PROSESNEWS.ID – Ketua KNPI Kabupaten Bone Bolango, Opan Kidamu, meminta PT Gorontalo Minerals (GM) angkat kaki dari bumi Serambi Madinah karena dinilai gagal membawa manfaat untuk rakyat.
“Selama puluhan tahun berada di Bone Bolango, GM tidak memberikan asas manfaat sama sekali kepada rakyat Gorontalo, khususnya rakyat di Bone Bolango,” katanya, Sabtu (31/10/2026).
Statment keras dari patron para pemuda di Bone Bolango itu berangkat dari apa yang selama ini ia amati. Bukannya manfaat, PT GM dinilai justru banyak merugikan serta bakal mengancam hajat hidup rakyat Bone Bolango kedepan. Amarahnya memuncak melihat tanah leluhur dikuras tanpa timbal balik yang adil bagi masyarakat lokal.
“Lebih baik mereka angkat kaki, usir saja PT GM dari Bone Bolango karena tak ada asas manfaat sama sekali terhadap rakyat di daerah,” tegasnya lagi.
Putra asli Kabupaten Bone Bolango itu juga berani menyebut, anak perusahaan dari Salim Group itu lebih banyak menyebabkan berbagai persoalan dan masalah untuk rakyat Bone Bolango. Korporasi ini terkesan menjadi sumbu utama dari berbagai kekacauan sosial yang merampas ketenangan hidup warga setempat.
“Mulai dari konflik tambang yang tak kunjung selesai, ancaman terhadap lingkungan kedepan akibat adanya aktivitas eksploitasi lahan besar-besaran, semua ini hanya membawa dampak buruk bagi rakyat Bone Bolango,” tuturnya.
Ketegasan ini menjadi sinyal kuat bahwa perlawanan terhadap ketidakadilan investasi di Gorontalo tidak lagi bisa dibendung. Jika pemerintah pusat dan daerah terus menutup mata, gelombang pengusiran paksa ini diprediksi akan menjadi gerakan massa yang masif.
“Kita tidak boleh membiarkan kekayaan alam Bone Bolango dijarah habis, sementara rakyatnya hanya diwarisi kehancuran lingkungan dan konflik berkepanjangan. Karena itu, GM harus angkat kaki di tanah kami!,” pungkasnya dengan luapan amarah.












