Prosesnews.id
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis
No Result
View All Result
Prosesnews.id
No Result
View All Result
Home Headline

Bahasa Gorontalo di Ujung Tanduk, Generasi Muda Mulai Kehilangan Identitas

Editor by Editor
5 Mei 2026 21:29
in Headline, Universitas Negeri Gorontalo

PROSESNEWS.ID – Bahasa bukan sekadar alat komunikasi. Bahasa adalah rumah bagi nilai-nilai, sejarah, dan cara pandang sebuah bangsa terhadap dunia. Ketika sebuah bahasa mati, maka mati pula ingatan kolektif masyarakatnya. Pertanyaannya, bagaimana nasib Bahasa Gorontalo di tengah arus modernisasi yang kian kencang?

Kenyataannya, Bahasa Gorontalo kini berada pada titik yang rentan. Dominasi bahasa nasional dan bahasa asing di ruang publik serta kehidupan sehari-hari membuat Bahasa Gorontalo perlahan tersingkir dari tuturan masyarakatnya sendiri, terutama di kalangan generasi muda. Jika tidak segera “dijemput kembali”, bukan tidak mungkin bahasa ini akan menjadi warisan sejarah yang hanya dapat dibaca dalam buku, bukan lagi didengar dari lisan masyarakat.

Membaca Masalah, Merumuskan Solusi

Menyadari ancaman serius tersebut, tim peneliti dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bergerak cepat. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Dakia N. Djou, M.Hum., bersama Dr. Ellyana G. Hinta, M.Hum., dan Dr. Salam, M.Pd. Riset tersebut dilaksanakan melalui skema Penelitian Fundamental Reguler 2025 yang didanai oleh DPPM Kemdiktisaintek.

Penelitian berjudul “Strategi Revitalisasi Bahasa Gorontalo sebagai Upaya Penyelamatan Kepunahan Bahasa Daerah di Provinsi Gorontalo” ini tidak sekadar menjadi kajian teoretis. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan melibatkan tokoh adat, guru, akademisi, serta penutur lintas generasi, tim peneliti berhasil mengidentifikasi penyebab menurunnya penggunaan Bahasa Gorontalo.

Diagnosis: Mengapa Bahasa Gorontalo Memudar?

Hasil riset mengungkapkan beberapa faktor utama yang menyebabkan penurunan vitalitas Bahasa Gorontalo, yaitu:

  1. Lingkungan keluarga: Transmisi bahasa dari orang tua kepada anak semakin melemah. Banyak orang tua merasa lebih bangga jika anaknya menggunakan bahasa nasional atau bahasa asing.
  2. Ruang pendidikan: Bahasa Gorontalo belum terintegrasi secara optimal dalam kurikulum sekolah, ditambah dengan minimnya bahan ajar dan literatur yang memadai.
  3. Dukungan kelembagaan: Belum terdapat kebijakan yang kuat dan sistematis dalam pelestarian bahasa di tingkat formal.

Strategi Holistik: Tanggung Jawab Bersama

Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya potensi besar untuk revitalisasi Bahasa Gorontalo. Peran aktif komunitas adat, praktik budaya yang masih hidup, serta komitmen pemerintah daerah menjadi modal penting dalam upaya pelestarian.

Tim peneliti menegaskan bahwa pelestarian bahasa tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan berbagai pihak. Adapun strategi yang dirumuskan meliputi:

a. Sinergi keluarga: Menjadikan rumah sebagai ruang utama penggunaan Bahasa Gorontalo dalam komunikasi sehari-hari.
b. Revitalisasi sekolah: Mendorong integrasi bahasa daerah ke dalam kurikulum lokal dengan materi yang kreatif dan mudah dipahami oleh siswa.
c. Ruang komunitas: Memperluas ruang kreatif berbasis budaya agar Bahasa Gorontalo tetap relevan dengan perkembangan zaman.
d. Regulasi pemerintah: Mendorong kebijakan konkret yang melindungi dan mempromosikan penggunaan bahasa daerah di ruang publik dan formal.

Bahasa adalah Identitas, Mari Menjaganya

Strategi ini telah melalui proses validasi bersama para pemangku kepentingan melalui focus group discussion (FGD), sehingga hasil yang dirumuskan bersifat aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Gorontalo.

Hasil penelitian ini tidak hanya menjadi catatan akademik, tetapi juga merupakan peta jalan (roadmap) bagi pemerintah dan masyarakat dalam menyelamatkan Bahasa Gorontalo. Pelestarian bahasa daerah merupakan tanggung jawab bersama. Sebab, ketika kita melestarikan bahasa, kita sejatinya sedang merawat jati diri bangsa di tengah perubahan dunia yang terus berlangsung.

Tags: bahasa daerah terancam punahBahasa Gorontalobahasa lokal indonesiaBudaya Gorontalogenerasi muda gorontaloidentitas budayakrisis bahasa daerahpelestarian bahasa daerahpenelitian ungrevitalisasi bahasa
ShareTweetSendSharePin1

Berita Terkait

Azkayra Erinina Ismail (kiri), Arraya Naladhipa Ismail (kanan)

Dua Cucu Gubernur Gorontalo Tampil Memukau di Panggung IFW 2026

by Editor
1 Agu 2026
0

Azkayra Erinina Ismail (kiri), Arraya Naladhipa Ismail (kanan) PROSESNEWS.ID - Di pangung Nasional catwalk Indonesia Fashion Week (IFW) 2026, lampu-lampu...

Penelitian UNG Ungkap Begadang dan Stres Akademik Picu Gangguan Konsentrasi Mahasiswa

by Editor
16 Mei 2026
0

PROSESNEWS.ID - Bagi sebagian mahasiswa, begadang kerap dianggap sebagai bagian dari perjuangan akademik. Tugas yang menumpuk, persiapan ujian, hingga aktivitas...

Sekretariat Dekot Sapu Bersih Juara Dana-Dana dan Yel-Yel di HUT Korpri 2025

by Editor
5 Des 2025
0

PROSESNEWS.ID - Sekretariat DPRD Kota Gorontalo berhasil meraih peringkat pertama pada lomba Tarian Dana-Dana dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun...

Datang ke Gorontalo, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Disambut Upacara Adat Mopotilolo

by Editor
15 Okt 2025
0

PROSESNEWS.ID, – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo pada Rabu (15/10/2025). Kedatangan Menteri disambut...

Wagub Gorontalo Ingatkan Gen Z, Seni Bukan Sekadar Hiburan

by Editor
13 Sep 2025
0

PROSESNEWS.ID – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menegaskan pentingnya melestarikan seni dan budaya di tengah derasnya arus modernisasi....

Load More

Komentar DonkBatalkan balasan

Trending

Kriminal

Seorang Warga di Batudaa Pantai Diduga Dikeroyok hingga Tewas

by Editor
2 Agu 2026
0

PROSESNEWS.ID - Seorang warga Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, berinisial YN, diduga dikeroyok oleh sejumlah remaja hingga tewas....

Polisi Beberkan Kronologi Penganiayaan yang Tewaskan Warga Batudaa Pantai

3 Agu 2026

Kebakaran di Blok Plan Gorut, Begini Kronologinya

3 Agu 2026

Komisi I DPRD Gorontalo Mediasi Tunggakan Jasa Transportasi PENAS, Pansus jadi Opsi

3 Agu 2026

Hadapi Kemarau Panjang, Polres Gorontalo Siagakan Personel Antisipasi Karhutla

3 Agu 2026

Konten Kreator ZH Kembali Dilaporkan ke Polisi

2 Agu 2026

TERBARU

Kasus di SDN 8 Sumalata, Kedua Belah Pihak Saling Memaafkan, tetapi Proses Hukum Tetap Berjalan

4 Agu 2026

Fakta Dugaan Pungli dan Pencemaran Nama Baik di SDN 8 Sumalata Terungkap

4 Agu 2026

Komisi I DPRD Gorontalo Mediasi Tunggakan Jasa Transportasi PENAS, Pansus jadi Opsi

3 Agu 2026

Hadapi Kemarau Panjang, Polres Gorontalo Siagakan Personel Antisipasi Karhutla

3 Agu 2026

Polisi Beberkan Kronologi Penganiayaan yang Tewaskan Warga Batudaa Pantai

3 Agu 2026
  • Home
  • Tentang
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Tenggara
    • Sumatera Utara
    • Jawa Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Traveling
  • Opini
  • Infografis

©2026 Prosesnews.id. All Rights Reserved.