PROSESNEWS.ID – Upaya pengelolaan limbah budidaya perikanan yang ramah lingkungan terus dikembangkan oleh sivitas akademika Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Salah satunya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemanfaatan Eco Enzyme untuk Pengelolaan Limbah Budidaya Ikan Lele (Clarias sp.) Skala Rumah Tangga di Kelurahan Libuo”.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh dosen Universitas Negeri Gorontalo, Sutianto Pratama Suherman dan Sri Rahayu Kalaka, ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik dari aktivitas budidaya ikan lele skala rumah tangga.
Budidaya ikan lele di lingkungan permukiman berpotensi menghasilkan limbah organik berupa sisa pakan dan kotoran ikan. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah tersebut dapat menurunkan kualitas air, menimbulkan bau tidak sedap, serta berpotensi mencemari lingkungan sekitar.
Sebagai salah satu solusi alternatif, tim pengabdian memperkenalkan pemanfaatan eco enzyme sebagai agen pengurai bahan organik yang lebih ramah lingkungan. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat menerapkan praktik budidaya ikan yang lebih memperhatikan kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, pelatihan pembuatan eco enzyme, hingga penerapan langsung pada kolam budidaya ikan lele. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis, tetapi juga keterampilan praktis untuk memproduksi dan memanfaatkan eco enzyme secara mandiri.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan limbah budidaya ikan lele, termasuk kemampuan memproduksi eco enzyme secara mandiri.
Penerapan eco enzyme pada kolam budidaya juga menunjukkan dampak positif, antara lain berkurangnya bau tidak sedap, meningkatnya kejernihan air, serta berkurangnya akumulasi bahan organik.
Meski demikian, penerapan teknologi ini masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait lamanya proses fermentasi dalam pembuatan eco enzyme dan konsistensi penggunaannya dalam kegiatan budidaya. Karena itu, penerapan secara berkelanjutan dan pendampingan masih diperlukan agar masyarakat dapat mengoptimalkan pemanfaatannya.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Universitas Negeri Gorontalo dalam mendorong penerapan teknologi sederhana dan ekonomis untuk membantu mengatasi permasalahan lingkungan di tingkat masyarakat. Selain mendukung pengelolaan limbah perikanan, inovasi ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya praktik budidaya perikanan yang berwawasan lingkungan.
Melalui kegiatan pengabdian tersebut, UNG terus mendorong pengembangan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sektor perikanan yang produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.





