
PROSESNEWS.ID – Tiga hari menuju Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) BPD HIPMI Gorontalo, panggung besar itu dinanti-nanti. Di tengah hiruk persiapan yang terus dimatangkan, semangat para pengusaha muda mulai terasa dari sudut-sudut ruang panitia hingga pelaku UMKM yang bersiap menampilkan produk terbaik mereka.
Dibawah kepemimpinan Ketum BPD HIPMI Gorontalo Haji Uli, Forbisda bukan sekadar agenda organisasi. Tahun ini, forum tersebut menjelma menjadi ruang pertemuan ide, jejaring, dan harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Digelar pada 11 Mei 2026 di Gedung Azlea Convention Center, Forbisda dipastikan menghadirkan tokoh-tokoh penting HIPMI nasional. Ketua Umum BPP HIPMI bersama empat calon Ketua Umum BPP HIPMI yang akan bertarung pada Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI dijadwalkan hadir langsung di Gorontalo. Keempat caketum itu yakni Rey Bryan, Ade Jona Prasetyo, Afi Kalla, serta Antony Leong.
Kehadiran para figur nasional itu diyakini akan membawa energi baru bagi dunia usaha di Gorontalo. Bukan hanya soal kontestasi menuju Munas HIPMI, tetapi juga tentang bagaimana daerah ini mulai diperhitungkan sebagai ruang tumbuh generasi pengusaha muda Indonesia.
Di saat yang sama, pemerintah daerah juga menunjukkan dukungannya. Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo bersama sejumlah kepala daerah dijadwalkan hadir, menyatu dalam forum yang mempertemukan pengusaha, investor, organisasi, hingga pelaku UMKM.
Di balik besarnya agenda tersebut, panitia terus bergerak memastikan seluruh persiapan berjalan maksimal. Ketua Panitia Forbisda, Erick Djafar, menyebut progres persiapan kini telah mencapai 90 persen.
“Kami sudah sangat siap menyambut seluruh undangan dan peserta Forbisda. Tinggal beberapa teknis kecil yang sementara kami sempurnakan. Kami juga akan melibatkan sejumlah UMKM dalam Forbisda ini, karena acara ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum besar untuk menyuarakan potensi Gorontalo dari setiap sudut daerah,” ujar Erick ke awak media, Kamis (7/5/2026).
Bagi Erick, Forbisda bukan hanya tentang seremoni organisasi. Lebih dari itu, forum ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mampu memperkuat semangat kewirausahaan generasi muda di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Sebab di dalam forum seperti inilah, gagasan dipertemukan, jejaring dibangun, dan peluang investasi mulai dibuka.
Dengan hadirnya tokoh-tokoh penting HIPMI nasional dan daerah, Forbisda diharapkan mampu memperluas jaringan bisnis sekaligus memperkuat posisi Gorontalo sebagai daerah yang siap tumbuh, bersaing, dan menjadi bagian dari denyut ekonomi nasional.













