
PROSESNEWS.ID – Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, H. Idrus M.T. Mopili, S.E., M.M., menegaskan dukungan anggaran untuk mempercepat penanganan dampak kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Gorontalo.
Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo di Restoran Angelato, Kota Gorontalo, Senin (31/8/2026).
Rapat tersebut membahas langkah antisipasi terhadap potensi kekeringan yang diperkirakan berlangsung hingga pertengahan November 2026.
Ia mengatakan, dukungan dari sisi anggaran diperlukan agar pemerintah daerah dapat bergerak cepat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak, terutama ketersediaan air bersih.
“DPRD tentu mendukung penuh langkah pemerintah dalam menghadapi kondisi tanggap darurat kekeringan. Dari sisi penganggaran, kita akan memberikan dukungan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.
Dijelaskan Idrus M.T Mopili, kondisi kekeringan membutuhkan penanganan yang tidak hanya cepat, tetapi juga terukur. Ketersediaan anggaran menjadi salah satu instrumen penting agar berbagai langkah darurat dapat segera dijalankan.
Dalam rapat tersebut juga dibahas rencana pembangunan sejumlah sumur bor untuk membantu mengatasi persoalan air bersih. Program itu direncanakan melalui kerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) dan pemerintah daerah.
Ia menilai, sinergi antarinstansi menjadi kunci menghadapi kemarau panjang. Pemerintah, DPRD, dan unsur Forkopimda perlu memastikan kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Gorontalo kini berada dalam status tanggap darurat bencana kekeringan. Karena itu, baginya, respons pemerintah tidak boleh lambat ketika kebutuhan dasar warga mulai terganggu.
“Yang paling penting, masyarakat terdampak jangan sampai kesulitan memenuhi kebutuhan dasarnya. DPRD siap mendukung dari sisi anggaran,” tutup politisi Partai Golkar itu.









