Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Daerah Gorontalo

PSBB Untuk Kita Semua

Editor by Editor
7 Mei 2020 23:47
in Gorontalo
PSBB

Catatan : Agung Datau

ANTISIPASI penyebaran pandemi COVID-19 membutuhkan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. Pandemi ini adalah musibah berkatagori non alam; dan satu-satunya cara untuk menanganinya adalah dengan memutus rantai penyebaran. Itu sebabnya, kesadaran masyarakat dalam merespon anjuran dan imbauan pemerintah untuk sementara menahan diri adalah solusi paling rasional saat ini.

Sadako Ogata, mantan presiden Japan International Cooperation Agency (JICA), pernah bicara soal bencana non-alam ini dalam ceramahnya yang bertajuk “Natural Disaster as Human Security Problem”. Sadako dengan tegas menyatakan, cara untuk menangani bencana non-alam adalah dengan mengadopsi manajemen strategi yang berbasis “Human Security”, atau keamanan manusia, tanpa terkecuali untuk daerah di Indonesia.

Konsep ini bagi Sadako, salah satu cara untuk menghadapi bencana yang berorientasi pada manusia. Pendekatan yang dilakukan, aspek-aspek yang dipikirkan, mengakomodir seluruh lini: pendidikan, kesehatan, bahkan tata kelola pemerintahan.

Dalam ihwal PSBB yang telah diberlakukan di beberapa daerah, termasuk di Provinsi Gorontalo, argumen Sadako menemukan relevansinya. Di titik ini, pemerintah telah merubah seluruh sistem dan tata kelola pemerintahan agar dapat beradaptasi dengan situasi dan kondisi saat ini, tidak terkecuali di Gorontalo.

Sayangnya, beberapa pihak terkesan justru tidak mendukung pemerintah dalam upaya ini, sehingga penerapannya tidak bisa dilakukan secara maksimal. Bahkan beberapa hal terjadi penolakan, yang berimplikasi pada tidak efektifnya implimentasi dari kebijakan tersebut.

Saat ini saya fikir yang paling penting adalah mendukung setiap kebijakan pemerintah dalam hal penanganan virus corona. Meski harus diakui, tidak seluruh kebijakan sempurna, mungkin saja ada kekurangan. Namun masukan yang diberikan adalah untuk menyempurnakan realisasi kebijakan tersebut.
Bukan nyinyir berlebihan, yang tujuannya adalah mencari kekurangan untuk menderus kepercayaan publik terhadap pemerintah. Sehingga setiap kebijakan pemerintah dianggap salah. Saya fikir kritik yg begitu akan membuat pemerintah semakin salah kaprah dan bingung dalam menjalankan setiap kebijakannya.

Seharusnya, dalam masa – masa pandemi seperti ini, kita harus membuat pemerintah lebih percaya diri agar langkah yang diambil menjadi semakin baik dan tepat. Sehingga upaya penanggulangan wabah bisa lebih baik.

Baiknya seluruh elemen masyarakat jeda dulu menggunjing pemerintah, kita harus saling kerjasama dan fokus dalam menangani musibah ini. Tak terkecuali juga untuk para politisi yang merupakan bagian tak terpisahkan dari elemen masyarakat, harus ikut bertanggung jawab dalam memberi kontribusi dan masukan agar pemerintah bisa mengambil kebijakan yang cepat, tepat dan tuntas.

Dalam hal ini pemerintah harus cepat tanggap terhadap kebutuhan masyarakat. Jangan hanya diminta patuhi setiap imbauan dan kebijakan yang dikeluarkan saja. tapi juga harus dibarengi dengan pemenuhan kebutuhan yang diperlukan saat menjalankan kebijakan tersebut (PSBB).

Pemerintah juga harus memprioritaskan membantu kebutuhan masyarakat, seperti bantuan sembako maupun uang, pada mereka yang terdampak covid-19. Bukan hanya itu, harapan besar masyarakat untuk pemerintah juga, agar bisa memanggil semua pimpinan bank, lising ataupun jasa pembiayaan lainya untuk memberikan dispensasi kepada msyarakat agar menunda pembayaran, kepada jasa pembiayan terkait. Karena ini semua, sebagai bentuk konsekuensi melakukan pembatasan gerak bagi masyarakat.

Dengan kerendahan hati, mari kita saling mengingatkan kepada semua pihak, bahwa yang dibutuhkan saat ini tidak sebatas pada penanganan medis terhadap masyarakat, yang terpapar covid-19. Namun, juga dampak turunan pandemi Covid-19, di bidang sosial dan ekonomi benar-benar diperhatikan juga.

Melawan pendemi saat ini, masyarakat memiliki fungsi untuk mengontrol dan mengawasi, sudah sejauh mana kebijakan pemerintah ini direalisasikan. Sebab, hanya dengan solidaritas dari semua elemen elit hingga masyarakat, masa pandemi ini bisa dilalui dengan baik.

PSBB juga harus dimaknai, sebagai upaya baik dari pemerintah dalam melindungi masyarakatnya, agar tidak terjangkit wabah virus corona. Jangan pernah beranggapan, pembatasan yang dilakukan pemerintah sebagai hukuman, atau kekangan kepada masyakat dalam melaksanakan aktivitasnya.

Banyak pelajaran yang bisa diambil, jika melihat pemberitaan di media masa atau media sosial. Dimana para petugas medis dan pemangku kepentingan lainnya, bekerja tanpa kenal waktu, terpisah dari keluarga. Bahkan, sangat rentan terpapar wabah, hingga ada yang meninggal dunia dalam melaksanakan tugas kemanusiaan ini.

Bukan tidak mungkin, diantara petugas itu tidak menutup kemungkinan ada kerabat dekat kita, entah itu bapak, ibu, anak, ponakan ataupun saudara kita. Haruskah beban kerja mereka, kita tambah karena ulah kita yang tidak patuh atas himbauan dari pemerintah.

Kepada aparat keamanan, hadapi masyarakat yang belum patuh secara humanis, mungkin mereka belum tau akibat dampak dadri covid-19. Mungkin saja, akibat tuntutan dari kebutuhan hidup mereka hingga mereka tidak menyadari melanggar PSBB. Mari kita semua menahan diri, demi kepentingan bersama. (**)

(Penulis merupakan mantan Presiden IAIN 2019)

Tags: gorontalo
ShareTweetSendSharePin

Berita Terkait

Manado Running Club Siap Ramaikan Gorontalo Half Marathon 2026, 80 Runner Dipastikan Ikut

by Editor
20 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID — Gaung Gorontalo Half Marathon (GHM) 2026 mulai menjangkau komunitas lari di luar Gorontalo. Antusiasme runner dari berbagai daerah...

GHM Targetkan 7.500 Peserta, Panitia Perluas Sosialisasi ke Sulut

by Editor
19 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Gorontalo Half Marathon (GHM) 2026 menargetkan sebanyak 7.500 peserta untuk ambil bagian dalam ajang lari yang akan digelar...

Dua Pria Asal Buol Diamankan Terkait Dugaan Kekerasan Seksual di Gorontalo

by Editor
19 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Gorontalo Kota mengamankan dua pemuda yang diduga terlibat tindak pidana kekerasan seksual...

Pemprov Gorontalo Raih Peringkat I, Terima Bonus Rp2 Miliar

by Editor
19 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar...

Terminal Tipe B Limboto Resmi Beroperasi, Gusnar Ismail Tekankan Keberhasilan dan Tata Kelola

by Editor
17 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID — Terminal Tipe B Limboto di Kelurahan Kayu Bulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, resmi beroperasi. Peresmian operasional terminal tersebut...

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Kriminal

Ancam Perempuan Pakai Sajam, Pria di Gorontalo Diamankan

by Editor
22 Sep 2026
0

PROSESNEWS.ID – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Gorontalo Kota mengamankan seorang pria berinisial MH (27) yang diduga melakukan tindak...

Dugaan Pelecehan di Tibawa Tinggal Menunggu Satu Saksi

22 Sep 2026
Zulfitri Zulkarnain Suleman

Stunting Bukan Sekadar Persoalan Gizi: Perspektif Hukum Keluarga Islam

21 Sep 2026
Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo saat monitoring dan evaluasi progres pembangunan gerai KMP di Kantor Lurah Tilihuwa, Kabupaten Gorontalo, Selasa (22/9/2026).

Gerai KMP Tilihuwa Terkendala Lahan, Komisi II DPRD Gorontalo Turun Tangan

22 Sep 2026

Gorontalo Kebut Bedah 6.066 Rumah, Menteri PKP Datang November

21 Sep 2026

Melampaui Polemik Rumah Jawatan Kantor Pos

9 Sep 2026

TERBARU

Ancam Perempuan Pakai Sajam, Pria di Gorontalo Diamankan

22 Sep 2026

Dugaan Pelecehan di Tibawa Tinggal Menunggu Satu Saksi

22 Sep 2026
Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo saat monitoring dan evaluasi progres pembangunan gerai KMP di Kantor Lurah Tilihuwa, Kabupaten Gorontalo, Selasa (22/9/2026).

Gerai KMP Tilihuwa Terkendala Lahan, Komisi II DPRD Gorontalo Turun Tangan

22 Sep 2026

Gubernur Gorontalo Berharap Kadin Jadi Motor Penggerak Ekonomi Gorontalo

21 Sep 2026

Gorontalo Kebut Bedah 6.066 Rumah, Menteri PKP Datang November

21 Sep 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.