PROSESNEWS.ID – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kualitas udara di tengah kondisi asap kiriman yang mulai dirasakan di wilayah Gorontalo. Ia meminta warga menghindari aktivitas pembakaran dan menggunakan masker untuk melindungi kesehatan.
Ajakan tersebut disampaikan Sofyan Puhi saat diwawancarai seusai menghadiri Festival Literasi Kabupaten Gorontalo.
Sofyan mengatakan, pemerintah daerah telah menerbitkan surat edaran sejak dua bulan lalu sebagai langkah antisipasi untuk mencegah potensi kebakaran dan aktivitas pembakaran yang dapat menimbulkan asap di lingkungan masyarakat.
Ia menegaskan, meskipun asap yang dirasakan merupakan asap kiriman, masyarakat tetap perlu memastikan tidak ada sumber asap baru akibat aktivitas pembakaran di wilayah setempat.
“Kalau kita keluar rumah dan kondisi asapnya agak pekat sedikit, kita pakai masker. Karena ini adalah asap kiriman, agar tidak semakin tebal di wilayah kita, mari kita sama-sama jangan membuat atau menambah asap baru di sini,” ujar Sofyan.
Selain mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran, pemerintah daerah juga terus melakukan penanganan melalui koordinasi dan sinergi lintas pihak. Sofyan menyebut, penanganan pada delapan titik fokus sejauh ini berjalan dengan baik.
Menurutnya, upaya menjaga lingkungan harus berjalan beriringan dengan perlindungan kesehatan masyarakat. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang dianjurkan, terutama bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah saat kondisi udara berasap.
Sofyan berharap masyarakat tidak menganggap persoalan asap hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kesadaran untuk menjaga lingkungan, mencegah pembakaran, dan mengurangi sumber pencemaran udara perlu dibangun melalui keterlibatan bersama.
Melalui langkah pencegahan dan partisipasi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap kondisi udara tidak semakin memburuk dan kesehatan warga tetap terlindungi.













