakan,” ujar Eduart.</p>
<p data-start="1100" data-end="1366">Meski begitu, Eduart menegaskan pihak kampus tidak bisa serta-merta menetapkan sanksi sebelum proses investigasi lebih mendetail. Ia juga menekankan, keluarga korban dipersilakan menempuh jalur hukum pidana bila dibutuhkan, dan pihak kampus tidak akan menghalangi.</p>
<p data-start="1368" data-end="1568">“Sebagai Rektor, kami tidak akan menghalangi proses pidana yang misalnya akan ditempuh oleh pihak keluarga korban. Silakan. Dan kita akan menindaklanjuti hasil dari proses pidana tersebut,” ucapnya.</p>
<p data-start="1570" data-end="1839">Lebih jauh, Eduart mengingatkan seluruh organisasi mahasiswa agar tidak melaksanakan kegiatan di luar kampus tanpa izin resmi dari universitas. Menurutnya, hal itu akan ditindak tegas karena menyangkut tanggung jawab administratif dan perlindungan terhadap mahasiswa.</p>
<p data-start="1841" data-end="2080">“Ini juga pesan untuk seluruh ormawa yang melakukan kegiatan di luar kampus tanpa izin kampus, itu kita akan tindaki dengan tegas. Tetapi karena ini melibatkan anak-anak mahasiswa UNG, maka tidak mungkin kami lepas tanggung,” pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/rektor-ung-bantah-tuduhan-lepas-tangan-kasus-kematian-mahasiswa/">Rektor UNG Bantah Tuduhan Lepas Tangan Kasus Kematian Mahasiswa</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/rektor-ung-bantah-tuduhan-lepas-tangan-kasus-kematian-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kegiatan Mapala UNG Ilegal, Kampus Janji Beri Hukuman</title>
		<link>https://prosesnews.id/kegiatan-mapala-ung-ilegal-kampus-janji-beri-hukuman/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/kegiatan-mapala-ung-ilegal-kampus-janji-beri-hukuman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 06:18:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Diksar Mapala]]></category>
		<category><![CDATA[Diksar Mapala UNG]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Mapala UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=67912</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Fakta baru terungkap dari kasus meninggalnya Muhammad Jaksen (19), mahasiswa semester 3 Universitas...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kegiatan-mapala-ung-ilegal-kampus-janji-beri-hukuman/">Kegiatan Mapala UNG Ilegal, Kampus Janji Beri Hukuman</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-67913" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250923-WA0083.jpg" alt="" width="938" height="529" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250923-WA0083.jpg 938w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250923-WA0083-300x169.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250923-WA0083-768x433.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250923-WA0083-750x423.jpg 750w" sizes="(max-width: 938px) 100vw, 938px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Fakta baru terungkap dari kasus meninggalnya Muhammad Jaksen (19), mahasiswa semester 3 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) saat mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala Butaiyo Nusa.</p>
<p>Rektor UNG, Eduart Wolok, menyebut kegiatan yang berlangsung pada 18 hingga 21 September 2025 itu sebenarnya tidak mendapat izin dari fakultas maupun universitas.</p>
<p>Eduart menegaskan, pimpinan universitas sudah lama melarang aktivitas kemahasiswaan di luar kampus, terlebih yang bersifat pengkaderan. Namun, larangan itu justru diabaikan oleh pengurus Mapala.</p>
<p>“Setelah kita cek lebih jauh, karena ini kegiatan ormawa tingkat fakultas, tidak ada izin dari pihak fakultas. Artinya ini sudah terjadi pelanggaran,” tegas Eduart dalam konferensi pers di Gedung Rektorat UNG, Selasa (23/09/2025).</p>
<p>Ia menyebut, pembangkangan itu akan berujung pada sanksi. Kampus berkomitmen memberikan hukuman administratif dan akademik kepada pihak yang terbukti bertanggung jawab.</p>
<p>“Atas pelanggaran yang dilakukan, kami akan melakukan langkah tegas terkait sanksi administratif dan akademik. Itu pasti kita tempuh,” tambahnya.</p>
<p>Menurut Eduart, meski banyak desakan agar kasus ini diproses pidana, pihak kampus memilih berhati-hati. Sebab, baik korban maupun mereka yang dituduh sama-sama mahasiswa UNG yang masih menjadi tanggung jawab universitas.</p>
<p>Tragedi ini bukan hanya menelan korban jiwa, tetapi juga membuka tabir sikap keras kepala organisasi mahasiswa yang tetap melaksanakan kegiatan meski sudah jelas dilarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/kegiatan-mapala-ung-ilegal-kampus-janji-beri-hukuman/">Kegiatan Mapala UNG Ilegal, Kampus Janji Beri Hukuman</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/kegiatan-mapala-ung-ilegal-kampus-janji-beri-hukuman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diksar Mapala UNG Ternyata Tidak Memiliki Izin dari Fakultas</title>
		<link>https://prosesnews.id/diksar-mapala-ung-ternyata-tidak-memiliki-izin-dari-fakultas/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/diksar-mapala-ung-ternyata-tidak-memiliki-izin-dari-fakultas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 06:11:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Diksar Mapala]]></category>
		<category><![CDATA[Diksar Mapqla]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=67908</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok, akhirnya menanggapi tragedi meninggalnya Muhammad Jaksen...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/diksar-mapala-ung-ternyata-tidak-memiliki-izin-dari-fakultas/">Diksar Mapala UNG Ternyata Tidak Memiliki Izin dari Fakultas</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-67909" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250923_140823.jpg" alt="" width="830" height="435" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250923_140823.jpg 830w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250923_140823-300x157.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250923_140823-768x403.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250923_140823-750x393.jpg 750w" sizes="auto, (max-width: 830px) 100vw, 830px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok, akhirnya menanggapi tragedi meninggalnya Muhammad Jaksen (19), mahasiswa semester 3 yang mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala Butaiyo Nusa.</p>
<p>Dalam konferensi pers di Gedung Rektorat UNG, Selasa (23/09/2025), Edward menegaskan pihak kampus akan menindak tegas pelanggaran yang terjadi.</p>
<p>Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penelusuran, kegiatan Diksar yang digelar pada 18 hingga 21 September 2025 tersebut tidak memiliki izin dari fakultas. Padahal, pimpinan universitas sebelumnya telah melarang segala bentuk aktivitas kemahasiswaan di luar kampus, terutama yang bersifat pengkaderan.</p>
<p>“Setelah kita cek lebih jauh, karena ini kegiatan ormawa tingkat fakultas, tidak ada izin dari pihak fakultas. Artinya ini sudah terjadi pelanggaran. Dan atas pelanggaran yang dilakukan, kami akan melakukan langkah tegas terkait sanksi yang bisa kami langsung lakukan, yaitu sanksi administratif dan akademik. Itu pasti kita tempuh,” tegas Edward.</p>
<p>Eduart juga mengaku menerima banyak pesan dari masyarakat yang mendesaknya mengambil langkah tegas, bahkan ada yang meminta kasus ini diproses secara pidana. Namun, ia menekankan bahwa pihak kampus tidak bisa gegabah karena baik korban maupun pihak yang dituduh sama-sama mahasiswa UNG.</p>
<p>“Banyak DM, banyak inbox, banyak WA yang meminta saya mengambil langkah tegas, ada yang mengatakan ini sudah pembunuhan. Tapi saya tidak bisa gegabah menyikapi itu, karena terhadap yang dituduh maupun korban itu semuanya anak-anak kami, mahasiswa UNG. Sebagai orang tua di kampus, saya akan sangat hati-hati menyikapi ini,” jelasnya.</p>
<p>Rektor UNG memastikan, selain sanksi akademik dan administratif, pihaknya akan mendukung langkah hukum jika proses penyelidikan menemukan indikasi pidana.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/diksar-mapala-ung-ternyata-tidak-memiliki-izin-dari-fakultas/">Diksar Mapala UNG Ternyata Tidak Memiliki Izin dari Fakultas</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/diksar-mapala-ung-ternyata-tidak-memiliki-izin-dari-fakultas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor UNG Buka Suara, Jelaskan Alasan Kampus Baru Beri Pernyataan</title>
		<link>https://prosesnews.id/rektor-ung-buka-suara-jelaskan-alasan-kampus-baru-beri-pernyataan/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/rektor-ung-buka-suara-jelaskan-alasan-kampus-baru-beri-pernyataan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kampus meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus mahasiswa Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=67898</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Setelah sehari penuh publik mempertanyakan sikap Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang belum bersuara...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/rektor-ung-buka-suara-jelaskan-alasan-kampus-baru-beri-pernyataan/">Rektor UNG Buka Suara, Jelaskan Alasan Kampus Baru Beri Pernyataan</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-67899" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250923_123802.jpg" alt="" width="785" height="543" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250923_123802.jpg 785w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250923_123802-300x208.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250923_123802-768x531.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250923_123802-750x519.jpg 750w" sizes="auto, (max-width: 785px) 100vw, 785px" /></p>
<p><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Setelah sehari penuh publik mempertanyakan sikap Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang belum bersuara terkait meninggalnya Muhammad Jaksen, mahasiswa semester 3 yang ikut Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala Butaiyo Nusa, akhirnya pihak rektorat memberikan keterangan resmi.</p>
<p>Dalam konferensi pers di Gedung Rektorat UNG, Selasa (23/09/2025), Rektor UNG Eduart Wolok menegaskan, keterlambatan pernyataan bukan karena menghindar dari pemberitaan, melainkan fokus mendampingi proses pemulangan jenazah ke kampung halaman korban di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.</p>
<p>&#8220;Teman-teman sekalian perlu kami sampaikan bahwasanya memang baru saat ini mengeluarkan pernyataan secara resmi dengan tujuan agar tidak terjadi simpang siur,&#8221; ujar Eduart Wolok di hadapan wartawan.</p>
<p>Ia menjelaskan, sejak kabar meninggalnya Jaksen beredar, pihak kampus langsung berkoordinasi dengan keluarga, pemerintah desa asal korban, serta pihak terkait untuk memastikan evakuasi jenazah berjalan lancar.</p>
<p>&#8220;Adapun dari kemarin memang kami konsentrasi bukan untuk tidak menjawab pemberitaan tetapi lebih kepada bagaimana pihak kampung hadir mendampingi proses evakuasi jenazah hingga proses pengulangan jenazah ke keluarga almarhum di Kabupaten Muna,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Edward juga memastikan, hingga Selasa pagi, proses pemulangan jenazah berjalan sesuai rencana dan tanpa hambatan.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah perjalanan sampai jam tadi malam lancar dan melewati Poso. Insyaallah mungkin malam nanti atau paling lambat besok sudah tiba di Muna, dan kita doakan bersama agar proses pengulangan jenazah lancar,&#8221; tandasnya.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/rektor-ung-buka-suara-jelaskan-alasan-kampus-baru-beri-pernyataan/">Rektor UNG Buka Suara, Jelaskan Alasan Kampus Baru Beri Pernyataan</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/rektor-ung-buka-suara-jelaskan-alasan-kampus-baru-beri-pernyataan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lebam di Wajah dan Leher Jadi Misteri Kematian Mahasiswa UNG</title>
		<link>https://prosesnews.id/lebam-di-wajah-dan-leher-jadi-misteri-kematian-mahasiswa-ung/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/lebam-di-wajah-dan-leher-jadi-misteri-kematian-mahasiswa-ung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 09:22:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa di Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=67880</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Wajah dan leher Muhammad Jaksen (19), mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Sulawesi...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/lebam-di-wajah-dan-leher-jadi-misteri-kematian-mahasiswa-ung/">Lebam di Wajah dan Leher Jadi Misteri Kematian Mahasiswa UNG</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="221" data-end="522"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-67876" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-15.35.47-1.jpeg" alt="" width="954" height="592" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-15.35.47-1.jpeg 954w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-15.35.47-1-300x186.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-15.35.47-1-768x477.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-15.35.47-1-750x465.jpeg 750w" sizes="auto, (max-width: 954px) 100vw, 954px" /></p>
<p data-start="221" data-end="522"><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Wajah dan leher Muhammad Jaksen (19), mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Sulawesi Tenggara, dipenuhi lebam saat ditemukan menjelang ajalnya usai mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala Butaiyo Nusa di kawasan Suawa Tengah, Kabupaten Gorontalo, 18–21 September 2025.</p>
<p data-start="524" data-end="734">Kondisi mengenaskan itu diungkapkan oleh Laode Muhamad Amar, rekan korban yang menjemput Jaksen di sekretariat Mapala. Ia menuturkan wajah korban terlihat bengkak, penuh memar, dan tidak lagi mampu berbicara.</p>
<p data-start="736" data-end="869">“Saat saya tiba, kondisinya sudah parah. Wajah dan lehernya lebam, dan ia tidak bisa lagi mengucapkan sepatah kata pun,” kata Amar.</p>
<p data-start="871" data-end="1065">Sebelum tak sadarkan diri, Jaksen sempat menelpon Amar agar segera dijemput. Ia pertama kali dilarikan ke Rumah Sakit Bunda, namun karena fasilitas terbatas, akhirnya dirujuk ke RS Aloe Saboe.</p>
<p data-start="1067" data-end="1244" data-is-only-node="">“Saat tiba di rumah sakit, kami langsung melapor. Pasien sempat digulingkan terlebih dahulu sebelum infus dipasangkan. Tapi kondisinya memang sudah sangat kritis,” jelas Amar.</p>
<p data-start="1246" data-end="1462">Amar juga baru mengetahui bahwa Jaksen memiliki riwayat hemofilia, penyakit yang membuat luka ringan sekalipun sulit untuk sembuh. “Dengan kondisi penuh lebam, penyakit itu jelas memperburuk keadaannya,” tambahnya.</p>
<p data-start="1464" data-end="1694">Keluarga korban pun menyesalkan sikap panitia yang dianggap abai terhadap kesehatan peserta. Kakak korban, Iksan, menyebut adiknya sudah sempat meminta izin untuk pulang karena lehernya membengkak. Namun, permintaan itu ditolak.</p>
<p data-start="1696" data-end="1861">“Adik saya dipaksa ikut sampai selesai meski kondisinya sudah sakit. Kalau dari awal langsung dibawa pulang atau dirawat, mungkin tidak akan begini,” ungkap Iksan.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/lebam-di-wajah-dan-leher-jadi-misteri-kematian-mahasiswa-ung/">Lebam di Wajah dan Leher Jadi Misteri Kematian Mahasiswa UNG</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/lebam-di-wajah-dan-leher-jadi-misteri-kematian-mahasiswa-ung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keluarga Korban Diksar Sebut Panitia Tidak Ada Itkad Baik untuk Mengantar ke RS</title>
		<link>https://prosesnews.id/keluarga-korban-diksar-sebut-panitia-tidak-ada-itkad-baik-untuk-mengantar-ke-rs/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/keluarga-korban-diksar-sebut-panitia-tidak-ada-itkad-baik-untuk-mengantar-ke-rs/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 09:16:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa di Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=67875</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Keluarga Muhammad Jaksen (19), mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Sulawesi Tenggara yang...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/keluarga-korban-diksar-sebut-panitia-tidak-ada-itkad-baik-untuk-mengantar-ke-rs/">Keluarga Korban Diksar Sebut Panitia Tidak Ada Itkad Baik untuk Mengantar ke RS</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="234" data-end="481">
<p data-start="234" data-end="481"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-67877" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/18a11ed3-1479-4047-8ff8-49ff6be04b9d.jpg" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/18a11ed3-1479-4047-8ff8-49ff6be04b9d.jpg 1280w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/18a11ed3-1479-4047-8ff8-49ff6be04b9d-300x169.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/18a11ed3-1479-4047-8ff8-49ff6be04b9d-1024x576.jpg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/18a11ed3-1479-4047-8ff8-49ff6be04b9d-768x432.jpg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/18a11ed3-1479-4047-8ff8-49ff6be04b9d-750x422.jpg 750w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/18a11ed3-1479-4047-8ff8-49ff6be04b9d-1140x641.jpg 1140w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p data-start="234" data-end="481"><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Keluarga Muhammad Jaksen (19), mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Sulawesi Tenggara yang meninggal saat mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala Butaiyo Nusa, mengungkap fakta memilukan di balik tragedi tersebut.</p>
<p data-start="483" data-end="684">Menurut keterangan Iksan, kakak korban, Jaksen berangkat mengikuti kegiatan dalam kondisi sehat. Namun saat prosesi penerimaan, lehernya sudah terlihat membengkak dan mengalami memar akibat benturan.</p>
<p data-start="686" data-end="925">“Adik saya sudah minta izin untuk pulang karena lehernya bengkak, tapi panitia Mapala tidak memberikan izin. Mereka memaksa harus mengikuti kegiatan sampai selesai, padahal posisi adik saya sudah kesakitan,” ujar Iksan dengan nada geram mengutipa dari 0435.id.</p>
<p data-start="927" data-end="1172">Ia menambahkan, sikap panitia yang dianggap abai semakin memperburuk kondisi korban. Alih-alih segera membawa Jaksen ke rumah sakit, panitia justru membiarkan kondisinya memburuk hingga akhirnya korban menelpon temannya sendiri untuk dijemput.</p>
<p data-start="1174" data-end="1336" data-is-only-node="">“Adik saya malah menelpon minta dijemput teman karena sudah sesak napas. Panitia sama sekali tidak ada itikad baik untuk mengantarkan ke rumah sakit,” tegasnya.</p>
<p data-start="1338" data-end="1509">Rekan korban, Laode Muhamad Amar, membenarkan kondisi mengenaskan yang dialami Jaksen. Saat menjemput, Amar menemukan wajah korban bengkak dan tidak bisa lagi berbicara.</p>
<p data-start="1511" data-end="1644">“Saat saya tiba di sekret Mapala, kondisi Jaksen sudah sangat buruk. Wajahnya bengkak dan ia tidak bisa lagi berbicara,” kata Amar.</p>
<p data-start="1646" data-end="1847">Jaksen sempat dibawa ke Rumah Sakit Bunda, namun karena keterbatasan fasilitas ia kemudian dirujuk ke RS Aloe Saboe. Di sana, penanganan medis baru dilakukan beberapa menit setelah pasien dilaporkan.</p>
<p data-start="1849" data-end="2035">“Saat tiba di rumah sakit ini, kami langsung melapor. Pihak rumah sakit menyarankan agar pasien digulingkan terlebih dahulu. Setelah beberapa menit, infus baru dipasangkan,” ujar Amar.</p>
<p data-start="2037" data-end="2183">Amar juga baru mengetahui bahwa Jaksen memiliki riwayat hemofilia, penyakit yang membuat penderitanya sulit sembuh meski hanya dari luka ringan.</p>
<p data-start="2185" data-end="2333">“Wajah dan lehernya lebam. Saya baru tahu kalau ia memiliki riwayat hemofilia, penyakit yang membuatnya sulit sembuh dari luka ringan,” ungkapnya.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/keluarga-korban-diksar-sebut-panitia-tidak-ada-itkad-baik-untuk-mengantar-ke-rs/">Keluarga Korban Diksar Sebut Panitia Tidak Ada Itkad Baik untuk Mengantar ke RS</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/keluarga-korban-diksar-sebut-panitia-tidak-ada-itkad-baik-untuk-mengantar-ke-rs/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peserta Diksar UNG Meninggal, Korban Punya Penyakit Hemofilia</title>
		<link>https://prosesnews.id/peserta-diksar-ung-meninggal-korban-punya-penyakit-hemofilia/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/peserta-diksar-ung-meninggal-korban-punya-penyakit-hemofilia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 08:41:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa di Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=67869</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Kematian Muhammad Jaksen (19), mahasiswa semester 3 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Sulawesi...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/peserta-diksar-ung-meninggal-korban-punya-penyakit-hemofilia/">Peserta Diksar UNG Meninggal, Korban Punya Penyakit Hemofilia</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="281" data-end="531">
<div id="writing-block-09ce2755-da3c-4352-824f-4ea4a4cf720c" class="bg-token-bg-primary dark:bg-token-bg-elevated-secondary my-4 w-full overflow-visible rounded-3xl shadow-[inset_0px_0px_0px_1px_rgba(0,0,0,0.12),0px_8px_480px_rgba(0,0,0,0.04)] dark:shadow-[inset_0px_0px_0px_1px_var(--border-light)] pt-1 pb-3" data-writing-block="true">
<div class="px-4 sm:px-6">
<figure id="attachment_67871" aria-describedby="caption-attachment-67871" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-67871 size-full" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/3df62348-6523-4b78-a939-8d5f78240199-1.jpg" alt="" width="720" height="508" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/3df62348-6523-4b78-a939-8d5f78240199-1.jpg 720w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/3df62348-6523-4b78-a939-8d5f78240199-1-300x212.jpg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/3df62348-6523-4b78-a939-8d5f78240199-1-120x86.jpg 120w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-67871" class="wp-caption-text">Iluastrasi by Google Gemini</figcaption></figure>
<p data-start="281" data-end="531"><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Kematian Muhammad Jaksen (19), mahasiswa semester 3 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Sulawesi Tenggara, membuka fakta lain yang tak banyak diketahui. Ia diduga memiliki riwayat penyakit hemofilia, kelainan pada darah yang membuat penderitanya sulit sembuh meski hanya dari luka ringan.</p>
<p data-start="555" data-end="731">Jaksen meninggal dunia setelah mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala Butaiyo Nusa yang berlangsung di kawasan Suawa Tengah, Gorontalo, sejak 18 hingga 21 September 2025.</p>
<p data-start="733" data-end="929">Laode Muhamad Amar, rekan korban, menceritakan bagaimana kondisi Jaksen sebelum menghembuskan napas terakhir. Menurutnya, sejak Minggu malam Jaksen sudah meminta pertolongan karena merasa sakit.</p>
<p data-start="931" data-end="1064">&#8220;Saat saya tiba di sekret Mapala, kondisi Jaksen sudah sangat buruk. Wajahnya bengkak dan ia tidak bisa lagi berbicara,&#8221; kata Amar.</p>
<p data-start="1066" data-end="1209" data-is-only-node="">Amar menambahkan bahwa korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bunda. Namun, karena keterbatasan fasilitas, ia kemudian dirujuk ke RS Aloe Saboe.</p>
<p data-start="1211" data-end="1395">&#8220;Saat tiba di rumah sakit ini, kami langsung melapor. Pihak rumah sakit menyarankan agar pasien digulingkan terlebih dahulu. Setelah beberapa menit, infus baru dipasangkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p data-start="1397" data-end="1511">Menurut Amar, fakta paling mengejutkan adalah ketika ia baru mengetahui bahwa Jaksen memiliki riwayat hemofilia.</p>
<p data-start="1513" data-end="1661">&#8220;Wajah dan lehernya lebam. Saya baru tahu kalau ia memiliki riwayat hemofilia, penyakit yang membuatnya sulit sembuh dari luka ringan,&#8221; ungkapnya.</p>
</div>
</div>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/peserta-diksar-ung-meninggal-korban-punya-penyakit-hemofilia/">Peserta Diksar UNG Meninggal, Korban Punya Penyakit Hemofilia</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/peserta-diksar-ung-meninggal-korban-punya-penyakit-hemofilia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengakuan Rekan Mapala UNG yang Meninggal Saat Diksar</title>
		<link>https://prosesnews.id/pengakuan-rekan-mapala-ung-yang-meninggal-saat-diksar/</link>
					<comments>https://prosesnews.id/pengakuan-rekan-mapala-ung-yang-meninggal-saat-diksar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 08:18:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa di Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNG Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala UNG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prosesnews.id/?p=67865</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROSESNEWS.ID – Tragedi menimpa Muhammad Jaksen (19), mahasiswa semester 3 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal...</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/pengakuan-rekan-mapala-ung-yang-meninggal-saat-diksar/">Pengakuan Rekan Mapala UNG yang Meninggal Saat Diksar</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_67866" aria-describedby="caption-attachment-67866" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-67866 size-full" src="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-16.14.14.jpeg" alt="" width="1024" height="644" srcset="https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-16.14.14.jpeg 1024w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-16.14.14-300x189.jpeg 300w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-16.14.14-768x483.jpeg 768w, https://prosesnews.id/wp-content/uploads/2025/09/WhatsApp-Image-2025-09-22-at-16.14.14-750x472.jpeg 750w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-67866" class="wp-caption-text">Iluastras by Google Gemini</figcaption></figure>
<p data-start="226" data-end="532"><strong>PROSESNEWS.ID</strong> – Tragedi menimpa Muhammad Jaksen (19), mahasiswa semester 3 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Sulawesi Tenggara. Ia meninggal dunia setelah mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala Butaiyo Nusa yang berlangsung di kawasan Suawa Tengah, Gorontalo, sejak 18 hingga 21 September 2025.</p>
<p data-start="534" data-end="784">Laode Muhamad Amar, salah satu rekan dekat Jaksen, menceritakan kondisi sahabatnya itu sebelum menghembuskan napas terakhir. Menurutnya, pada Minggu malam, Jaksen sudah meminta untuk dijemput karena merasa sakit dan ingin segera mendapat perawatan.</p>
<p data-start="786" data-end="919">&#8220;Saat saya tiba di sekret Mapala, kondisi Jaksen sudah sangat buruk. Wajahnya bengkak dan ia tidak bisa lagi berbicara,&#8221; kata Amar.</p>
<p data-start="921" data-end="1182">Amar menuturkan, Jaksen sempat menggunakan telepon untuk meminta agar dibawa ke rumah sakit. Ia pun berinisiatif mengantarnya ke Rumah Sakit Bunda. Namun, karena keterbatasan ruangan dan fasilitas medis, pihak rumah sakit merujuknya ke Rumah Sakit Aloe Saboe.</p>
<p data-start="1184" data-end="1370" data-is-only-node="">&#8220;Saat tiba di rumah sakit ini, kami langsung melapor. Pihak rumah sakit menyarankan agar pasien digulingkan terlebih dahulu. Setelah beberapa menit, infus baru dipasangkan,&#8221; ujar Amar.</p>
<p data-start="1372" data-end="1461">Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi Jaksen ketika dijemput sudah sangat memprihatinkan.</p>
<p data-start="1463" data-end="1613">&#8220;Wajah dan lehernya lebam. Saya baru tahu kalau ia memiliki riwayat hemofilia, penyakit yang membuatnya sulit sembuh dari luka ringan,&#8221; ungkap Amar.</p>
<p data-start="1615" data-end="1923">Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya Jaksen masih dalam penyelidikan. Namun, pengakuan rekan korban ini membuka fakta bahwa kondisi medis Jaksen sudah lemah sejak sebelum dirujuk ke rumah sakit, sehingga menimbulkan tanda tanya besar mengenai kesiapan kegiatan Diksar dalam menjaga keselamatan peserta.</p>
<p>The post <a href="https://prosesnews.id/pengakuan-rekan-mapala-ung-yang-meninggal-saat-diksar/">Pengakuan Rekan Mapala UNG yang Meninggal Saat Diksar</a> appeared first on <a href="https://prosesnews.id">Prosesnews.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://prosesnews.id/pengakuan-rekan-mapala-ung-yang-meninggal-saat-diksar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
