Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

UNG Turunkan 448 Mahasiswa untuk Percepat Penurunan AKI dan AKA di Gorontalo

Editor by Editor
15 Jul 2026 21:07
in Universitas Negeri Gorontalo

PROSESNEWS.ID – Komitmen Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Coaching dan Pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Tahun 2026. Sebanyak 448 mahasiswa dari berbagai program studi bidang kesehatan dan kedokteran resmi dilepas untuk mengabdi di tengah masyarakat dengan membawa misi menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Anak (AKA) di Kabupaten Gorontalo.

KKN Profesi Kesehatan Tahun 2026 mengusung tema “Optimalisasi Deteksi Dini dan Pendampingan Kehamilan Risiko Tinggi sebagai Upaya Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Anak (AKA).” Tema tersebut menjadi landasan bagi mahasiswa untuk menghadirkan solusi nyata terhadap salah satu persoalan kesehatan yang hingga kini masih menjadi tantangan di Indonesia.

Selama kurang lebih satu setengah bulan, mulai 13 Juli hingga 26 Agustus 2026, para mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di 28 desa yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Gorontalo. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, serta masyarakat untuk menjalankan berbagai program kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Kepala Pusat KKN UNG, Dr. Rosbin Pakaya menjelaskan bahwa KKN Profesi Kesehatan tahun ini dirancang untuk memperkuat upaya promotif dan preventif melalui deteksi dini kehamilan risiko tinggi serta pendampingan ibu hamil.

Mahasiswa akan melaksanakan berbagai program yang berfokus pada optimalisasi deteksi dini kehamilan risiko tinggi, pendampingan ibu hamil, edukasi kesehatan ibu dan anak, serta memperkuat kolaborasi dengan puskesmas, pemerintah desa, kader kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Melalui pendekatan tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam percepatan penurunan AKI dan AKA di Kabupaten Gorontalo,” jelas Rosbin.

Menurutnya, pelaksanaan KKN Profesi Kesehatan juga menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mendukung program Diktisaintek Berdampak yang mendorong perguruan tinggi hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan pembangunan.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii menegaskan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan momentum bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“KKN Profesi Kesehatan merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah sekaligus berkontribusi dalam menjawab berbagai persoalan kesehatan masyarakat. Melalui kolaborasi lintas disiplin, mahasiswa diharapkan mampu mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya pada aspek kesehatan ibu dan anak,” ungkap Hafidz.

Ia menambahkan, coaching yang diberikan sebelum keberangkatan menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu memahami substansi program, mekanisme pelaksanaan KKN, etika pengabdian kepada masyarakat, hingga strategi menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan di lokasi penempatan.

“Dengan pembekalan yang matang, mahasiswa diharapkan mampu menjalankan program secara profesional, adaptif, serta menghadirkan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui KKN Profesi Kesehatan Tahun 2026, UNG kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan kompeten, tetapi juga berkontribusi secara langsung dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya dalam percepatan penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Anak di Kabupaten Gorontalo.

ShareTweetSendSharePin

Berita Terkait

Ancam Perempuan Pakai Sajam, Pria di Gorontalo Diamankan

by Editor
22 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Gorontalo Kota mengamankan seorang pria berinisial MH (27) yang diduga melakukan tindak...

Dugaan Pelecehan di Tibawa Tinggal Menunggu Satu Saksi

by Editor
22 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Penanganan kasus dugaan pencabulan terhadap anak di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, sudah mulai mengerucut. Kasar Reskrim Polres Gorontalo,...

Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo saat monitoring dan evaluasi progres pembangunan gerai KMP di Kantor Lurah Tilihuwa, Kabupaten Gorontalo, Selasa (22/9/2026).

Gerai KMP Tilihuwa Terkendala Lahan, Komisi II DPRD Gorontalo Turun Tangan

by Editor
22 Sep 2026
0

Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo saat monitoring dan evaluasi progres pembangunan gerai KMP di Kantor Lurah Tilihuwa, Kabupaten Gorontalo, Selasa...

Gubernur Gorontalo Berharap Kadin Jadi Motor Penggerak Ekonomi Gorontalo

by Editor
21 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo mengambil peran lebih besar dalam menggerakkan...

Gorontalo Kebut Bedah 6.066 Rumah, Menteri PKP Datang November

by Editor
21 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID — Program Bedah Rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Provinsi Gorontalo terus digenjot. Hingga 2026, sebanyak 6.066...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Kriminal

Ancam Perempuan Pakai Sajam, Pria di Gorontalo Diamankan

by Editor
22 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Gorontalo Kota mengamankan seorang pria berinisial MH (27) yang diduga melakukan tindak...

Dugaan Pelecehan di Tibawa Tinggal Menunggu Satu Saksi

22 Sep 2026
Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo saat monitoring dan evaluasi progres pembangunan gerai KMP di Kantor Lurah Tilihuwa, Kabupaten Gorontalo, Selasa (22/9/2026).

Gerai KMP Tilihuwa Terkendala Lahan, Komisi II DPRD Gorontalo Turun Tangan

22 Sep 2026

Melampaui Polemik Rumah Jawatan Kantor Pos

9 Sep 2026

AMPG, BM PAN, Angkatan Muda Ka’bah Dukung Koalisi Indonesia Bersatu

5 Jun 2022
Islustrasi istimewa

Hati-Hati, Polisi Bisa Pantau Percakapan di Grup WhatsApp

15 Mar 2021

TERBARU

Ancam Perempuan Pakai Sajam, Pria di Gorontalo Diamankan

22 Sep 2026

Dugaan Pelecehan di Tibawa Tinggal Menunggu Satu Saksi

22 Sep 2026
Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo saat monitoring dan evaluasi progres pembangunan gerai KMP di Kantor Lurah Tilihuwa, Kabupaten Gorontalo, Selasa (22/9/2026).

Gerai KMP Tilihuwa Terkendala Lahan, Komisi II DPRD Gorontalo Turun Tangan

22 Sep 2026

Gubernur Gorontalo Berharap Kadin Jadi Motor Penggerak Ekonomi Gorontalo

21 Sep 2026

Gorontalo Kebut Bedah 6.066 Rumah, Menteri PKP Datang November

21 Sep 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.