
PROSESNEWS.ID – Sempat dikabarkan reaktif saat dilakukan tes skrining.
21 orang Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Boalemo, Provinsi Gorontalo, ternyata Negatif dan bukan Virus Corona.
Hal itu ditegaskan Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Kabupaten Boalemo, Dr. Rusly Aras, saat dikonfirmasi awak media. Selasa, (19/05/2020). Ia menyebut, 21 warga Lapas tersebut, dalam kondisi aman dan tidak ada gejala.
“Awalnya mereka ini memang tidak memiliki gejala, hanya saja dilakukan tes skrining. Begitu diperiksa, ternyata ada yang reaktif. Tapi, Alhamdulillah semuanya dinyatakan negativ berdasarkan hasil Swab,” kata Rusly Aras
Lebih lanjut kata Rusly, saat ini pihaknya juga masih menunggu hasil Swab sejumlah warga yang dinyatakan reaktif di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tilamuta, dan di Pasar Tradisional Tilamuta.
“Di Pelelangan Ikan itu sebanyak 17 orang yang dinyatakan reaktif sesuai rapid tes, sementara di pasar sekitar 6 orang. Kita masih menunggu hasil Swabnya, mudah-mudahan juga negativ,” ungkapnya
Rusly berharap, Kabupaten Boalemo tetap berada dalam kawasan Zona Hijau. Sehingga, masih bisa melaksanakan Sholat Idul Fitri meskipun hanya dilapangan, sebagaimana fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Boalemo. (Majid Rahman)













