Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Mahasiswa dan Dosen UNG Ikut Terlibat dalam Rancang Kebijakan Anti Kekerasan

Editor by Editor
14 Jul 2025 13:26
in Universitas Negeri Gorontalo

PROSESNEWS.ID – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menunjukkan komitmen kuat dalam menghadapi isu kekerasan seksual yang masih kerap terjadi di lingkungan kampus. Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya menyusun pedoman resmi yang akan memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan seksual oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT).

Penyusunan pedoman ini dilaksanakan melalui workshop yang melibatkan berbagai unsur sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan (Tendik), hingga mahasiswa. Workshop juga dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, M.Si., yang secara langsung memberi arahan penting bagi penguatan kebijakan ini.

“Diharapkan dengan baiknya pencegahan dan penanganan, bisa menjaga wibawa UNG sebagai perguruan tinggi yang aman dan nyaman dari tindak kekerasan serta terwujudnya atmosfir akademik yang kondusif,” ujar Hafidz.

Prof. Hafidz menekankan, kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Permendikbudristek No. 55 Tahun 2024 tentang PPKPT. Dengan adanya pedoman yang tersusun secara komprehensif, Satgas akan memiliki panduan yang jelas dalam menangani kasus kekerasan yang mungkin terjadi terhadap pelajar, dosen, tendik, maupun pihak-pihak lain di lingkungan kampus.

Ketua Satgas PPKPT UNG, Dr. Laksmyn Kadir, M.Kes., turut menyoroti urgensi workshop tersebut. Ia menyatakan, selama ini penanganan kasus masih langsung mengacu pada peraturan menteri, tanpa adanya panduan internal kampus yang baku.

“Selama ini penanganan kasusnya langsung mengacu pada Permen. Sehingga dengan adanya pedoman yang disusun bersama, diharapkan penanganan kekerasan yang terjadi di UNG dapat lebih maksimal kedepannya,” pungkas Laksmyn.

Workshop ini juga menghadirkan Albertus Agus Windarto, SE, MM, CFrA, Inspektur Investigasi dari Inspektorat Jenderal Kemdiktisaintek. Ia mengapresiasi langkah cepat UNG dalam merespon regulasi terbaru yang mulai berlaku sejak Oktober 2024.

“Kementerian berharap Satgas UNG bukan hanya menangani kasus kekerasan yang dilaporkan, tetapi juga mampu menyosialisasikan Permendikbudristek No. 55 Tahun 2024 Tentang PPKPT untuk mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan perguruan tinggi yang akhir-akhir ini mengalami peningkatan,” harapnya.

Tags: Abdul Hafidz Olii UNGanti kekerasan di perguruan tinggikampus aman Gorontalokekerasan seksual kampusLaksmyn Kadir UNGpedoman penanganan kekerasan UNGPermendikbudristek 55 Tahun 2024PPKPT UNGSatgas kekerasan seksual UNGworkshop PPKPT UNG
ShareTweetSendSharePin1

Berita Terkait

Oplus_131072

Dugaan Kekerasan Seksual di FH UI, PPI Soroti Superioritas hingga Budaya Impunitas

by Editor
17 Apr 2026
0

Rabiah Putri, Ketua Direktorat Jenderelal Perlindungan Anak & Perempuan PPI PROSESNEWS.ID, Jakarta – Dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan 16...

Satgas PPKPT UNG Gelar Sosialisasi Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan bagi Tendik

by Editor
11 Sep 2025
0

PROSESNEWS.ID – Dalam upaya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan, Satuan Tugas Pencegahan dan...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Zulfitri Zulkarnain Suleman
Opini

Stunting Bukan Sekadar Persoalan Gizi: Perspektif Hukum Keluarga Islam

by Editor
21 Sep 2026
0

Zulfitri Zulkarnain Suleman Oleh: Zulfitri Zulkarnain Suleman Dosen Fakultas Syariah UIN Sultan Amai Gorontalo PROSESNEWS.ID - Ketika mendengar kata stunting,...

Pelantikan DPD BKPRMI Kabupaten Cirebon Masa Bakti 2026–2031 di Ruang Paseban, Kantor Bupati Cirebon, Minggu (20/9/2026).

DPD BKPRMI Kabupaten Cirebon Dilantik, Fokus Makmurkan Masjid dan Berdayakan Umat

21 Sep 2026
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo ke-107 dalam rangka penetapan Ranperda tentang perubahan perizinan berusaha di luar Propemda, berlangsung di ruang rapat paripurna, senin (21/9/2026).

DPRD Gorontalo Tetapkan Ranperda Perizinan Berusaha, Kebut Penyesuaian Aturan Investasi

21 Sep 2026
Konferensi Pers di Buido Cofee, Kamis (17/9/2026).

Direktur RS Ainun Habibie Digerebek Bersama Istri Orang, Obat Flu Jadi Alasan?

17 Sep 2026

Menaruh Kepercayaan pada Andi Ilham untuk Ekonomi Gorontalo 2026–2031

21 Sep 2026

Gorontalo Kebut Bedah 6.066 Rumah, Menteri PKP Datang November

21 Sep 2026

TERBARU

Gubernur Gorontalo Berharap Kadin Jadi Motor Penggerak Ekonomi Gorontalo

21 Sep 2026

Gorontalo Kebut Bedah 6.066 Rumah, Menteri PKP Datang November

21 Sep 2026

Menaruh Kepercayaan pada Andi Ilham untuk Ekonomi Gorontalo 2026–2031

21 Sep 2026
Zulfitri Zulkarnain Suleman

Stunting Bukan Sekadar Persoalan Gizi: Perspektif Hukum Keluarga Islam

21 Sep 2026
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo ke-107 dalam rangka penetapan Ranperda tentang perubahan perizinan berusaha di luar Propemda, berlangsung di ruang rapat paripurna, senin (21/9/2026).

DPRD Gorontalo Tetapkan Ranperda Perizinan Berusaha, Kebut Penyesuaian Aturan Investasi

21 Sep 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.